Main Article Content

Abstract

Penggunaan limbah kaca pada campuran beton dalam proporsi tertentu diklaim dapat menjadi solusi bagi permasalahan lingkungan yang dihasilkan industri kaca. Namun satu fenomena dapat timbul – reaksi alkali silika – yang memicu keretakan atau kerusakan pada beton yang menggunakan penambahan limbah kaca. Penelitian ini menganalisis reaksi alkali silika yang terjadi pada beton dengan campuran limbah kaca serta menganalisis penambahan kalsium hidroksida pada beton dengan campuran limbah kaca tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana reaksi alkali silika yang terjadi pada campuran beton dengan limbah kaca dan juga untuk mengetahui pengaruh dari penambahan kalsium hidroksida terhadap reaksi alkali silika pada campuran beton dengan limbah kaca. Dalam penelitian ini menggunakan varian penambahan kaca 8% serta penambahan kalsium hidroksida 0%, 5%, 10%, 15% yang kemudian akan dilakukan uji ASTM C 1260 untuk melihat potensi reaksi alkali silika yang terjadi dari beberapa variasi penambahan tersebut. Dari beberapa variasi penambahan yang digunakan, variasi dengan penambahan kalsium hidroksida 15% memiliki nilai ekspansi yang paling rendah dibandingkan dengan variasi penambahan lainnya dengan angka ekspansi yang kurang dari 0,01%. Penambahan kalsium hidroksida pada beton dengan campuran limbah kaca terbukti dapat mengurangi resiko ASR yang terjadi namun harus memperhatikan persentase dari penambahan kalsium hidroksida tersebut. Untuk mengetahui hasil yang lebih maksimal dalam penelitian ini, perlu dilakukan pengujian kandungan yang terdapat dari limbah kaca yang digunakan sebagai bahan campuran pada beton.

Keywords

reaksi alkali silika, kalsium hidroksida, limbah kaca, ASTM C1260

Article Details

References

  1. Abrar, A., Masril, & Dewi, S. (2021). abrar. 1(PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH KACA TERHADAP MUTU FC 14,5 DAN KUAT TEKAN BETON).
  2. Labib, N. M., Setyawan, A., & Sumarsono, A. (2016). ANALISA REAKSI ALKALI SILIKA AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON UNTUK PERKERASAN KAKU YANG TERHADAP AIR LAUT
  3. Muharram, M. F., & Walujodjati, E. (n.d.). Pengaruh Penggunaan FLY ASH sebagai Substitusi Semen dan Limbah Kaca Sebagai Substitusi Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton. https://jurnal.itg.ac.id/
  4. Setiono, K., Christiono, N., & Hardjito, D. (2022). PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN FLY ASH DENGAN BERBAGAI KALSIUM HIDROKSIDA TERHADAP KARAKTERISTIK MORTAR 100% FLY ASH
  5. Kasmuri, M., Ayuningtias, A., Sipil, T., Jakarta, P. N., Prof, J., Siwabessy, G. A., Kukusan, K., & Beji, K. (n.d.). PENGARUH ALKALI SILIKA REAKTIF PASIR TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR RENDAMAN. In Construction and Material Journal. http://jurnal.pnj.ac.id/index.php/cmj
  6. ASTM International. (2002). Standard Test Method for Compressive Strength of Hydraulic Cement Mortars (Using 2-in. or [50-mm] Cube Specimens) (ASTM C 109/C 109M - 02)
  7. ASTM International. (2014). Standard Test Method for Potential Alkali Reactivity of Aggregates (Mortar-Bar Method) (ASTM C 1260– 07)