Main Article Content

Abstract

Struktur gedung kantor 5 lantai memiliki luas bangunan 7484,4 m2. Struktur gedung terdiri dari pelat lantai, tangga, balok, kolom, sloof, dan pondasi menggunakan beton bertulang menggunakan mutu beton fc’30 Mpa dan dengan mutu BJ-37. Perhitungan struktur beton bertulang mengacu pada SNI-03-2847-2013, dan perhitungan bangunan tahan gempa mengacu pada SNI-03-1726-2019. Dari Perhitungan diperoleh hasil sebagai berikut : Pelat lantai dengan tebal pelat 150mm. digunakan tulangan lapangan dan tumpuan arah x Ø12-150, tulangan tumpuan arah y Ø10-150 , tulangan bagi Ø12-300. Balok 60x100 didapat tulangan tumpuan tarik 10D25 tulangan tekan 5D25, tulangan lapangan tarik 6D25, tulangan lapangan tekan 3D25. Balok 30x60 didapat tulangan tumpuan tarik 6D25 tulangan tekan 3D25, tulangan lapangan tarik 4D25, tulangan lapangan tekan 2D25. Kolom 95/95 digunakan tulangan utama 28D25, Kolom 60/60 digunakan tulangan utama 12D25. Sloof 30x60 didapat tulangan Tumpuan tarik 3D25 tulangan tekan 2D25, tulangan lapangan tarik 3D25, tulangan lapangan tekan 2D25 Pondasi digunakan 6 tiang Diameter 50cm dengan tulangan utama 6D22 tulangan geser D10-335, Pile-cap 2,75m x 4,00m x 0,7m menggunakan tulangan bagian bawah 25D-150, tulangan bagian atas 25D-175.

Keywords

Perencanaan Struktur Atas Beton Bertulang, Struktur Bawah Beton Bertulang

Article Details

References

  1. Asroni, Ali. 2017. ”Kolom Fondasi & Balok T Beton Bertulang”, Graha Ilmu, Yogyakarta
  2. Badan Standarisasi Nasional 2013. SNI 2847-2013. “Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung. Jakarta.
  3. Badan Standarisasi Nasional 2013. SNI 1727-2013. Beban Minimum Untuk Perencanaan Gedung dan Struktur Lain. Jakarta.
  4. Badan Standarisasi Nasional 2019 SNI 1726-2019. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung.
  5. Pamungkas,Anugrah. 2013. ”Desain Pondasi Tahan Gempa”, Andi Offset, Yogyakarta
  6. Setiawan, Agus. 2016. ”Perencanaan Struktur Beton Bertulang”, Erlangga, Jakarta.