PENGARUH KONSENTRASI NaOH DAN WAKTU ELEKTROLISIS TERHADAP KADAR KLORIN DALAM PRODUKSI SODIUM HIPOKLORIT DARI AIR LAUT

Authors

  • Siti Nur A'ini Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Ernia Novika Dewi Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Windi Zamrudy Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Arif Eko Prasetyo PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar, Jl. Tanjung Awar-Awar, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, 62352, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33795/distilat.v11i4.7985

Keywords:

seawater, electrolysis, sodium hypochlorite, sodium hydroxide, shock dosing

Abstract

PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar merupakan PLTU berbahan bakar batu bara berkapasitas 2 × 350 MW yang memanfaatkan sistem pendingin kondensor dengan air laut. Untuk mencegah pertumbuhan biota laut pada sistem ini, diperlukan injeksi sodium hypochlorite (NaOCl) melalui metode shock dosing. Namun, fluktuasi pasang surut air laut menyebabkan konsentrasi NaOCl menurun, sehingga efektivitasnya berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elektroda karbon grafit dalam produksi NaOCl dari air laut serta menentukan konsentrasi NaOH dan durasi elektrolisis optimal. Produksi NaOCl dari air laut  dimulai dengan pengukuran pH dan konduktivitas, dilanjutkan elektrolisis menggunakan elektroda karbon grafit dengan variasi konsentrasi NaOH (0; 0,5; dan 1 N) dan waktu elektrolisis (10–60 menit). Kadar klorin dianalisis dengan titrasi iodometri. Hasil menunjukkan bahwa elektroda karbon grafit cenderung terdegradasi pada kondisi basa kuat dan suhu tinggi, serta menghasilkan larutan yang keruh. Kondisi optimal diperoleh pada penambahan NaOH 1 N dengan durasi elektrolisis 60 menit, menghasilkan kadar klorin tertinggi sebesar 550,34 mg/L, yang memenuhi kebutuhan aplikasi shock dosing pada sistem pendingin PLTU.

 

References

A. Asof, N. Pasra, dan G. Y. Wibowo, “Optimalisasi Acid Cleaning Pada Cell Generator Chlorination Plant Dengan Menggunakan Acuan Tegangan,” Jurnal Power Plant, hal. 20–25, 2015.

M. A. S. Y. Ananto dan B. Widiono, “Pengaruh Acid Cleaning Terhadap Efisiensi Electro-Chlorination Plant #3,” Jurnal Teknologi Separasi, vol. 6, no. 2, hal. 111–116, 2020.

Fitriani dan S. Wardoyo, “Peranan Teknologi Mesin Elektrolizer sebagai Penghasil Sodium Hyphochlorite pada Pembangkit PT. Indonesia Power UJP PLTU Banten 2 Labuan,” Jurnal Elektronika dan Teknik Informatika Terapan, vol. 2, no. 4, hal. 124–135, 2024.

M. R. Mubarok, Y. D. Indrayani, Soemargono, dan L. Suprianti, “Peningkatan Kadar Sodium Chlorida di dalam Air Laut dengan Penambahan Larutan Sodium Hidroksida,” Journal of Chemical and Process Engineering, vol. 2, no. 2, hal. 31–37, 2021.

D. Puspasari, E. Wijayanti, dan N. S. Fitri, “Pembuatan Desinfektan Menggunakan Metode Elektrolisis Larutan Garam,” Indonesian Journal of Laboratory, vol. 6, no. 3, hal. 219–225, 2023.

Sumiati, “Kertas Indikator Asam Basa dari Ekstrak Etanol Rimpang Tanaman Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.),” Integrated Lab Journal, vol. 7, no. 2, hal. 119–131, 2019.

F. Irwan, Afdal, dan I. Arlindia, “Kajian Hubungan Konduktivitas Listrik Dengan Konsentrasi Padatan Terlarut Pada Air Permukaan,” Prosiding Seminar Nasional Fisika, vol. 5, hal. 7–10, 2016.

A. P. Sari dan A. Yuniarto, “Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri Agar-agar,” Jurnal Teknik ITS, vol. 5, no. 2, hal. 92–97, 2016.

A. Sukarno, Bono, dan B. Prasetyo, “Analisis Perubahan Tekanan Vakum Kondensor Terhadap Kinerja Kondensor Di PLTU Tanjung Jati B Unit 1,” Jurnal Teknik Energi, vol. 10, no. 2, hal. 65–71, 2014.

L. China National Electric Engineering Technology CO., “Chemical System Chemical Operation,” 2011.

Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 08 Tahun 2009, “Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha Dan/Atau Kegiatan Pembangkit Listrik Tenaga Termal,” 2009.

Fitriyanti, “Pengaruh Luas Permukaan Elektroda Dengan Penambahan Pwm Controller Terhadap Efisiensi Produksi Gas Hidrogen Pada Proses Elektrolisis,” Jurnal Sains Fisika, vol. 1, hal. 42–52, 2021.

E. F. Agustin dan N. Hendrawati, “Pengaruh Variasi Natrium Hidroksida (NaOH) Terhadap Pembuatan Sabun Mandi Padat Sari Mentimun,” Jurnal Teknologi Separasi, vol. 8, no. 4, hal. 850–858, 2022.

Y. A. A. Turnip, M. Mungkin, D. Maizana, dan H. Satria, “Rancang Bangun Baterai Alternatif Menggunakan Metode Sel Volta dengan Charger Panel Surya,” Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, vol. 5, no. 2, hal. 156–165, 2024.

Erlinawati, T. Z. Mahesi, R. Saputra, I. Febriana, dan S. E. A, “Pengaruh Jumlah Sel Elektroda Terhadap Produksi Gas Hidrogen dengan Proses Elektrolisis sebagai Sumber Energi Fuel Cell,” Jurnal Teknik Kimia USU, vol. 14, no. 1, hal. 10–18, 2025.

D. M. D. A. Putra, I. M. Joni, M. Suarda, K. Astawa, dan M. Sucipta, “Karakteristik Cyclic Voltammetry Katalis Platina-Titanium Dioksida Didukung Vulcan XC 72 - Reduced Graphene Oxide Dengan Variasi Perbandingan Massa,” Jurnal Ilmiah Teknik Desain Mekanik, vol. 14, no. 1, hal. 86–92, 2025.

E. Oktaviani dan N. M. Nursam, “Pengaruh Material Counter Electrode Pada Dye-Sensitized Solar Cell,” Jurnal Material Metalurgi, vol. 3, hal. 109–130, 2019.

A. Artadi, Sudaryo, dan Aryadi, “Penggunaan Grafit Batu Baterai Sebagai Alternatif Elektroda Spektrografi Emisi,” Jurnal Forum Nuklir, vol. 1, no. 2, hal. 105–119, 2007.

K. I. N. Kholifah, “Pengaruh Penambahan Natrium Hipoklorit (NaOCl) Untuk Backwash Membrane Bioreactor Terhadap Kualitas Air Limbah Amonia,” Skripsi, 2018.

A. M. Ulfa, “Penetapan Kadar Klorin (Cl2) Pada Beras Menggunakan Metode Iodometri,” Jurnal Kesehatan Holistik, vol. 9, no. 4, hal. 197–200, 2015.

G. S. W. Hsu, Y. F. Lu, dan S. Y. Hsu, “Effects Of Electrolysis Time And Electric Potential On Chlorine Generation Of Electrolyzed Deep Ocean Water,” Journal of Food and Drug Analysis, vol. 25, hal. 759–765, 2017.

Additional Files

Published

2025-12-31

How to Cite

A’ini, S. N., Dewi, E. N., Zamrudy, W., & Prasetyo, A. E. (2025). PENGARUH KONSENTRASI NaOH DAN WAKTU ELEKTROLISIS TERHADAP KADAR KLORIN DALAM PRODUKSI SODIUM HIPOKLORIT DARI AIR LAUT. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 11(4), 777–789. https://doi.org/10.33795/distilat.v11i4.7985