STUDI KINERJA TERMAL ROTARY DRYER PADA PROSES GRANULASI INSEKTISIDA DI INDUSTRI PESTISIDA DENGAN PENDEKATAN SIMULASI ASPEN PLUS
DOI:
https://doi.org/10.33795/distilat.v11i4.7773Keywords:
rotary dryer, effisiensi, neraca massa, neraca energy, Aspen PlusAbstract
Rotary dryer merupakan alat penting dalam proses granulasi insektisida di industri pestisida, terutama untuk menurunkan kadar air produk agar sesuai standar mutu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja termal rotary dryer pada unit produksi insekttisida dengan kapasitas 1,5 ton/jam melalui pendekatan neraca massa, neraca energi, dan simulasi Aspen Plus. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung di lapangan (data aktual) dengan mengamati kinerja alat saat beroperasi dalam periode tertentu. Tahapan penelitian meliputi pengambilan data, perhitungan neraca panas, serta evaluasi efisiensi alat sedangkan untuk simulasi pada Aspen Plus memasukan data lapangan, melakukan simulasi dengan memilih pallet rotary dryer pada Aspen Plus kemudian melihat hasil simulasi dan melakukan evaluasi efisiensi rotary dryer. Variabel bebas dalam penelitian ini meliputi suhu dan flowrate bahan, sedangkan untuk variable terikatnya adalah neraca massa dan neraca panas pada alat rotary dryer. Efisiensi ditentukan dari perbandingan antara panas masuk dan panas keluar rotary dryer, hasilnya digunakan untuk menilai apakah rotary dryer telah beroperasi secara optimal. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan efisiensi pengeringan dan efisiensi panas menggunakan data aktual dan hasil simulasi. Dari hasil perhitungan manual, efisiensi pengeringan diperoleh sebesar 82,32% dan efisiensi panas sebesar 94,23%. Sedangkan hasil simulasi menunjukkan efisiensi pengeringan sebesar 85,68%.
References
L. P. Afisna, I. D. Denara, E. Pujiyulianto, dan V. F. Sanjaya, “Design and Simulation of
Rotary Dryer Frame Strenght using Finite Element Analysis,” Motiv. J. Mech. Electr. Ind.
Eng., vol. 4, no. 3, hal. 245–252, 2022.
A. Echeeri dan M. Maalmi, “Performance evaluation of a rotary dryer in both co-current
and counter-current configurations,” J. Therm. Eng., vol. 7, no. Supplement14, hal.
–1957, 2021, doi: 10.18186/THERMAL.1051277.
J. Han, Y. Choi, dan J. Kim, “Development of the Process Model and Optimal Drying
Conditions of Biomass Power Plants,” ACS Omega, vol. 5, no. 6, hal. 2811–2818, 2020.
H. Rezaei dan S. Sokhansanj, “A review on determining the residence time of solid
particles in rotary drum dryers,” Dry. Technol., vol. 39, no. 11, hal. 1762–1772, 2021.
Rahmatullah, F. Primesa Caesaranty, dan F. Puspita Sari, “Evaluasi performance
ammonia converter Pabrik urea ditinjau dari pengaruh temperatur, tekanan, rasio
H2/N2, dan mol inert inlet, serta perhitungan neraca massa dan neraca panas dengan
simulator,” J. Tek. Kim., vol. 25, no. 1, hal. 21–30, 2019, doi: 10.36706/jtk.v25i1.17.
G. Fauziah Marintika, L. Cundari, dan F. H. Kurniawan, “Proses Pengeringan Npk
Berdasarkan Evaluasi Rotary Dryer Dan Kadar Air Npk Di Pt. Petrokimia Gresik,” J.
Rekayasa Mesin, vol. 14, no. 1, hal. 273–289, 2023.
Ninla Elmawati Falabiba, “Rotary Dryer,” vol. 0537, hal. 26–33, 2019.
Penulis, dkk./ Distilat Jurnal Teknologi Separasi, Vol. 10, No. 3, September 2024
Z. N. A. C. Rohmah dan O. Setiawan, “Analisis Neraca Massa Pada Alat Centrifuge dan
Rotary Dryer ZA I Bagian Produksi IA PT. Petrokimia Gresik Analysis of Mass Balance in
Centrifuge and Rotary Dryer ZA I Production Department IA PT. Petrokimia Gresik,” J.
Integr. Proses dan Lingkung., vol. 1, no. 1, hal. 1–5, 2023, [Daring]. Tersedia pada:
http://journal.umg.ac.id/index.php/jipl/home
O. Gudmundsson, O. P. Palsson, dan H. Pálsson, “Fouling detection in a cross-flow heat
exchanger based on physical modeling Life cycle environmental and energy
performance of high temperature geothermal utilization View project Swirling Flows
View project,” no. January, 2009, [Daring]. Tersedia pada: www.heatexchanger
fouling.com
H. Baxi, A. Patel, dan J. Barve, “Modelling and simulation of dryer system,” 2015 Int.
Conf. Ind. Instrum. Control. ICIC 2015, no. April 2016, hal. 1544–1549, 2015.
P. Donoso-García, L. Henríquez-Vargas, J. González, I. Díaz, dan I. Fuentes, “A Study for
Estimating the Overall Heat Transfer Coefficient in a Pilot-Scale Indirect Rotary Dryer,”
Processes, vol. 12, no. 2, 2024, doi: 10.3390/pr12020357.
A. R. Vargas dkk., “Performance evaluation of a flighted rotary dryer for lateritic ore in
concurrent configuration,” Heliyon, vol. 9, no. 11, 2023.
M. A. P. Kusuma, F. M. L. Sagala, T. D. Kusworo, dan S. D. Laksono, “Performance
Evaluation of Rotary Dryer and Granulator in NPK Steam Granulation Plant Production
Department of IIB PT Petrokimia Gresik,” J. Glob. Ilm., vol. 1, no. 5, hal. 287–302, 2024.
R. Rosalina, G. Sushanti, P. Rahayu, dan D. K. Putri, “Pengaruh kemiringan dan suhu gas
inlet rotary dryer terhadap laju pengeringan gabah,” Agrointek, vol. 17, no. 2, hal. 242
, 2023.
I. A. Septiaji dan H. Dewajani, “Evaluasi Kinerja Rotary Dryer Pada Industri Pupuk Npk
Dengan Kapasitas 800 Ton/Hari,” DISTILAT J. Teknol. Separasi, vol. 6, no. 2, hal. 82–88,
C. J. Geankoplis, 1993, Mechanical-Physical Separation Processes, Transport Processes
and Unit Operations.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Setyo Rian Pambudi, Heny Dewajani , Ahmad Syofiyuddin Akmal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



