Main Article Content

Abstract

Sistem rangka sebagai penahan beban gempa sangat bergantung pada kinerja kolom. Kolom pada gedung bertingkat sangat rentan mengalami kerusakan akibat kombinasi beban lateral gempa dan gravitasi jika kekuatan dan daktilitasnya tidak memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja seismik bangunan gedung bertingkat menggunakan pendekatan Performance Based Seismic Design (PBSD). Metode penelitian meliputi pemodelan struktur bangunan 12 lantai dengan perangkat lunak SAP2000 berdasarkan data eksisting. Analisis dilakukan dengan metode non-linear static pushover analysis mengacu pada  ATC-40. Hasil analisis pushover menunjukkan bahwa struktur mampu mencapai tingkat kinerja immediate occupancy dengan drift ratio sebesar 0,0042 dan memiliki daktilitas yang tinggi (µ=3,123), yang mengindikasikan kemampuan struktur dalam menahan deformasi pascaelastik yang baik. Selain itu juga diperoleh bahwa penulangan terpasang pada elemen balok adalah sebanyak 8-S25 dan 7-S25 untuk daerah sendi plastis dan 5-S25 dan 3-S25 untuk daerah luar sendi plastis, sedangkan pada elemn kolom Sedangkan untuk elemen kolom untuk K1 memerlukan tulangan 42-S25, K2 memerlukan rulangan 34-S25, K3 memerlukan 30-S25 dan untuk K4 memerlukan tulangan 24-S25.  Dengan tulangan geser untuk seluruh variasi berjarak 150 mm dan 100 mm.

Keywords

performance based seismic design pushover analysis perencanaan struktur

Article Details

References

  1. Nandharatunnur, "Analisis Kinerja Seismik Struktur Beton Dengan Metode Pushover," 2023.
  2. E. Banjarnahor, "Analisis Pushover Pada Struktur Gedung Proyek Pembangunan Gedung Kantor UPPD Medan Utara," 2024.
  3. F. Hajezi and K. Karimzadeh, "Dynamic and Nonlinear Static Analysis," in Analysis Procedure for Earthquake Resistant Structure, Singapore, Springer Nature Singapore, 2018, pp. 449-535.
  4. A. Y. Prakosa, "Desain Rekayasa Gempa Berbasis Kinerja Dengan Metode Direct Displacement Based Design," 2018.
  5. Federal Emergency Management Agency (FEMA), FEMA 356: Prestandart and Comentary for The Seismic Rehabilitation of Building, Washington, D. C: American Society of Civil Engineers (ASCE), 2000.
  6. Applied Technology Council (ATC), ATC 40-1: Seismic Evaluation and Retrofit of Concrete Building, California: California Seismic Safety Commission, 1996.
  7. R. Golesorkhi, L. Joseph, R. Klemencic, D. Shook and J. Viise, Performance Based Seismic Design for Tall Building an Output of The CTBUH Performance Based Seismic Design Working Group, Chicago: Council on Tall Building and Urban Habitat, 2017.
  8. Badan Standarisasi Nasional, "SNI 1726-2019 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Nongedung," 2019.
  9. Badan Standarisasi Nasional, "SNI 1727-2020 Beban Desain Minimum dan Kriteria Terkait Untuk Bangunan Gedung," 2020.