Main Article Content

Abstract

Perencanaan struktur gedung Gereja Kristen Jawi Wetan Sengkaling Kabupaten Malang. Penulisan ini bertujuan untuk merencanakan dengan rangka baja yang mengacu kepada peraturan seperti ketahanan gempa mengacu pada SNI 1726-2012. Perhitungan struktur baja menggunakan metode Load and Resistance Factor Design (LRFD) yang mengacu pada SNI 1729-2002 dan perhitungan struktur beton bertulang mengacu pada SNI 2847-2002, SNI 1726-2012. Analisa statika struktur menggunakan program aplikasi komputer Robot Structural Analysis Professional 2018 dan penggambaran hasil perencanaan menggunakan program aplikasi komputer Auto CAD 2018. Hasil dari perencanaan ulang struktur atas dengan menggunakan kuda-kuda rangka baja menggunakan profil 2L 60.60.8, gording profil Lip Channels 150.50.20.4,5 mm, penggantung gording menggunakan besi polos Ø13, Ikatan angin menggunakan besi polos Ø13, serta menggunakan sambungan baut Ø1” d = 25,4 mm dan sambungan pada angker 4 Ø 19,05 mm atau 3/4” dengan panjang yang digunakan 40 cm. Perencanaan struktur utama didapatkan tebal pelat lantai 12 cm dan Ø16-150. Dimensi balok anak 20/40 (5D16 & 3D16), dimensi balok melintang dan balok induk memanjang 40/70 (2D29 & 2D29), dimensi sloof 40/70 (2D29 & 2D29), dimensi kolom 55/65 (8D29), dan tebal pelat tangga 15 cm menggunakan D10.

Keywords

Perencanaan, Gedung Gereja, Struktur Beton, Struktur Baja.

Article Details

References

  1. Badan Standarisasi Nasional 2013. SNI 2847-2002. Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung. Jakarta.
  2. Badan Standarisasi Nasional 2002. SNI 1729-2002. Spesifikasi Untuk Bangunan Gedung Baja Struktural. Jakarta.
  3. Badan Standarisasi Nasional (2012). Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung (SNI 03-1726-2012).Jakarta:BSN.
  4. Badan Standarisasi Nasional 2002. SNI 1727-2002. Beban Minimum Untuk Perencanaan Gedung dan Struktur Lain. Jakarta