KINERJA HEAT EXCHANGER – 03 TIPE SHELL AND TUBE PADA UNIT KILANG PPSDM MIGAS CEPU

Authors

  • Anisa Nurul Izza Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Kharistya Indah Putri Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Ariani Ariani Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Dwi Purwanto PPSDM Migas Cepu, Jl. Sorogo No. 1, Blora 58315, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33795/distilat.v11i4.7524

Keywords:

Heat Exchanger, Fouling Factor, Efisiensi, Pressure Drop, shell and tube

Abstract

Penurunan kinerja Heat Exchanger (HE) umumnya disebabkan oleh terbentuknya lapisan fouling, yaitu endapan yang terbentuk pada permukaan penukar panas sehingga menurunkan laju perpindahan panas. Evaluasi terhadap parameter seperti efisiensi, fouling factor (Rd), dan pressure drop diperlukan untuk mengetahui kelayakan operasional unit HE-03 di Kilang PPSDM Migas Cepu. Penelitian ini bertujuan untuk menilai performa aktual HE-03 berdasarkan data operasional harian. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data primer berupa suhu masuk dan keluar serta laju alir fluida panas dan dingin yang diukur langsung pada inlet dan outlet sisi shell dan tube selama lima hari berturut-turut, serta data sekunder yang diperoleh dari dokumen spesifikasi unit, yang memuat ukuran bagian shell (diameter, jumlah baffle, jarak antar baffle) dan bagian tube (diameter tube, jumlah tube, pitch, dan panjang tube). Analisis dilakukan terhadap nilai koefisien perpindahan panas bersih dan kotor, fouling factor, serta tekanan di sisi shell dan tube.Hasil menunjukkan efisiensi perpindahan panas sebesar 66,81%, masih di bawah standar kinerja industri sebesar 80. Nilai fouling factor yang diperoleh adalah 0,00689 hr.ft².°F/Btu, lebih tinggi dari batas toleransi 0,005 hr.ft².°F/Btu, yang menunjukkan terbentuknya lapisan fouling pada permukaan perpindahan panas. Meskipun demikian, pressure drop sebesar 0,02508 psi (shell) dan 0,001484 psi (tube) masih jauh di bawah ambang batas 5–10 psi. Dengan demikian, HE-03 masih dinyatakan layak beroperasi. Namun, perawatan rutin dan pemantauan berkala sangat disarankan untuk mencegah penurunan performa lebih lanjut akibat fouling.

References

H. Uddhage, S. Kumbhare, dan K. Kumar Thakur, “Design And Development Of Shell And Tube Heat Exchanger by Using CFD,” IJARIIE, vol. 2, no. 1, hlm. 2016, 2016, [Daring]. Tersedia pada: www.ijariie.com

J. B. B. Rao dan V. R. Raju, “Numerical and Heat Transfer Analysis of Shell and Tube Heat Exchanger With Circular and Elliptical Tubes,” International Journal of Mechanical and Materials Engineering, vol. 11, no. 1, Des 2016, doi: 10.1186/s40712-016-0059-x.

R. Schab, T. Dorau, S. Unz, dan M. Beckmann, “Parameter Study of Geometrically Induced Flow Maldistribution in Shell and Tube Heat Exchangers,” J Therm Sci Eng Appl, vol. 14, no. 10, Okt 2022, doi: 10.1115/1.4053633.

R. Nugroho, S. Rulianah, Raharjo, dan C. Sindhuwati, “Evaluasi Faktor Kekotoran Pada Heat Exchanger-03 Crude Distilation Unit dI PPSDM Migas Cepu,” Distilat, vol. 8, no. 1, hlm. 64–71, 2021, [Daring]. Tersedia pada: http://distilat.polinema.ac.id

A. Shahab dan A. Wahyuningsi, “Evaluasi Kinerja Heat Exchanger-003 di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak Dan Gas Bumi (PPSDM MIGAS CEPU),” Journal of Innovation Research and Knowledge, vol. 2, no. 8, 2023.

R. Jalu Prabaswara, S. Rulianah, C. Sindhuwati, dan Raharjo, “Evaluasi Pressure Drop Heat Exchanger-03 Pada Crude Distillation Unit PPSDM Migas Cepu,” Distilat, vol. 7, no. 2, hlm. 505–513, 2021, [Daring]. Tersedia pada: http://distilat.polinema.ac.id

T. Mahmudiono dkk., “Fouling Threshold Model of Plate Heat Exchangers for Use in The Dairy Industry,” Food Science and Technology, vol. 43, Mei 2023, doi: 10.5327/fst.03422.

T. Lebele-Alawa, B. T. Lebele-Alawa, dan O. Ohia, “Influence of Fouling on Heat Exchanger Effectiveness in a Polyethylene Plant,” Energy and Power, vol. 4, no. 2, hlm. 29–34, 2014, doi: 10.5923/j.ep20140402.01.

D. Ratriyadi Romadon, “Pengaruh Pengendalian Temperatur Terhadap Pembentukan Fouling Pada Heat Exchanger,” 2018.

D. Q. Kern, Process Heat Transfer. Tokyo: McGraw-Hill Book Company, 1965.

R. Kumar Gaur, Dr. S. Kumar Jain, dan Dr. S. Lomash, “Experimental Investigation on Triple Concentric Tube Heat Exchanger with Helical Baffles,” SMART MOVES JOURNAL IJOSCIENCE, vol. 6, no. 11, hlm. 14–20, Nov 2020, doi: 10.24113/ijoscience.v6i11.324.

Y. A. Saputri, K. Sa’diyah, dan E. Yulianto, “Analisis Efisiensi Heater Pada Pengolahan Steam Unit 7 Pembangkit Listrik Tenaga Uap,” Distilat, vol. 8, no. 1, hlm. 54–63, 2022, [Daring]. Tersedia pada: http://distilat.polinema.ac.id

Y. Amani dan M. Ilham Maulana, “Analisis Laju Fouling pada Tube Heat Exchanger 53 EA-1001,” Teknik Mesin Unsyiah, vol. 4, no. 1, Jun 2016.

D. Alfianingrum dan A. Wibowo Ari, “Studi Pengaruh Ratio Umpan Reaksi Esterifikasi Terhadap Fouling Factor Preheater Kolom Destilasi Pemurnian Produk Metil Asetat,” Distilat, vol. 6, no. 2, hlm. 254–258, 2019, [Daring]. Tersedia pada: http://distilat.polinema.ac.id

S. K. Ogbonnaya dan O. O. Ajayi, “Fouling Ihenomenon and its Effect on Heat Axchanger: A Review,” Frontiers in Heat and Mass Transfer, vol. 9, 2017, doi: 10.5098/hmt.9.31.

H. Purwanto, R. Kurniawan Rustam, dan B. A. Budiarto, “Pemanfaatan Minyak Mentah (Crude Oil) Untuk Meningkatkan Stabilisasi Jalan Tanah Pada Daerah Makarti Jaya Kabupaten Banyuasin,” Jurnal Deformasi, vol. 4, no. 2, Des 2019.

M. I. Pangindoman dkk., “ANALISIS DAMPAK BASE SEDIMENT & WATER TERHADAP LAJU KOROSI INTERNAL PIPELINE API 5L Gr B ANALYSIS OF BASE SEDIMENT & WATER EFFECT ON INTERNAL CORROSION RATE OF PIPELINE API 5L Gr B,” Jurnal Kinetika, vol. 13, no. 03, hlm. 1–6, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://jurnal.polsri.ac.id/index.php/kimia/index

F. Gora Sasmita, A. Dwi Yulianto, A. Fathul Huda, dan H. Priya Sudarminto, “Efektivitas Kinerja Heat Exchanger Shell and Tube 1- 2 dengan Variasi Flow Rate Natural Gas Pada Shell dan Reformer Pada Tube di Unit Hydrogent Plant 8 PT PERTAMINA (PERSERO) RU V Balikpapan,” Distilat, vol. 7, no. 2, 2021, Diakses: 21 April 2025. [Daring]. Tersedia pada: http://distilat.polinema.ac.id

Khairunnisa, E. Naryono, dan M. A. Ismail, “Evaluasi Efektivitas Alat Heat Exchanger 11e-25 Pada Kilang Fuel Oil Complex (FOC) I di PT Pertamina Ru-Iv Cilacap,” Distilat, vol. 7, no. 2, hlm. 288–296, 2021, [Daring]. Tersedia pada: http://distilat.polinema.ac.id

A. Naufal, A. Ghifary, A. N. Hasya, T. Riadz, dan L. Cundari, “Evaluasi Kinerja Heat Exchanger E-401 Pada Unit PE3 PT Lotte Chemical Titan Nusantara,” 2022.

Hairudin dan A. Mursadin, “Analisis Kinerja Condenser Shell And Tube Unit 2 di PT. PLN (Persero) Sektor Asam-Asam Kalimantan Selatan,” Rotary, vol. 3, no. 2, 2021, [Daring]. Tersedia pada: https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/rot

Additional Files

Published

2025-12-31

How to Cite

Izza, A. N., Putri, K. I., Ariani, A., & Purwanto, D. (2025). KINERJA HEAT EXCHANGER – 03 TIPE SHELL AND TUBE PADA UNIT KILANG PPSDM MIGAS CEPU. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 11(4), 790–798. https://doi.org/10.33795/distilat.v11i4.7524