Main Article Content

Abstract

Kawasan industri di Kabupaten Gresik semakin berkembang pesat. Kebutuhan akan kendaraan angkutan barang juga semakin meningkat dan menimbulkan masalah-masalah rumit yang berkepanjangan karena masih sangat bergantung terhadap angkutan jalan. Oleh karena itu, perlu direncanakan kereta api logistik sebagai alternatif moda angkutan barang yang memiliki banyak keuntungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merencanakan jalan rel kereta api dalam hal geometrik serta RAB sebagai moda transportasi logistik di kawasan industri Gresik. Data primer diperoleh dari survei secara langsung. Sedangkan data sekunder yang digunakan berupa data jalur eksisting, peta topografi, spesifikasi kereta dan AHSP. Metode penelitian mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan No. 60 Tahun 2012 dan No. 78 Tahun 2014. Perencanaan menghasilkan jalan rel penggabungan eksisting dan baru dengan panjang total 19.159,837m serta memiliki 18 titik alinyemen horizontal SCS dan 55 titik alinyemen vertikal. Rencana anggaran biaya sebesar Rp. 155.916.827.800,00.

Keywords

geometrik logistik jalan rel

Article Details

References

  1. I. A. Masyhuroh, "Perkembangan Industri di Kabupaten Gresik Tahun 1996-2015", Undergraduate Thesis, Universitas Jember, 2019.
  2. C. Asmara, "Jokowi Bangga: Smelter Freeport di Gresik Terbesar di Dunia!", CNBC Indonesia, 2021. [Online]. Available: https://www.cnbcindonesia.com/news/20211012113636-4-283228/jokowi-bangga-smelter-freeport-di-gresik-terbesar-di-dunia. [Accessed: 24- Nov- 2021].
  3. Kementerian Luar Negeri Indonesia, "DP World-Maspion Group Segera Realisasikan Investasi USD 1,2 M di Gresik", Kedutaan Besar Republik Indonesia Di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), 2021. [Online]. Available: https://kemlu.go.id/abudhabi/id/news/11505/dp-world-maspion-group-segera-realisasikan-investasi-usd-12-m-di-gresik. [Accessed: 05- Dec- 2021].
  4. A. Prasidi and M. Rifni, "Kapasitas Infrastruktur dan Fasilitas pada Kereta Api Angkutan Barang dan Logistik", Jurnal Logistik Indonesia, vol. 4, no. 1, pp. 32-38, 2020. Available: 10.31334/logistik.v4i1.871.
  5. Z. N. Rahman, "Perencanaan Trase Railbus di Kota Gresik", Undergraduate Thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2015.
  6. Peraturan Menteri Perhubungan No. 60 Tahun 2012 Tentang Persyaratan Teknis Jalur Kereta Api.
  7. S. A. P. Rosyidi, Rekayasa Jalan Kereta Api, Tinjauan Struktur Jalan Rel. Yogyakarta: LP3M Universitas Muhamadiyah Yogyakarta, 2015.
  8. S. H. T. Utomo, Jalan Rel. Yogyakarta: Beta Offset, 2006.
  9. E. Musmawati & A. R. Alifta, “Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (Rab) Serta Proses Pelelangan Pada Proyek Pembangunan Jembatan Wanarata Pemalang,” Undergraduate Thesis, Universitas Semarang, 2020.
  10. PT. Kereta Api Indonesia (KAI), "Jadwal Perjalanan Kereta Api Sesuai Gapeka 2021", Bandung, 2021.
  11. Dinas Perhubungan Jawa Timur, "KA Barang Relasi Gresik Jakarta Dari Stasiun Indro Dibuka - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur", Dishub.jatimprov.go.id, 2022. [Online]. Available: https://dishub.jatimprov.go.id/ka-barang-relasi-gresik-jakarta-dari-stasiun-indro-dibuka/. [Accessed: 08- Jun- 2022].
  12. Badan Pusat Statistik (BPS), "Data Pergerakan Barang dengan Moda Kereta Api di Indonesia Edisi April 2021", Supply Chain Indonesia (SCI), Bandung, 2021.