Main Article Content

Abstract

Kolam regulasi dibangun di samping sungai Tello yang memiliki luas 85 ha dan volume tampungan 3,58 juta m3. Agar elevasi sesuai dengan perencanaan diperlukan adanya galian. Perlu juga timbunan untuk pembuatan tanggul kolam. Penggunaan alat berat harus dianalisa agar optimal, yaitu mencapai biaya minimum tanpa mengabaikan target waktu yang akan dicapai. Metode yang digunakan untuk mendapatkan hasil optimum menggunakan metode program linier. Data yang digunakan adalah spesifikasi alat berat, gambar potongan melintang, harga sewa alat berat, jadwal pekerjaan dan volume total pekerjaan galian dan timbunan. Hasil optimasi menunjukkan kebutuhan alat berat dan biaya operasional yang optimum pada setiap alternatif kombinasi. Pada pekerjaan timbunan zona 1 dipilih kombinasi 5 dengan biaya total Rp 1.167.311.664 dengan komposisi 1 unit excavator, 3 unit dump truck, 1 unit bulldozer, 1 unit vibro roller, dan 1 unit water tank truck. Pada zona 2 dipilih kombinasi 3 dengan biaya total Rp 2.038.195.328 dengan komposisi 3 unit excavator, 3 unit dump truck, 2 unit bulldozer, 2 unit vibro roller, dan 2 unit water tank truck. Untuk pekerjaan galian zona 1 dipilih kombinasi 8 dengan biaya Rp 18.261.494.400 dengan komposisi 2 unit excavator, 4 unit dump truck, 4 unit bulldozer. Pada zona 2 pekerjaan galian dipilih kombinasi 8 dengan biaya total Rp 26.290.907.200 dengan komposisi 3 unit excavator, 7 unit dump truck, 4 unit bulldozer.

Keywords

optimasi, timbunan, galian, alat berat, kombinasi.

Article Details

References

Read More