Main Article Content

Abstract

Proyek pembangunan jembatan overpass Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang memiliki luas area 13.858 m2, kontrak selama 15 bulan, biaya konstruksi sejumlah Rp 87.798.649,- untuk jembatan utama, dengan mutu beton fc’= 40 MPa, fc’= 60 MPa dan mutu baja fy= 400 MPa. Penulis bertujuan mencari alternatif yang awalnya perencanaan menggunakan konstruksi box girder menjadi pci-girder. Perhitungan pembebanan mengacu pada SNI 1725-2016. Analisa struktur slab menggunakan aplikasi komputer Robot Structural Analysis Professional 2018 dan penggambaran hasil perencanaan menggunakan aplikasi komputer AutoCAD 2018. Dari perencanaan ulang jembatan ini menghasilkan (1) Struktur slab setebal 20 cm dengan menggunakan tulangan D12-150 dan D10-200 (2) Railing 30x30 cm dengan tulangan utama 4D10 dan tulangan sengkang ∅6−150 (3) Diafragma 20x96,6 cm dengan menggunakan tulangan utama 2D19 dan 3D19, tulangan ekstra 2D13, tulangan sengkang D10-150 (4) PCI-Girder menggunakan tulangan utama 8D13, 6D13, dan 10D13, tulangan shear connector dan tulangan sengkang menggunakan D13 (5) Metode pelaksanaan konstruksi jembatan (6) Penjadwakan proyek didapat 180 hari kalender (7) Perhitungan RAB didapat sebesar Rp. 32.581.160.000.

Keywords

perencanaan ulang; jembatan overpass; struktur beton; struktur baja

Article Details

References

  1. Supriyadi, Bambang dan Muntohar, Agus Setyo, Jembatan. Yogyakarta: BETA OFFSET, 2005.
  2. Badan Standarisasi Nasional. 2016. SNI 1725-2016. Pembebanan Untuk Jembatan. Jakarta.
  3. B. Samsuardi dan S. Larno,“Perencanaan Jembatan Beton Prategang Dengan Bentang 24 Meter Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI),” Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil, Vol. 1, no. 2, p. 45-61, Agustus 2018.
  4. Juliyono, Aris, Rancang Bangun Sistem Informasi Rencana Anggaran Biaya Pada CV. Hikmah Utama. Surabaya: STIKOM, 2014.
  5. Herjanto, Eddy, Manajemen Operasi. Jakarta: Grasindo, 2007.
  6. Direktur Jendral Bina Marga. 2017. Surat Edaran Nomor 05/SE/Db/2017. Ketentuan Desain Dan Revisi Desain Jalan Dan Jembatan, Serta Kerangka Acuan Kerja Pengawas Teknis Untuk Dijadikan Acuan Di Lingkungan Ditjen Bina Marga. Jakarta.
  7. Badan Standarisasi Nasional. 1991. SKSNI T-15-1991. Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung. Jakarta.
  8. Departemen Pekerjaan Umum. 1992. BMS Section 6. Bridge Design Manual Volume 1. Jakarta.
  9. Badan Standarisasi Nasional. 2005. RSNI T-04-2005. Perencanaan Pembebanan Jembatan Jalan Raya. Jakarta.
  10. Precast/Prestressed Concrete Institute. 1997. MNL-133-97 1997. Precast Prestressed Concrete Bridge Design Manual. Chicago.
  11. P. Paizal, P. Adina, R. Bambang, dan P. Bambang, “Perancangan Ulang Jembatan Bengawan Solo Lama Cepu - Blora,” Jurnal Karya Teknik Sipil, Vol. 5, no. 1, p. 90-106, 2016.
  12. Badan Standarisasi Nasional. 2014. RSNI T-12-2004. Perencanaan Struktur Beton Untuk Jembatan. Jakarta.