Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis clash detection struktur atas Gedung Laboratorium AKN Putra Sang Fajar Blitar berbasis Building Information Modeling (BIM). Penelitian ini fokus pada penggunaan BIM dalam pemodelan, desain, dan analisis struktur bangunan. Gedung Laboratorium AKN Putra Sang Fajar Blitar memiliki kompleksitas struktur yang memerlukan analisis teliti untuk menghindari clash antar elemen. Penggunaan BIM dalam penelitian ini melibatkan perangkat lunak seperti Autodesk Robot Structural Analysis Pro (RSAP), Autodesk Revit, dan Autodesk Navisworks. RSAP digunakan untuk pemodelan struktur, sementara Revit digunakan untuk menganalisis penulangan dan menghitung Quantity Take Off. Navisworks digunakan untuk analisis clash detection. Data perencanaan gedung dan hasil pemodelan Revit digunakan dalam analisis. Dalam penelitian ini, BIM memberikan informasi berupa visualisasi, volume, dan clash detection yang terintegrasi, memungkinkan perbandingan yang akurat. Pertanyaan penelitian mencakup pemodelan struktur, desain elemen struktur, analisis clash detection, dan perbandingan hasil perhitungan Quantity Take Off berbasis BIM dengan metode manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis struktur yang dilakukan menggunakan aplikasi RSAP 2023 dan dihitung secara manual telah memenuhi standar keamanan yang diatur oleh SNI. Selain itu, ditemukan 8612 clash pada elemen struktur dengan persebaran data sebesar 94,76% terjadi pada tulangan, 5,22% pada material lainnya, dan 0,02% pada beton. Selisih antara hasil proses perhitungan berbasis BIM (Quantity Take Off) dan BoQ manual adalah sebesar Rp. 223.996.000. Dengan nilai yang lebih besar ditemukan pada perhtungan di aplikasi Revit. Dapat dikatakan perhitungan menggunakan proses BIM lebih besar hasilnya daripada perhitungan BoQ secara manual.

Keywords

analisis BIM clash volume

Article Details

References

Read More