Main Article Content

Abstract

Pengembangan pariwisata harus diimbangi dengan infrastruktur transportasi guna menunjang aktivitas kepariwisataan. Wisata gunung Kawah Ijen memerlukan perhatian khusus terutama dalam hal infrastruktur jalan. Tanjakan curam yang diikuti tikungan serta tebing di sisi kanan dan kiri jalan membatasi pandangan pengendara saat di tikungan. Jarak pandang, radius tikungan, panjang bagian lurus dan lebar jalan yang kurang sesuai menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan. Tujuan dari skripsi ini adalah melakukan perencanaan ulang geometrik jalan dan perkerasan sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam hal ini mengacu pada Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ 2021). Berdasarkan hasil perencanaan alternatif geometrik pada Jalan Kawah Ijen (Paltuding Gunung Ijen sampai Gapura Selapak Jalan Kawah Ijen) diperoleh 71 tikungan S-C-S, dan ada 78 lengkung vertikal yang terdiri dari 38 lengkung vertikal cembung, dan 40 lengkung vertikal cekung.

Keywords

Desain Geometrik

Article Details

References

  1. Andithasari Pancaningrum, (2016). Perencanaan Geometrik dan Perkerasan Jalan dengan Flexible Pavement pada Ruas Jalan Desa Sobo – Desa Munjungan, Proyek Jalur Lintas Selatan Jawa Timur. Tugas akhir – Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
  2. Direktorat Jenderal Bina Marga, 2021, Pedoman Desain Geometrik Jalan 20/SE/Db/2021, Jakarta.
  3. Direktorat Jenderal Bina Marga, 2002, Pedoman Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Pt. T-01-2002-B, Jakarta.
  4. Elsa Eka Putri , Muhammad Iqbal. (2022). Perencanaan Ulang Geometrik Dan Perkerasan Jalan Pada Ruas Jalan Batas Kota Padang – Kota Painan KM 70+000 - KM 72+700. Fakultas Teknik, Universitas Andalas.
  5. Fernanda, M. L. S. (2021). Perencanaan Geometrik Jalan Menggunakan AutoCAD Civil 3d Studi Kasus Jalan Duku – Sicincin Sta 0+000 – Sta 2+700 Provinsi Sumatera Barat. Universitas Andalas.
  6. Hendarsin, Shirley L. (2000). Perencanaan Teknik Jalan Raya, Jurusan Teknik Sipil – Politeknik Negeri Bandung, Bandung.
  7. Oglesby, C. H. (1999). Teknik Jalan Raya. Penerbit Erlangga. Jakarta.
  8. Santoso, A. B. (2011). Perencanaan Geometrik pada Ruas Jalan Tanjung Manis – Nilas Kecamatan Sangkulirang (Studi kasus : Jalan Tanjung Manis – Nilas, Sangkulirang). Tugas Akhir. Universitas 17 Agustus 1945. Samarinda.
  9. Silvia Sukirman, 1999, Dasar-dasar Perencanaan Geometrik Jalan, Bandung, Nova.
  10. Suryadharma H, dan Susanto B. (1999). Rekayasa Jalan Raya, Yogyakarta, Penerbitan Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
  11. Tomas Candra Dinata , Indra Farni , Eko Prayitno. Perencanaan Ulang Geometrik dan Perkerasan Lentur Jalan Raya (Studi Kasus: Abai Sangir - Sungai Dareh STA 15+000 - sta 20+000). Universitas Bung Hatta Padang.
  12. Utami, E. P. B. (2010). Perencanaan Geometrik Jalan dan Rencana Anggaran Biaya Ruas Jalan Drono – Nganom Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri 99 (Studi kasus : Jalan Drono – Nganom, Wonogiri). Tugas Akhir. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.