Main Article Content

Abstract

Proyek pembangunan Pasar Atas Kota Bukitinggi Sumatera Barat dengan luas total bangunan 35.445,05 m2 yang terdiri dari empat lantai dan satu basement memerlukan studi kelayakan. Tujuan skripsi ini yaitu menganalisis kelayakan teknis berdasaekan KDB, KLB, KDH, dan GSB sesuai dengan peraturan yang berlaku, menghitung biaya investasi, menghitung pendapatan bangunan, menganalisis kelayakan finansial menggunakan parameter Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Payback Period (PP), serta menganalisis sensitivitas untuk mengetahui tingkat sensitivitas terhadap parameter – parameter ynag ditinjau. Data yang diperlukan yaitu gambar teknis, Rencana Anggaran Biaya (RAB), biaya pengadaan lahan, biaya IMB, serta peraturan – peraturan yang digunakan. Hasil analisis kelayakan teknis menunjukkan bahwa pembangunan Pasar Atas Kota Bukittinggi sesuai dan layak dengan peraturan – peraturan yang berlaku, sedangkan hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa pembangunan Pasar Atas Kota Bukittinggi layak (menguntungkan) karena diperoleh hasil perhitungan dengan parameter NPV sebesar Rp 279.292.553.765>0; BCR sebesar 1,7366045≥1; IRR sebesar 10,6624%> MARR; dan PP selama 2 tahun 3 bulan 6 hari < umur rencana investasi yaitu 15 tahun. Hasil analisis sensitivitas menyatakan bahwa faktor penurunan jumlah pengunjung pasar menyebabkan perubahan yang cukup sensitif terhadap kelayakan, sedangkan faktor jumlah kekosongan kios dan los serta kenaikan suku bunga tidak menyebabkan perubahan yang cukup sensitive terhadap kelayakan.

Keywords

Pasar, kelayakan teknis, kelayakan finansial

Article Details

References

Read More