Main Article Content

Abstract

Kondisi tanah dengan nilai kuat geser yang rendah akan mudah mengalami keruntuhan ketika dikenai beban. Tanah tersebut tentu berbahaya apabila digunakan pada konstruksi bangunan. Untuk meningkatkan nilai parameter kuat geser tanah diperlukan perbaikan tanah yang dapat dilakukan dengan stabilisasi menggunakan bahan aditif. Abu ampas tebu mengandung Silika Dioksida (SiO2) yang dapat digunakan sebagai pengikat dan filler yang mengisi rongga. Nilai parameter kuat geser tanah dapat diperoleh dari pengujian triaxial unconsolidated undrained. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu ampas tebu terhadap nilai kuat geser tanah pada pengujian triaxial unconsolidated undrained. Persentase abu yang digunakan adalah 15%, 20%, 25%, 25%, dan 30% dengan waktu pemeraman selama 1, 7, dan 14 hari. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tanah asli diklasifikasikan menggunakan metode USCS tergolong dalam tanah pasir berlanau dan pasir berlempung (SM-SC) dengan nilai PI 10,34%. Pada pengujian triaxial unconsolidated undrained didapatkan nilai kohesi 0,08 kg/cm2 dan nilai sudut geser dalam 2,31º. Setelah dilakukan stabilisasi dengan variasi penambahan abu ampas tebu dan waktu pemeraman disimpulkan bahwa penambahan abu ampas tebu memberikan pengaruh terhadap nilai PI dan parameter kuat geser tanah. Pada penambahan abu ampas tebu 20% diperoleh nilai kohesi maksimum, tetapi persentasae ini belum bisa dikatakan baik karena mengalami penurunan pada penambahan masa peram. Sehingga disimpulkan persentase maksimum terdapat pada persentase 25%. Pada persentase 25% diperoleh nilai kohesi 0,15 kg/cm2 dengan nilai sudut geser dalam 37,82º pada pemeraman 1 hari, sedangkan nilai kohesi 0,70 kg/cm2 dengan nilai sudut geser dalam 35,94º pada pemeraman 7 hari, dan nilai kohesi 0,88 kg/cm2 dengan nilai sudut geser dalam 32,72º didapatkan pada pemeraman 14 hari.

Keywords

abu ampas tebu stabilisasi klasifikasi tanah batas atterberg triaxial

Article Details

References

  1. Das, B. M. (1995). Mekanika Tanah (Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknik) Jilid 1. Erlangga.
  2. Hardiyatmo, H. C. (2002). Mekanika Tanah I (Edisi ketiga). Gadjah Mada University Press.
  3. Puri, D. T. R. (2012). Pengaruh Penambahan Abu Ampas Tebu Terhadap Kuat Geser Tanah Lempung yang Distabilisasi dengan Kapur. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  4. Setyawan, R. (2007). ANALISIS PENGARUH STABILISASI TANAH BUTIR HALUS DENGAN CAMPURAN SERBUK LIMBAH KERAMIK TERHADAP APLIKASI KUAT DUKUNG UJI TRIAKSIAL UU DENGAN METODE OHSAKI PADA FONDASI DANGKAL. Universitas Islam Indonesia, 1.