Main Article Content

Abstract

Kota Batu memiliki kondisi geografis dan iklim yang mendukung potensi perekonomian dalam segi pertanian dan pariwisata, salah satunya banyak dibangun agrowisata. Demi mendukung agar bisa meningkatkan perekonomian warga, dengan mempermudah akses salah satunya dengan pengembangan jalan lingkar selatan berdasarkan RT-RW Kota Batu ahun 2010-2030 dan merupakan tindak lanjut dari pembangunan Jalur Lingkar Barat (Jalibar) serta bentuk visi misi walikota berdasarkan surat kabar Surya tanggal 13 Oktober 2020. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk merencanakan geometrik jalan lingkar Selatan Kota Batu terutama mulai jalan oro-oro ombo (Abdul Gani Atas) sampai dengan Pesanggrahan, sehingga nantinya mempermudah akses jalan, selain itu kendaraan juga bisa merasa aman dan nyaman ketika melintas. Data yang akan digunakan adalah yaitu peta topografi dan acuan yang digunakan yaitu AASHTO 2011. Pada perencanaan ini penulis membuat 3 alternatif pilihan trase jalan yang nantinya akan dipilih berdasarkan keamanan, kenyamanan, serta paling ekonomis. Dari ke-3 trase penulis memilih alternatif 3 dengan spesifikasi 7 jenis tikungan Spiral – Circle – Spiral, 2 jenis lengkung cekung, dan 2 jenis lengkung cembung.

Keywords

ekonomis, geometrik jalan, perencanaan jalan

Article Details

References

  1. AASHTO,”A Policy on Geometry Designed og Highways and Streets”. Washington DC: Assocoation of State Highway and Transportation Officials, 2011.