Main Article Content

Abstract

Pintu Air Demangan Surakarta merupakan pintu pengendali banjir sungai bengawan solo yang memiliki beberapa titik lereng tanpa perkuatan yang bisa dipastikan lereng tersebut labil. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk merencanakan jenis perkuatan lereng yang tepat dengan menggunakan biaya dan waktu yang ekonomis dan efisien yang nantinya akan menjadi rujukan dalam perencanaan pelaksanaan pekerjaan, menghitung biaya konstruksi, dan membuat penjadwalan. Perhitungan kestabilan lereng mengacu pada SNI sedangkan untuk merencanakan perkuatan mengacu pada SNI serta untuk mengestimasi biaya menggunakan Harga Satuan Upah Kota Surakarta 2019. Dari hasil perhitungan kelongsoran ditanah Demangan, didapatkan nilai SF terkecil adalah 0.7 dengan menggunakan metode bishop dihitung manual dan 0.8 dengan menggunakan aplikasi Geoslope. Untuk perkuatan menggunakan dua metode yaitu metode perkuatan soil nailing shotcrete dan Dinding penahan tanah. Soil nailing dan shotcrete didapatkan nilai SF sebesar 3.484 dengan biaya Rp 1.426.674.587,00, dan pelaksanaan selama 75 hari, sedangkan jika menggunakan dinding penahan tanah telah lolos dalam pengecekan guling geser dan daya dukung tanah dengan biaya Rp 3.052.652.350,00 dan pelaksanaan selama 104 hari

Keywords

Lereng, Perkuatan,Geoslope, SF, RAB

Article Details

References

  1. A.W, Bishop. (1955). The Use Of Slope Circle in The Stability Od Analysys of Slopes. London: Vol 5, pp.7.
  2. Hardiyatmo, H. (2010). Mekanika Tanah II. Edisi Kelima. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  3. Kumalasari. V. (2012). Analisa Stabilitas Lereng dengan Perkuatan Soil Nailing-Shotcrete menggunakan Program Geoslope. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
  4. Persyaratan beton Struktural Untuk Bangunan Gedung. (n.d.). Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
  5. Riogilang, H. (2014). Soil Nailing - Shotcrete dan Anchor Sebagai Solusi Alternatig Penahan Tanah Untuk Potensi Longsor Di Sta 7+250 Ruas Jalan Manado-Tomohon . Manado: Universitas Samratulangi Manado.