Main Article Content

Abstract

Proyek pengembangan EPC Tuban Jetty Upgrade merupakan salah satu proyek pengembangan dermaga penyedia solusi bahan bangunan terbesar di kawasan ini. Proyek ini adalah salah satu proyek konstruksi yang kompleks dan berisiko tinggi. Dikatakan proyek berisiko tinggi dikarenakan bersinggungan langsung dengan kondisi alam seperti angin dan ombak laut. Sehingga perencanaan proyek atau project planning mempunyai peranan penting dan diperlukan perencanaan yang matang. Dalam penelitian ini merencanakan durasi pengerjaan yang dibutuhkan lebih cepat dari proyek. Secara garis besar penelitian ini berupa project planning yang berisi penyusunan struktur organisasi, site layout dan traffic management, strategi dan metode pelaksanaan, rencana mutu dan rencana K3, dan penjadwalan dan estimasi biaya. Data yang dibutuhkan berupa gambar rencana, pembatas area kerja, spesifikasi teknis, dan dokumen BOQ (Bill of Quantity). Metode yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode pengambilan gambar dokumentasi dan observasi atau pengamatan langsung terhadap proyek. Berdasarkan hasil tulisan ini, (1) struktur organisasi berbentuk matriks, (2) site layout menggunakan alternatif kedua dengan nilai TD (Traveling Distance) dan SI (Safety Index) paling mendekati 0 (nol), dan menyediakan akses dari stockyard dan fabrikasi ke area proyek. (3) Strategi dan metode pelaksanaannya menggunakan metode bottom-up dan berurutan berdasarkan baris atau row pada gambar rencana. (4) Rencana mutu berupa tabel rencana pemeriksaan dan pengujian (ITP) , rencana K3 berupa tabel IBPRP, sasaran dan program umum, dan jadwal program K3. (5) Waktu pelaksanaan 211 hari, dengan perkiraan biaya Rp. 196,834,905,000,-.

Keywords

project planning bottom-up ITP IBPRP

Article Details

References

  1. Husen, A, Manajemen Proyek Edisi-Revisi, Yogyakarta: CV. Andi Offset, 2011.
  2. Marzuki, Metodologi Riset: Panduan Penelitian Bidang Bisnis dan Sosial. Yogyakarta: Ekonisia Kampus Fakultas Ekonomi UII, 2005.
  3. Permen PUPR No. 10 Tahun 2021.
  4. Pranarka, D, “Optimasi (Equal) Site Layout Menggunakan Multi-Objective Function Pada Proyek A”, J. Tek. Sipil ITS, vol. 5, no.2, p. 1-5, 2012.
  5. A. I. Maulidia, D. Lydianingtyas, and M. Sholeh, “Optimasi Penggunaan Alat Berat pada Proyek Dermaga PT. Berlian Manyar Sejahtera, Gresik”, JOS-MRK, Vol. 2, no. 4, p. 138, Des. 2021.
  6. Ramadana, V, Suhariyanto, and Purnomo,F “Metode Konstruksi Pembangunan Dermaga Watusampu Kecamatan Ulujadi Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah Ditinjau Dari Segi Teknis, Biaya Dan Waktu”, J. Tek. Sipil, vol. 12, no. 2, p. 85-92, 2018.
  7. Rostiyanti, SF, Alat Berat Untuk Proyek Konstruksi, Jakarta: Bineka Cipta, , 2008
  8. Sembiring, Nurhayati, Buku Ajar Manajemen Proyek Sebagai Panduan, Medan : USU Press, , 2020
  9. Triatmodjo, B, Perencanaan Pelabuhan, Yogyakarta: Beta Offset Yogyakarta, 2009