Main Article Content
Abstract
Keberadaan Indonesia pada zona rawan gempa menyebabkan banyak wilayah berpotensi mengalami fenomena likuifaksi. Likuifaksi tanah adalah hilangnya daya dukung tanah akibat perilaku kegempaan dan kombinasi faktor geoteknik. Dengan demikian, perlu diadakan kajian mengenai topik ini agar dapat membantu insinyur sebagai upaya mitigasi risiko dan pertimbangan desain bangunan. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan analisis potensi likuifaksi pada Jalan Lingkar Utara Lamongan seksi 1. Berdasarkan penelitian yang sudah ada, metode analisis direkomendasikan berdasarkan hasil uji tanah in-situ. Analisis dilakukan pada 9 titik boring-log (SPT) dan 9 titik uji Sondir (CPT) menggunakan perbandingan faktor tegangan siklis dan tahanan tegangan (CSR/CRR), faktor keamanan (FS), dan indeks potensi likuifaksi (LPI). Sebagai contoh dibandingkan hasil analisis pada titik ABT-01 dan titik S-03. Dari analisis diperoleh potensi likuifaksi masing masing pada kedalaman 9-20 meter pada dan kedalaman 5-17 m dengan penilaian LPI diatas 5 yang menunjukkan risiko kebahayaan tinggi. Sedangkan pada titik lain didapti penilaian LPI yang semakin tinggi seiring penambahan magnitudo gempa yang direncanakan. Dengan demikian perlu dilakukan rekayasa geoteknik lanjutan tanah di sekitar wilayah tersebut dalam upaya mitigasi resiko likuifaksi.
Keywords
Article Details
References
- B. M. Das and K. Sobhan, “Priciples of Geotechnical Engineering,” Cengage Learn., p. 819, 2018.
- I. M. Idriss, “SOIL LIQUEFACTION DURING EARTHQUAKES,” Dep. Civ. Environ. Eng. Univ. Calif. Davis, vol. 160, no. 4057, p. 43, 2008, doi: 10.1177/136218079700300202.
- A. M. Achsan, D. Darmawan, and ..., “Kajian Potensi Likuefaksi Di Pulau Jawa Dengan Metode Global Geospatial Liquefaction Model (Gglm),” J. Ilmu Fis. dan …, pp. 17–24, 2022, [Online]. Available: https://journal.student.uny.ac.id/index.php/fisika/article/view/17973%0Ahttps://journal.student.uny.ac.id/index.php/fisika/article/download/17973/17295
- T. W. Buana et al., “Atlas Zona Likuefaksi Indonesia,” 2019.
- M. Irsyam, S. Widiyantoro, and D. H. Natawidjaja, PETA SUMBER DAN BAHAYA GEMPA INDONESIA TAHUN 2017. 2017.
- Badan Standardisasi Nasional, “Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung,” Sni 2847-2019, no. 8, p. 720, 2019.
- D. K. Li, C. Hsein Juang, and R. D. Andrus, “Liquefaction potential index: A critical assessment using probability concept,” J. Geoengin., vol. 1, no. 1, pp. 11–24, 2006, doi: 10.6310/jog.2006.1(1).2.
- R. S. Warman, “Kumpulan Korelasi Parameter Geoteknik Dan Pondasi,” pp. 1–94, 2019.
References
B. M. Das and K. Sobhan, “Priciples of Geotechnical Engineering,” Cengage Learn., p. 819, 2018.
I. M. Idriss, “SOIL LIQUEFACTION DURING EARTHQUAKES,” Dep. Civ. Environ. Eng. Univ. Calif. Davis, vol. 160, no. 4057, p. 43, 2008, doi: 10.1177/136218079700300202.
A. M. Achsan, D. Darmawan, and ..., “Kajian Potensi Likuefaksi Di Pulau Jawa Dengan Metode Global Geospatial Liquefaction Model (Gglm),” J. Ilmu Fis. dan …, pp. 17–24, 2022, [Online]. Available: https://journal.student.uny.ac.id/index.php/fisika/article/view/17973%0Ahttps://journal.student.uny.ac.id/index.php/fisika/article/download/17973/17295
T. W. Buana et al., “Atlas Zona Likuefaksi Indonesia,” 2019.
M. Irsyam, S. Widiyantoro, and D. H. Natawidjaja, PETA SUMBER DAN BAHAYA GEMPA INDONESIA TAHUN 2017. 2017.
Badan Standardisasi Nasional, “Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung,” Sni 2847-2019, no. 8, p. 720, 2019.
D. K. Li, C. Hsein Juang, and R. D. Andrus, “Liquefaction potential index: A critical assessment using probability concept,” J. Geoengin., vol. 1, no. 1, pp. 11–24, 2006, doi: 10.6310/jog.2006.1(1).2.
R. S. Warman, “Kumpulan Korelasi Parameter Geoteknik Dan Pondasi,” pp. 1–94, 2019.