Main Article Content
Abstract
Jembatan Rangka Baja Pajarakan di Probolinggo, Jawa Timur, yang dibangun pada tahun 1991, vital sebagai penghubung jalur Surabaya-Bali. Namun, usianya yang 33 tahun dan dilintasi kendaraan berat menyebabkan kerusakan signifikan pada rangka dan pelat lantai. Kondisi ini menghambat transportasi dan logistik, sehingga perbaikan konvensional dinilai tidak lagi memadai.Skripsi ini bertujuan menganalisis dan mengevaluasi keamanan struktur jembatan, serta merekomendasikan solusi retrofit efektif untuk meningkatkan kapasitas beban dan memperpanjang umur layan. Metode penelitian mencakup analisis visual, pemodelan struktur dengan RSAP 2025, evaluasi kapasitas penampang, sambungan baut, dan lendutan menggunakan metode Bridge Load Rating.Temuan menunjukkan beberapa elemen batang utama (samping atas, samping bawah, diagonal) tidak memenuhi syarat keamanan struktural akibat beban aksial tarik dan tekan yang melampaui kapasitas terfaktornya. Tulangan D16 pada pelat lantai juga tidak mampu menahan momen ultimit. Lendutan aktual jembatan (171,83 mm) secara signifikan melebihi batas izin (56,25 mm), menandakan kurangnya kekakuan struktur. Sambungan baut pada batang samping bawah, samping atas, diagonal, dan gelagar juga tidak aman.Kesimpulannya, Jembatan Rangka Baja Pajarakan memerlukan retrofit komprehensif. Rekomendasi mencakup penggantian elemen batang yang lemah dengan profil baru (WF 405 × 414 × 30/50 untuk batang samping atas dan bawah; WF 400x400x13/21 untuk diagonal), penggantian pelat lantai, dan perbaikan sambungan bau. Hasil implementasi retrofit dengan profil baru menunjukkan peningkatan kapasitas dan pengurangan lendutan hingga memenuhi batas aman (51,72 mm). Secara jangka panjang, perencanaan ulang seluruh batang jembatan rangka baja diperlukan, mengindikasikan bahwa jembatan harus dibongkar dan direncana ulang secara menyeluruh.
Keywords
Article Details
References
- Bobby Asukmajaya R. (2023), “PERBANDINGAN DEFLEKSI DAN BERAT TOWER PLTB 24 M DENGAN MENGGUNAKAN PROFIL SIKU DAN PIPA”.https://jurnal.polinema.ac.id/index.php/jos-mrk/article/view/1233
- Kandemir, E.C., Mazda, T., Nurui, H. and Miyamoto, H. (2011), “Seismic retrofit of an existing steel arch bridge using viscous damper”, Procedia Engineering, Vol.14,pp.23012306,doi:10.1016/j.proeng.2011.07.290.
- Kementrian Pekerjaan umum dan perumahan rakyat (03/SE/M/2016). (2016), Pedoman Penentuan Bridge Load Rating Untuk Jembatan Eksisting.
- Rasidi, N., Ningrum, D., Gusman, L. and Jembatan, A. (2017), ANALISIS ALTERNATIF PERLAYANAN JEMBATAN RANGKA BAJA (STUDI KASUS : JEMBARAN RANGKA BAJA SOEKARNO-HATTA MALANG).
- } RSNI T-03-2005. (n.d.). Perencanaan Struktur Baja Untuk Jembatan.
- Sastrawiria, R.P.P., Murtosidi, I., Irawan, R. and Jaja. (2021), “KERUSAKAN BAHAN DAN ELEMEN JEMBATAN”.
- SNI 1725. (2016), Pembebanan Untuk Jembatan Badan Standardisasi Nasional.
References
Bobby Asukmajaya R. (2023), “PERBANDINGAN DEFLEKSI DAN BERAT TOWER PLTB 24 M DENGAN MENGGUNAKAN PROFIL SIKU DAN PIPA”.https://jurnal.polinema.ac.id/index.php/jos-mrk/article/view/1233
Kandemir, E.C., Mazda, T., Nurui, H. and Miyamoto, H. (2011), “Seismic retrofit of an existing steel arch bridge using viscous damper”, Procedia Engineering, Vol.14,pp.23012306,doi:10.1016/j.proeng.2011.07.290.
Kementrian Pekerjaan umum dan perumahan rakyat (03/SE/M/2016). (2016), Pedoman Penentuan Bridge Load Rating Untuk Jembatan Eksisting.
Rasidi, N., Ningrum, D., Gusman, L. and Jembatan, A. (2017), ANALISIS ALTERNATIF PERLAYANAN JEMBATAN RANGKA BAJA (STUDI KASUS : JEMBARAN RANGKA BAJA SOEKARNO-HATTA MALANG).
} RSNI T-03-2005. (n.d.). Perencanaan Struktur Baja Untuk Jembatan.
Sastrawiria, R.P.P., Murtosidi, I., Irawan, R. and Jaja. (2021), “KERUSAKAN BAHAN DAN ELEMEN JEMBATAN”.
SNI 1725. (2016), Pembebanan Untuk Jembatan Badan Standardisasi Nasional.