Main Article Content

Abstract

Kekeringan dan kurang layaknya kualitas air di Kecamatan Tugu mengakibatkan sulitnya air bersih. Dengan dibangunnya Bendungan Tugu maka terdapat sumber yang dapat dimanfaatkan dalam perencanaan penyediaan jaringan pipa transmisi dan distribusi air bersih di Kecamatan Tugu. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui jumlah penduduk pada tahun rencana, mengetahui kebutuhan air bersih di Kecamatan Tugu pada tahun 2041, menentukan dimensi jaringan pipa transmisi dan distribusi air bersih, dimensi reservoir, merencanakan desain bangunan pengolahan air, menghitung Rencana Anggaran Biaya. Data yang dibutuhkan seperti peta kontur untuk merancang skema jaringan pipa yang akan dibuat, data jumlah penduduk untuk memproyeksikan jumlah penduduk pada 20 tahun yang akan mendatang, dan data debit sumber air untuk menghitung kecukupan sumber. Hasil kajian menunjukkan jumlah penduduk pada tahun 2041 sebanyak 92443 jiwa, debit kebutuhan air bersih 0,1166 m3/detik, pipa transmisi dan distribusi menggunakan pipa HDPE, pipa sepanjang 34.234,63 m dengan Ø14 inch sepanjang 1.341,73 m, Ø12 inch sepanjang 8.457,81 m, Ø10 inch sepanjang 12.221,58 m, Ø9 inch sepanjang 6.736,05 m, Ø8 inch sepanjang 2039,26 m, Ø5 inch sepanjang 1.866,45 m, Ø2 inch sepanjang 1.571,75 m. Biaya yang diperlukan adalah Rp23.432.257.000,00.

Keywords

perencanaan, jaringan pipa, kebutuhan air, pengolahan air

Article Details

References

  1. Ditjen Cipta Karya, Departemen Pekerjaan Umum tentang pengembangan SPAM. 2000.
  2. Triatmodjo, Bambang 2015. Hidrologi Terapan. Yogyakarta
  3. https://tanahair.indonesia.go.id/