Main Article Content
Abstract
Penelitian ini membahas pengaruh rasio ketidakberaturan horizontal sudut dalam terhadap rencana anggaran biaya struktur atas pada gedung 8 lantai. Analisis dilakukan menggunakan metode response spectrum sesuai SNI 1726:2019 dengan bantuan perangkat lunak ETABS. Model bangunan dibagi menjadi empat tipe, yaitu tipe A, B, C, dan D, berdasarkan rasio ketidakberaturan horizontal sudut dalam. Parameter yang dianalisis meliputi dimensi dan penulangan elemen struktur (kolom dan balok), serta perhitungan rencana anggaran biaya (RAB) yang mencakup pekerjaan bekisting, pembesian, dan pengecoran dengan acuan AHSP Kota Bengkulu 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar rasio ketidakberaturan horizontal sudut dalam, semakin tinggi kebutuhan tulangan dan volume beton yang berdampak pada peningkatan biaya struktur atas. Gedung tipe B dengan rasio ketidakberaturan terbesar memiliki RAB tertinggi sebesar Rp20.718.498.378, meningkat sekitar 5,5% dibandingkan tipe A sebesar Rp19.632.565.078. Sebaliknya, tipe D yang memiliki rasio ketidakberaturan lebih kecil menunjukkan nilai RAB terendah sebesar Rp18.045.921.078. Dengan demikian, ketidakberaturan horizontal sudut dalam berpengaruh langsung terhadap efisiensi struktural dan biaya konstruksi, sehingga perlu dipertimbangkan secara matang pada tahap perencanaan bangunan tahan gempa.
Keywords
Article Details
References
- S. C. R. Simbolon, S. P. Tampubolon, and A. S. Mulyani, “PERFORMANCE ANALYSIS OF HORIZONTAL IRREGULAR BUILDINGS BASED ON RESPONS SPEKCTRUM AND TIME HISTORY METHODE,” Jurnal PenSil, vol. 12, no. 3, pp. 363–374, Sep. 2023, doi: 10.21009/jpensil.v12i3.37850.
- Nurul Hidayati, Hariyadi, and Mukhta Riqi Sab’it Tibaq, “Analisa ketidakberaturan horizontal dan vertikal pada struktur gedung beton bertulang,” PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, vol. 12, no. 2, pp. 235–243, Dec. 2023, doi: 10.22225/pd.12.2.7653.235-243.
- A. R. Özuygur, “Performance-based Seismic Design of an Irregular Tall Building — A Case Study,” Structures, vol. 5, pp. 112–122, Feb. 2016, doi: 10.1016/j.istruc.2015.10.001.
- SNI 2847-2019, “Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan penjelasan.,” 2019.
- SNI 1727-2020, “Beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lain,” 2020.
References
S. C. R. Simbolon, S. P. Tampubolon, and A. S. Mulyani, “PERFORMANCE ANALYSIS OF HORIZONTAL IRREGULAR BUILDINGS BASED ON RESPONS SPEKCTRUM AND TIME HISTORY METHODE,” Jurnal PenSil, vol. 12, no. 3, pp. 363–374, Sep. 2023, doi: 10.21009/jpensil.v12i3.37850.
Nurul Hidayati, Hariyadi, and Mukhta Riqi Sab’it Tibaq, “Analisa ketidakberaturan horizontal dan vertikal pada struktur gedung beton bertulang,” PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, vol. 12, no. 2, pp. 235–243, Dec. 2023, doi: 10.22225/pd.12.2.7653.235-243.
A. R. Özuygur, “Performance-based Seismic Design of an Irregular Tall Building — A Case Study,” Structures, vol. 5, pp. 112–122, Feb. 2016, doi: 10.1016/j.istruc.2015.10.001.
SNI 2847-2019, “Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan penjelasan.,” 2019.
SNI 1727-2020, “Beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lain,” 2020.