Main Article Content
Abstract
Purpose: This study aims to explore the meaning of accountability in the ‘Kasada’ traditional ceremony of the Tengger people.
Method: This study employs a qualitative approach within an interpretive paradigm, utilizing the transcendental phenomenology method.
Results: Accountability in the financial management of the 'Kasada' traditional ceremony is interpreted as a responsibility for life that encompasses four dimensions: spiritual, economic, social, and ecological accountability.
Novelty: This research develops the "Accountability Tetralogy" concept, framed by the values of "Tigo Weningan," as an accountability model rooted in local cultural wisdom.
Contribution: This research contributes to the development of accounting based on local wisdom, grounded in the preservation of the cultural values of Indonesia's indigenous communities.
Tetralogi Akuntabilitas dalam Upacara Adat ‘Kasada’
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna akuntabilitas dalam upacara adat ‘Kasada’ pada masyarakat Tengger.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam paradigma interpretatif, dengan menerapkan metode fenomenologi transendental.
Hasil: Akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan upacara adat ‘Kasada’ dimaknai sebagai tanggung jawab atas kehidupan yang mencakup empat dimensi: akuntabilitas spiritual, ekonomi, sosial, dan ekologis.
Kebaruan: Penelitian ini mengembangkan konsep "Tetralogi Akuntabilitas" yang dibingkai oleh nilai-nilai "Tigo Weningan" sebagai model akuntabilitas yang berakar pada kearifan budaya lokal.
Kontribusi: Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan akuntansi berbasis kearifan lokal yang berlandaskan pada pelestarian nilai-nilai budaya masyarakat adat di Indonesia.
Keywords
Article Details
Copyright (c) 2026 Alvin Kurniawan, Achdiar Redy Setiawan, Hanif Abdurahman Siswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- C. G. B. Putra and N. K. Muliati, “Spirit Kearifan Lokal Bali dalam Akuntabilitas Desa Adat,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 11, no. 3, Dec. 2020, doi: 10.21776/ub.jamal.2020.11.3.32.
- S. Z. Ilyas, A. Sopanah, D. Anggarani, and K. Hasan, “Mengungkap Praktik Akuntansi Budaya dalam Upacara Adat Pelantikan Orang Kay Suku Kei Maluku,” Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, vol. 7, no. 3, pp. 1999–2009, Jul. 2023, doi: 10.33395/owner.v7i3.1518.
- A. Riduwan and A. Andayani, “Peran Akuntansi dalam Pertanggungjawaban Sosio-Ekologi,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 9, no. 2, Aug. 2018, doi: 10.18202/jamal.2018.04.9012.
- S. O. Ajibolade and C. S. Oboh, “A Critical Examination of Government Budgeting and Public Funds Management in Nigeria,” International Journal of Public Leadership, vol. 13, no. 4, pp. 218–242, Dec. 2017, doi: 10.1108/IJPL-11-2016-0045.
- Bakhtiar, “Accountability and Transparency in Financial Management of Village Fund Allocations in Achieving Good Governance,” ATESTASI: Jurnal Ilmiah Akuntansi, vol. 4, no. 2, pp. 230–245, Jul. 2021, doi: 10.33096/atestasi.v4i2.824.
- Mardiasmo, Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi, 2009.
- S. Tanasal, F. Randa, and S. Ng, “Akuntabilitas Berbasis Mettā dan Kamma,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 10, no. 3, Dec. 2019, doi: 10.21776/ub.jamal.2019.10.3.26.
- S. Paranoan, “Akuntabilitas dalam Upacara Adat Pemakaman,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 6, no. 2, Aug. 2015, doi: 10.18202/jamal.2015.08.6017.
- M. A. Thalib, “O Nga:Laa sebagai Wujud Akuntabilitas Biaya Pernikahan Gorontalo,” Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen, vol. 5, no. 1, Mar. 2021, doi: 10.33795/jraam.v5i1.011.
- N. Paranoan, E. Pasanda, M. L. Bandhaso, A. Paranoan, and C. A. Palalangan, “Accountability of Mantaa Duku’ in the Toraja Community,” Jurnal Ilmiah Akuntansi, vol. 9, no. 1, pp. 22–34, Jun. 2024, doi: 10.23887/jia.v9i1.51436.
- I. G. A. Purnamawati, “Dimensi Akuntabilitas dan Pengungkapan pada Tradisi Nampah Batu,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 9, no. 2, Aug. 2018, doi: 10.18202/jamal.2018.04.9019.
- N. Hyndman and D. McConville, “Trust and Accountability in UK Charities: Exploring the Virtuous Circle,” The British Accounting Review, vol. 50, no. 2, pp. 227–237, Feb. 2018, doi: 10.1016/j.bar.2017.09.004.
- S. O’Leary, “Grassroots Accountability Promises in Rights-Based Approaches to Development: The Role of Transformative Monitoring and Evaluation in NGOs,” Accounting, Organizations and Society, vol. 63, pp. 21–41, Nov. 2017, doi: 10.1016/j.aos.2016.06.002.
- M. I. H. Kamaruddin and S. Md Auzair, “Accountability in Malaysian Islamic Social Enterprises (ISEs): Stakeholder Versus Management Perspectives,” International Journal of Banking and Finance, no. Number 2, Jul. 2020, doi: 10.32890/ijbf2020.15.2.3.
- E. Z. Nasyi’ah, I. Triyuwono, A. Djamhuri, and A. Ghofar, “A Critical Review of Accountability from the Islamic Perspective: Phenomena, Position, and Alignment of Methodology,” The International Journal of Accounting and Business Society, vol. 30, no. 2, pp. 307–317, Aug. 2022, doi: 10.21776/ijabs.2022.30.2.652.
- F. Randa and F. Daromes, “Transformasi Nilai Budaya Lokal dalam Membangun Akuntabilitas Sektor Publik,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 5, no. 3, Dec. 2014, doi: 10.18202/jamal.2014.12.5035.
- M. Sutisna, D. J. Hidayat, M. A. Sudrajat, R. Ramdani, and M. Malik, “Eksistensi Pikukuh Adat sebagai Kontrol Sosial pada Masyarakat Baduy di Desa Kanekes,” Jurnal Citizenship Virtues, vol. 3, no. 2, pp. 600–606, Oct. 2023, doi: 10.37640/jcv.v3i2.1880.
- A. D. Mulawarman, “Accounting, Agriculture, and War,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 11, no. 1, Apr. 2020, doi: 10.21776/ub.jamal.2020.11.1.01.
- Y. A. Dewi and A. Sokarina, “The Meaning of Cultural Accounting in the Peraq Api Tradition: Ethnographic Study in Lombok,” Formosa Journal of Multidisciplinary Research, vol. 3, no. 7, pp. 2683–2704, Jul. 2024, doi: 10.55927/fjmr.v3i7.10220.
- M. Pongsapan and L. Purwanti, “Accountability of Tomangrara Banua Ceremony,” The International Journal of Accounting and Business Society , vol. 30, no. 2, pp. 337–352, 2022.
- N. M. D. Rina, I. K. Sujana, I. P. Sudana, and I. G. A. Wirajaya, “Accountability of Tri Hita Karana’s Cultural Perspective in Socio-religious Organization,” JIAB: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, vol. 17, no. 2, pp. 298–312, 2022.
- F. N. Khairin, A. R. Pratiwi, and S. Syah, “Construction Accountability Kwangkay,” JRABA: Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Airlangga, vol. 8, no. 1, pp. 1488–1504, 2023.
- M. Anas, “Telaah Metafisik Upacara Kasada, Mitos dan Kearifan Hidup dalam Masyarakat Tengger,” Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, vol. 7, no. 1, pp. 21–52, 2013.
- S. A. A. Rahmawati and E. F. Andalas, “Asal Usul Upacara Yadnya Kasada sebagai Dasar Kehidupan Kebudayaan Masyarakat Tengger Probolinggo,” Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, pp. 110–120, 2023.
- F. N. I. Dewi, Sopanah, and K. Hasan, “Mengungkap Akuntansi Budaya atas Pembiayaan Ritual Upacara Adat Kasada Suku Tengger Bromo Semeru,” Proceeding of National Conference on Accounting & Finance, vol. 4, pp. 407–413, 2022.
- A. E. Sejati, S. Sumarmi, I. K. Astina, S. Susilo, and E. Kurniawati, “The Environmental Conservation Value of Tengger Tribe’s Traditional Ceremony in Supporting the Mount Bromo Tourism Area,” GeoJournal of Tourism and Geosites, vol. 46, no. 1, pp. 315–326, Mar. 2023, doi: 10.30892/gtg.46135-1029.
- A. Zurohman, B. Bahrudin, and F. Risqiyah, “Nilai Budaya Lokal pada Upacara Kasada dalam Upaya Pelestarian Kebudayaan Masyarakat Suku Tengger Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo,” Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter, vol. 5, no. 1, pp. 27–32, 2022.
- M. I. Meidinata, “Konsep Manusia dalam Budaya Yadnya Kasada di Gunung Bromo (Kajian dalam Perspektif Laudato si art. 84-88),” Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, vol. 11, no. 3, pp. 50–70, 2021.
- E. K. Ratih and A. Juwariyah, “Konstruksi Sosial Upacara Adat Karo Suku Tengger di Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan,” Jurnal Analisa Sosiologi, vol. 9, no. 2, pp. 526–550, Oct. 2020, doi: 10.20961/jas.v9i2.42103.
- S. Sukmawan and N. Alifah, “Harmonisasi Manusia dengan Alam dan Ekologi: Kajian atas Budaya Tamping di Masyarakat Tengger,” Jurnal Kawistara, vol. 14, no. 2, pp. 186–197, 2024.
- N. H. Pramita, S. Indriyani, and L. Hakim, “Etnobotani Upacara Kasada Masyarakat Tengger, di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang,” Journal of Indonesian Tourism and Development Studies , vol. 1, no. 2, pp. 52–61, 2013.
- R. N. Widiastutik, “Makna Hutang dan Pengelolaan Keuangan dalam Upacara Adat: Kajian tentang Persembahan Spiritual pada Upacara Kasada di Tengger,” Jurnal Ekonomika, vol. 16, no. 2, pp. 319–331, 2025.
- G. Burrel and G. Morgan, Sociological Paradigma and Organisational Analysis, First Edition. USA: Athenaeum Press Ltd, 1979.
- A. Kamayanti, Metodologi Penelitian Kualitatif Akuntansi, Edisi Revisi. Malang: Penerbit Peneleh, 2021.
- G. S. Imron, R. Hidayat, and S. Alliyah, “Pengaruh Kinerja Keuangan dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan dengan Corporate Sosial Responsibility dan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi,” Potensio, vol. 18, no. 2, pp. 82–93, 2013.
- V. Joannides, “Accounterability and the Problematics of Accountability,” Critical Perspectives on Accounting, vol. 23, no. 3, pp. 244–257, Apr. 2012, doi: 10.1016/j.cpa.2011.12.008.
- M. I. Junjunan, M. M. Asegaf, and Moh. Takwil, “Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas, dan IGCG terhadap Tingkat Kepercayaan Muzakki di Lembaga Amil Zakat Dompet Amanah Umat,” Akuntansi : Jurnal Akuntansi Integratif, vol. 6, no. 2, pp. 112–125, Oct. 2020, doi: 10.29080/jai.v6i2.289.
References
C. G. B. Putra and N. K. Muliati, “Spirit Kearifan Lokal Bali dalam Akuntabilitas Desa Adat,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 11, no. 3, Dec. 2020, doi: 10.21776/ub.jamal.2020.11.3.32.
S. Z. Ilyas, A. Sopanah, D. Anggarani, and K. Hasan, “Mengungkap Praktik Akuntansi Budaya dalam Upacara Adat Pelantikan Orang Kay Suku Kei Maluku,” Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, vol. 7, no. 3, pp. 1999–2009, Jul. 2023, doi: 10.33395/owner.v7i3.1518.
A. Riduwan and A. Andayani, “Peran Akuntansi dalam Pertanggungjawaban Sosio-Ekologi,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 9, no. 2, Aug. 2018, doi: 10.18202/jamal.2018.04.9012.
S. O. Ajibolade and C. S. Oboh, “A Critical Examination of Government Budgeting and Public Funds Management in Nigeria,” International Journal of Public Leadership, vol. 13, no. 4, pp. 218–242, Dec. 2017, doi: 10.1108/IJPL-11-2016-0045.
Bakhtiar, “Accountability and Transparency in Financial Management of Village Fund Allocations in Achieving Good Governance,” ATESTASI: Jurnal Ilmiah Akuntansi, vol. 4, no. 2, pp. 230–245, Jul. 2021, doi: 10.33096/atestasi.v4i2.824.
Mardiasmo, Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi, 2009.
S. Tanasal, F. Randa, and S. Ng, “Akuntabilitas Berbasis Mettā dan Kamma,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 10, no. 3, Dec. 2019, doi: 10.21776/ub.jamal.2019.10.3.26.
S. Paranoan, “Akuntabilitas dalam Upacara Adat Pemakaman,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 6, no. 2, Aug. 2015, doi: 10.18202/jamal.2015.08.6017.
M. A. Thalib, “O Nga:Laa sebagai Wujud Akuntabilitas Biaya Pernikahan Gorontalo,” Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen, vol. 5, no. 1, Mar. 2021, doi: 10.33795/jraam.v5i1.011.
N. Paranoan, E. Pasanda, M. L. Bandhaso, A. Paranoan, and C. A. Palalangan, “Accountability of Mantaa Duku’ in the Toraja Community,” Jurnal Ilmiah Akuntansi, vol. 9, no. 1, pp. 22–34, Jun. 2024, doi: 10.23887/jia.v9i1.51436.
I. G. A. Purnamawati, “Dimensi Akuntabilitas dan Pengungkapan pada Tradisi Nampah Batu,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 9, no. 2, Aug. 2018, doi: 10.18202/jamal.2018.04.9019.
N. Hyndman and D. McConville, “Trust and Accountability in UK Charities: Exploring the Virtuous Circle,” The British Accounting Review, vol. 50, no. 2, pp. 227–237, Feb. 2018, doi: 10.1016/j.bar.2017.09.004.
S. O’Leary, “Grassroots Accountability Promises in Rights-Based Approaches to Development: The Role of Transformative Monitoring and Evaluation in NGOs,” Accounting, Organizations and Society, vol. 63, pp. 21–41, Nov. 2017, doi: 10.1016/j.aos.2016.06.002.
M. I. H. Kamaruddin and S. Md Auzair, “Accountability in Malaysian Islamic Social Enterprises (ISEs): Stakeholder Versus Management Perspectives,” International Journal of Banking and Finance, no. Number 2, Jul. 2020, doi: 10.32890/ijbf2020.15.2.3.
E. Z. Nasyi’ah, I. Triyuwono, A. Djamhuri, and A. Ghofar, “A Critical Review of Accountability from the Islamic Perspective: Phenomena, Position, and Alignment of Methodology,” The International Journal of Accounting and Business Society, vol. 30, no. 2, pp. 307–317, Aug. 2022, doi: 10.21776/ijabs.2022.30.2.652.
F. Randa and F. Daromes, “Transformasi Nilai Budaya Lokal dalam Membangun Akuntabilitas Sektor Publik,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 5, no. 3, Dec. 2014, doi: 10.18202/jamal.2014.12.5035.
M. Sutisna, D. J. Hidayat, M. A. Sudrajat, R. Ramdani, and M. Malik, “Eksistensi Pikukuh Adat sebagai Kontrol Sosial pada Masyarakat Baduy di Desa Kanekes,” Jurnal Citizenship Virtues, vol. 3, no. 2, pp. 600–606, Oct. 2023, doi: 10.37640/jcv.v3i2.1880.
A. D. Mulawarman, “Accounting, Agriculture, and War,” Jurnal Akuntansi Multiparadigma, vol. 11, no. 1, Apr. 2020, doi: 10.21776/ub.jamal.2020.11.1.01.
Y. A. Dewi and A. Sokarina, “The Meaning of Cultural Accounting in the Peraq Api Tradition: Ethnographic Study in Lombok,” Formosa Journal of Multidisciplinary Research, vol. 3, no. 7, pp. 2683–2704, Jul. 2024, doi: 10.55927/fjmr.v3i7.10220.
M. Pongsapan and L. Purwanti, “Accountability of Tomangrara Banua Ceremony,” The International Journal of Accounting and Business Society , vol. 30, no. 2, pp. 337–352, 2022.
N. M. D. Rina, I. K. Sujana, I. P. Sudana, and I. G. A. Wirajaya, “Accountability of Tri Hita Karana’s Cultural Perspective in Socio-religious Organization,” JIAB: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, vol. 17, no. 2, pp. 298–312, 2022.
F. N. Khairin, A. R. Pratiwi, and S. Syah, “Construction Accountability Kwangkay,” JRABA: Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Airlangga, vol. 8, no. 1, pp. 1488–1504, 2023.
M. Anas, “Telaah Metafisik Upacara Kasada, Mitos dan Kearifan Hidup dalam Masyarakat Tengger,” Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, vol. 7, no. 1, pp. 21–52, 2013.
S. A. A. Rahmawati and E. F. Andalas, “Asal Usul Upacara Yadnya Kasada sebagai Dasar Kehidupan Kebudayaan Masyarakat Tengger Probolinggo,” Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, pp. 110–120, 2023.
F. N. I. Dewi, Sopanah, and K. Hasan, “Mengungkap Akuntansi Budaya atas Pembiayaan Ritual Upacara Adat Kasada Suku Tengger Bromo Semeru,” Proceeding of National Conference on Accounting & Finance, vol. 4, pp. 407–413, 2022.
A. E. Sejati, S. Sumarmi, I. K. Astina, S. Susilo, and E. Kurniawati, “The Environmental Conservation Value of Tengger Tribe’s Traditional Ceremony in Supporting the Mount Bromo Tourism Area,” GeoJournal of Tourism and Geosites, vol. 46, no. 1, pp. 315–326, Mar. 2023, doi: 10.30892/gtg.46135-1029.
A. Zurohman, B. Bahrudin, and F. Risqiyah, “Nilai Budaya Lokal pada Upacara Kasada dalam Upaya Pelestarian Kebudayaan Masyarakat Suku Tengger Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo,” Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter, vol. 5, no. 1, pp. 27–32, 2022.
M. I. Meidinata, “Konsep Manusia dalam Budaya Yadnya Kasada di Gunung Bromo (Kajian dalam Perspektif Laudato si art. 84-88),” Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, vol. 11, no. 3, pp. 50–70, 2021.
E. K. Ratih and A. Juwariyah, “Konstruksi Sosial Upacara Adat Karo Suku Tengger di Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan,” Jurnal Analisa Sosiologi, vol. 9, no. 2, pp. 526–550, Oct. 2020, doi: 10.20961/jas.v9i2.42103.
S. Sukmawan and N. Alifah, “Harmonisasi Manusia dengan Alam dan Ekologi: Kajian atas Budaya Tamping di Masyarakat Tengger,” Jurnal Kawistara, vol. 14, no. 2, pp. 186–197, 2024.
N. H. Pramita, S. Indriyani, and L. Hakim, “Etnobotani Upacara Kasada Masyarakat Tengger, di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang,” Journal of Indonesian Tourism and Development Studies , vol. 1, no. 2, pp. 52–61, 2013.
R. N. Widiastutik, “Makna Hutang dan Pengelolaan Keuangan dalam Upacara Adat: Kajian tentang Persembahan Spiritual pada Upacara Kasada di Tengger,” Jurnal Ekonomika, vol. 16, no. 2, pp. 319–331, 2025.
G. Burrel and G. Morgan, Sociological Paradigma and Organisational Analysis, First Edition. USA: Athenaeum Press Ltd, 1979.
A. Kamayanti, Metodologi Penelitian Kualitatif Akuntansi, Edisi Revisi. Malang: Penerbit Peneleh, 2021.
G. S. Imron, R. Hidayat, and S. Alliyah, “Pengaruh Kinerja Keuangan dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan dengan Corporate Sosial Responsibility dan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi,” Potensio, vol. 18, no. 2, pp. 82–93, 2013.
V. Joannides, “Accounterability and the Problematics of Accountability,” Critical Perspectives on Accounting, vol. 23, no. 3, pp. 244–257, Apr. 2012, doi: 10.1016/j.cpa.2011.12.008.
M. I. Junjunan, M. M. Asegaf, and Moh. Takwil, “Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas, dan IGCG terhadap Tingkat Kepercayaan Muzakki di Lembaga Amil Zakat Dompet Amanah Umat,” Akuntansi : Jurnal Akuntansi Integratif, vol. 6, no. 2, pp. 112–125, Oct. 2020, doi: 10.29080/jai.v6i2.289.
