Main Article Content

Abstract

Akibat dari melimpahnya batu karang gunung di Pulau Madura yang pada dasarnya secara geografis Pulau Madura tersusun atas pegunungan batuan karang gunung, menyebabkan banyak masyarakat Madura yang memanfaatkan agregat batu karang gunung Madura sebagai agregat kasar dari pada harus mensuplay dari luar Pulau Madura. Untuk itu, penelitian ini dibuat bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan agregat batu karang gunung Madura sebagai bahan alternatif pengganti agregat kasar terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah dengan variasi 0%, 50%, 75% dan 100%. Metode yang digunakan berupa eksperimental dengan mengacu pada SNI 03-2834-2000 untuk rencana pembuatan beton dengan kuat tekan rencana sebesar 25 MPa, benda uji silinder dengan ukuran Ø15 x 30 cm dan umur rencana 7, 21 dan 28 hari untuk kuat tekan dan 28 hari untuk kuat tarik belah beton dengan seluruh kegiatan dilakukan di Laboratorium Uji Bahan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang. Dari hasil penelitian ini nilai kuat tekan dan kuat tarik tidak berpengaruh terhadap beton normal karena nilai kuat tekan tidak mencapai target yang direncanakan yaitu sebesar 25 MPa. Nilai kuat tekan rata-rata optimum umur 28 hari sebesar 18,825 MPa pada variasi 75%. Sedangkan untuk kuat tarik belah optimum umur 28 hari sebesar 2,795 MPa pada variasi 0%.

Keywords

Batu karang gunung madura; kuat tekan; kuat tarik belah.

Article Details

References

  1. Mukti, Moch. Hazin. Kelayakan Batu Gunung Madura Sebagai Agregat Kasar Pada Campuran Beton. Jurnal Teknik Sipil Universitas Madura.
  2. Mulyono, Tri. 2005. Teknologi Beton”. Yogyakarta: Penerbit Andi.
  3. Nugraha, Paul, dkk. 2007. Teknologi Beton, dari Material, Pembuatan, Beton Kinerja Tinggi. Yogyakarta: Penerbit Andi.
  4. Rochmah, Nurul. Pemanfaatan Batu Kapur Didaerah Sampang Madura Sebagai Bahan Pengganti Agregat Kasar Pada Campuran Beton. Jurnal Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
  5. Badan Standarisasi Nasional. 2000. SNI 03-2834-2000 Tentang Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal. Jakarta: Badan Standarisasi.
  6. Badan Standarisasi Nasional. 2011. SNI 1974-2011 Tentang Cara Uji Kuat Tekan Beton Dengan Benda Uji Silinder. Jakarta: Badan Standarisasi.
  7. Badan Standarisasi Nasional. 2002. SNI 03-2491-2002 Tentang Metode Pengujian Kuat Tarik Belah Beton. Jakarta: Badan Standarisasi.