Main Article Content

Abstract

Industri gula tebu menghasilkan limbah ampas tebu yang terdiri dari serat dan abu dalam jumlah yang besar. Namun, abu ampas tebu memiliki potensi sebagai bahan stabilisasi tanah yang dapat mengurangi dampak lingkungan dari limbah industri. Penelitian yang dilakukan di daerah Gunung Sari, Kota Batu ini, bertujuan untuk memperbaiki tanah yang rentan terhadap longsor dengan menggunakan abu ampas tebu sebagai bahan stabilisasi. Pengujian ini dilaksanakan di Laboratorium Mekanika Tanah Politeknik Negeri Malang dengan hasil pengujian yakni nilai kadar air yakni 73,79%, nilai berat isi yakni 1,60 gr/cm³, nilai berat jenis yakni 2,57. Berdasarkan klasifikasi tanah USCS (Unified Soil Classification System) tanah termasuk dalam kelompok SP-SC  Poorly graded sand with clay (or silt clay). Dari hasil pengujian batas-batas konsistensi diperoleh nilai IP tanah asli yakni 24,96% dan setelah ditambah abu ampas tebu dengan variasi 15%, 20%, 25%, 30%, dan 35% mengalami penurunan perubahan nilai IP sebesar 20,11%, 18,13%, 17,47%, 17,16% dan 16,18%. Dari pengujian kuat tekan bebas tanah asli diperoleh hasil, yakni kuat tekan hancur 0,38  kg/cm² dan nilai kohesi 0,190 kg/cm². Nilai maksimum dari variasi abu ampas tebu terhadap pengujian kuat tekan bebas ini dengan pemeraman 1 hari persentase 20%  abu ampas tebu mengalami kenaikan pada nilai kuat tekan hancur 2,646 kg/cm² dan nilai kohesi 1,323 kg/cm². Namun, pada pemeraman 7 hari didapat dengan penambahan abu ampas tebu 20% mengalami penurunan dengan nilai kuat tekan hancur 1,294 kg/cm² dan nilai kohesi 0,647 kg/cm². Pada pemeraman 14 hari didapat maksimum campuran abu ampas tebu 20% mengalami penurunan dengan nilai kuat tekan hancur 0,803 kg/cm² dan nilai kohesi 0,401 kg/cm². Setelah dibandingkan dengan hasil maksimum dari ketiga pemeraman tersebut didapat nilai maksimum yaitu sebesar 20% dari pemeraman satu hari.

Keywords

Abu Ampas Tebu Klasifikasi Tanah Batas-Batas Konsistensi Kohesi Kuat Tekan Bebas

Article Details

References

  1. Bowles, J.E. (1989). Sifat-sifat fisis dan Geoteknis Tanah (Mekanika Tanah), Edisi Kedua. Jakarta.
  2. Bowles, J. E., (1993). Sifat-Sifat Fisis dan Geoteknis Tanah (Mekanika Tanah). Jakarta :Erlangga.
  3. Brooks, R., (2009). Soil Stabilization with Fly Ash and Rice Husk Ash, International Journal of Research and Reviews in Applied Sciences 1, pp. 209-217.
  4. Das, B.M., (1985), Mekanika Tanah (Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknis), (Alih Bahasa Mochtar, N.E. dan Mochtar, I.B., 1995) Jilid 1, Erlangga, Jakarta.
  5. FATONI, M., & Agus Susanto, S. T. (2014). Tinjauan Kuat Tekan Bebas dan Permeabilitas Terhadap Tanah Lempung Yang Distabilisasi Dengan Kapur Dan Abu Ampas Tebu (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
  6. Hardiyatmo, Hary Christady. (1992). Mekanika Tanah 1. Gramedia. Jakarta.
  7. Hatmoko, J. T., & Lulie, Y. (2007). UCS tanah lempung ekspansif yang distabilisasi dengan abu ampas tebu dan kapur. Jurnal Teknik Sipil, 8(1), 64-77.
  8. KOSAT, B. R. N. (2022). Pengaruh Waktu Pemeraman Terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas Dan Permeabilitas Tanah Lempung Yang Dicampur Dengan Semen Dan Abu Ampas Tebu (Doctoral dissertation, Universitas Bosowa).
  9. Mina, E., Kusuma, R. I., & Ridwan, J. (2017). Stabilisasi tanah lempung menggunakan pasir laut dan pengaruhnya terhadap nilai kuat tekan bebas (Studi Kasus: Jalan Mangkualam Kecamatan Cimanggu–Banten). Fondasi: Jurnal Teknik Sipil, 6(2).
  10. Novianto, D., dan Sholeh, M. (2023). Modul Praktikum Laboratorium Mekanika Tanah Politeknik Negeri Malang.
  11. Prastya, A. A. (2020). Pengaruh Penggunaan Campuran Abu Ampas Tebu Dan Kapur Terhadap Stabilitas Tanah Lempung Ekspansif Saradan Madiun (Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Malang).
  12. Rosenqvist, I. Th., (1953). Considerations on the Sensitivity of Norwegian Quick-Clays Geotechnique, Vol. 3, No. 5, pp 195-200.
  13. Ukroi, N. U., Djarwanti, N., & Surjandari, N. S. (2013). Pengaruh Abu Ampas Tebu pada Perubahan Persentase Pengembangan Tanah Lempung Tanon. Matriks Teknik Sipil, 1(4), 350.
  14. Warith, M.A. dan Rao, S.M. (2006). Predicting the Compressibility Behaviour of Tire Thread Samples for Landfill Applications. Waste Management, 26: 268–276