PENGARUH PENAMBAHAN PAC TERHADAP TINGKAT KEKERUHAN PADA PROSES PENJERNIHAN AIR SUNGAI DI PERUMDA DELTA TIRTA - SIDOARJO

Authors

  • Chrisly Dyzha Prianti Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Sigit Hadiantoro Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Prastijono Prastijono PDAM Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo, Jl. Pahlawan No.1, Sidokumpul, Sidoarjo 61212, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33795/distilat.v8i3.404

Keywords:

Koagulan, PAC, Pengolahan Air

Abstract

Air tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia khususnya air bersih. Ketersediaan air bersih saat ini sudah  sangat menipis. Namun Kebutuhan terhadap air bersih semakin meningkat, sehingga perlu adanya penetian  pengolahan air sungai yang berada dekat dengan masyarakat untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari.  Pada umumnya, pengolahan air dilakukan dengan penambahan bahan-bahan kimia tertentu (koagulan,  pengatur pH, dan disinfektan) ke dalam air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  konsentrasi PAC terhadap tingkat kekeruhan air sungai di PERUMDA Delta Tirta-Sidoarjo. Proses utama yang  dilakukan untuk pengolahan air baku menjadi air bersih adalah proses koagulasi menggunakan koagulan. Salah  satu bahan yang digunakan sebagai koagulan adalah PAC karena mudah didapat dan ekonomis. Pada penelitian ini, dilakukan proses pengolahan air sungai di PERUMDA Delta Tirta-Sidoarjo menggunakan proses koagulasi  dengan variabel konsentrasi PAC sebesar 177, 185, 193, 201, dan 209 ppm. Hasil yang didapatkan adalah  semakin besar konsentrasi PAC menyebabkan tingkat kekeruhan air semakin kecil. Hal ini menandakan bahwa  kualitas air semakin baik dan semua hasil yang didapatkan sudah sesuai dengan baku mutu.

References

M. A. Renaldo, A. Takwanto, dan M. Rahayu, “Pengaruh Kosentrasi Ozon terhadap Kandungan Mikroorganisme pada Produk Air Minum dalam Kemasan (Amdk) Pt Tirtamas Lestari,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 7, no. 2, hal. 328–332, 2021.

M. Rohim, “Buku Teknologi Tepat Guna Pengolahan Air," Qiara Media Partner, Jan. 2020.

F. N. Nabih, A. Takwanto, dan M. Rahayu, “Pengaruh Konsentrasi Ozon terhadap Nilai pH dan Total Dissolve Solid (TDS) Produk Air Minum dalam Kemasan (Amdk),” Distilat J. Teknol. Separasi, vol. 7, no. 2, hal. 347–352, 2021.

E. Koesoemawiria, “FAO: Angka Kelaparan Masih Tinggi,” DW, 2013.

N. A. Khoiro, Z. Fahmia, A. Takwanto, dan R. M. Kusuma, “Pemanfaatan Lumpur Aktif sebagai Koagulan di Unit Water Treatment PPSDM Migas Cepu,” J. Teknol. Separasi, vol. 7, no. 9, hal. 20–29, 2021.

M. Kencanawati dan Mustakim, “Analisis Pengolahan Air Bersih pada WTP PDAM Prapatan Kota Balikpapan,” J. TRANSUKMA, vol. 2, no. 2, hal. 2502–1028, 2017.

T. J. Permatasari dan E. Apriliani, “Optimasi Penggunaan Koagulan dalam Proses Penjernihan Air,” J. Sains dan Seni Pomits, vol. 2, no. 1, hal. 6–11, 2013.

A. Budiman, C. Wahyudi, W. Irawati, dan H. Hindarso, “Kinerja Koagulan Poly Aluminium Chloride (PAC) dalam Penjernihan Air Sungai Kalimas Surabaya Menjadi Air Bersih,” Widya Tek., vol. 7, no. 1, hal. 25–34, 2017.

E. Oktasari, T. Abu Hanifah, “Efektifitas Koagulan Poli Aluminium Klorida dan Aluminium Sulfat untuk Memperbaiki Kualitas Air Sumur Gambut di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar,” Repository Unri, hal. 3-4, 2016.

E. WInoto, Yophie, dan S. Apriliyanti, “Perbandingan Penggunaan Tawas dan PAC terhadap Kekeruhan dan pH Air Baku PDAM Tirta Musi Palembang,” Jurnal Redoks, VOl. 6, no. 2, hal. 28-37, 2021.

Downloads

Published

2022-09-30

How to Cite

Prianti, C. D., Hadiantoro, S., & Prastijono, P. (2022). PENGARUH PENAMBAHAN PAC TERHADAP TINGKAT KEKERUHAN PADA PROSES PENJERNIHAN AIR SUNGAI DI PERUMDA DELTA TIRTA - SIDOARJO. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 8(3), 526–531. https://doi.org/10.33795/distilat.v8i3.404