STUDI PENGARUH PENAMBAHAN ASAM SITRAT DAN WAKTU PENGADUKAN PADA GETAH PINUS TERHADAP KUALITAS GUM ROSIN

Authors

  • Nasya Pingki Febriani Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Asalil Mustain Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Desta E.D. Prasetya PT Inhutani V unit Industri Trenggalek Klampisan Surodakan, Kab. Trenggalek 66381, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33795/distilat.v12i2.7197

Keywords:

asam sitrat, gum rosin, waktu pengadukan

Abstract

PT Inhutani V Unit Industri Trenggalek merupakan salah satu industri penghasil gum rosin berbahan baku getah pinus merkusii, yang sebagai komoditas ekspor Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gum rosin melalui variasi konsentrasi asam sitrat dan waktu pengadukan pada proses pencucian getah, dengan menggunakan konsentrasi asam sitrat terbaik sebagai acuan. Pengujian dilakukan untuk menganalisis pengaruh kedua variabel terhadap mutu produk berdasarkan parameter warna (colour), bilangan asam (acid value), titik lunak (softening point / melting point), dan komponen tidak menguap (non-volatile). Proses diawali dengan pencucian getah menggunakan asam oksalat dan variasi konsentrasi asam sitrat 4%; 6%; dan 8% terhadap massa getah, serta waktu pengadukan selama 15; 30; dan 45 menit, yang menghasilkan Oleo Pine Resin (OPR). OPR kemudian dilakukan distilasi untuk memperoleh gum rosin, yang selanjutnya diuji parameter kualitas. Hasil penelitian meunjukkan bahwa kondisi terbaik diperoleh pada konsentrasi asam sitrat 6% dengan waktu pengadukan selama 15 menit, menghasilkan titik lunak (softening point / melting point) sebesar 83℃ dan komponen tidak menguap (non-volatile) mencapai 98,6%.

References

M. Irwan dan Y. Ratnaningsih, “Keanekaragaman Jenis dan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKM) Desa Girimadia Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat),” Jurnal Silva Samalas, vol. 1, no. 1, hal. 9, 2018.

P. Feronia, Desyanti, dan Susilastri, “Potensi dan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Hutan Pendidikan Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat,” STROFOR Jurnal, vol. 05, no. 02, hal. 727–735, 2021.

Priyosetyoko, “Pengujian Mutu Gondorukem Sesuai SNI 7636: 2011,” WordPress, Tersedia pada: https://priyosetyoko.wordpress.com, Diakses pada 11 April 2026

Y. Deviyanti, S. Rulianah, dan T. B. Santoso, “Pengaruh Konsentrasi Asam Askorbat pada Proses Pembuatan Gum Rosin,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 10, no. 1, hal. 197–204, 2024.

Badan Standar Nasional, “Gondorukem SNI 7636:2010,” 2010.

W. Aprillia, S. Wahyuningsih, H. Dewajani, dan D. Prasetya, “Pengaruh Konsentrasi Terpentin Pada Proses s Pemurnian Getah Pinus (P. merkusii) Terhadap Kualitas Gum Rosin,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 10, no. 9, hal. 902–914, 2024.

S. Rusmalina, “Penentuan Kualitas Minyak Goreng Berdasarkan pada Nilai Asam Lemak Bebas,” Jurnal Geej, vol. 7, no. 2, hal. 53–57, 2020.

A. S. Fitri dan Y. A. N. Fitriana, “Analisis Angka Asam pada Minyak Goreng dan Minyak Zaitun,” Sainteks, vol. 16, no. 2, hal. 115–119, 2020.

M. Sakaino, T. Sano, S. Kato, N. Shimizu, J. Ito, H. Rahmania, J. Imagi dan K. Nakagawa, “Carboxylic acids derived from triacylglycerols that contribute to the increase in acid value during the thermal oxidation of oils,” Scientific Reports., vol. 12, no. 1, hal. 1–9, 2022.

F. Shufa, “Studi Ratio Mol Gum Rosin / Asam Fumarat dan Konsentrasi Katalis p-Toluene Sulfonic Acid (PTSA) pada Esterifikasi Fumaric Modified Rosin Ester,” Skripsi, Universitas Negeri Semarang, 2020.

I. Tümen dan M. Reunanen, “A comparative study on turpentine oils of oleoresins of Pinus sylvestris L. from three districts of Denizli,” Records of Natural Products, vol. 4, no. 4, hal. 224–229, 2010.

A. Sukarno, “Physical Properties of Turpentine and Gum Rosin Pinus merkusii Jungh et de Vriese Tapped Oleoresin by Borehole Method,” Journal of Experimental Life Sciences., vol. 8, no. 1, hal. 43–46, 2018.

R. A. N. Hidayat, S. Nugroho, H. Dewajani, dan A. Yuni, “Peningkatan Kualitas Gondorukem Dengan Penambahan Chelating Agent Dan Adsorben Pada Proses Pengolahan Getah Karet (Pinus Merkusii) di PT Perhutani Anugerah Kimia,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 7, no. 2, hal. 390–399, 2023.

Yustinah dan Rosdiana, “Pengaruh Konsentrasi Asam Sitrat Terhadap Penurunan Bilangan Asam dan Kepekatan Warna Minyak Jelantah Melalui Proses Adsorpsi,” vol. 3, no. 1, hal. 27–36, 2024.

M. Khadafi, I. Rostika, dan T. Hidayat, “Pengolahan Gondorukem Menjadi Bahan Pendarihan Sebagai Aditif pada Pembuatan Kertas,” Jurnal Selulosa, vol. 4, no. 01, 2016.

Additional Files

Published

2026-06-30

How to Cite

Febriani, N. P., Mustain, A., & Prasetya, D. E. (2026). STUDI PENGARUH PENAMBAHAN ASAM SITRAT DAN WAKTU PENGADUKAN PADA GETAH PINUS TERHADAP KUALITAS GUM ROSIN. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 12(2), 289–297. https://doi.org/10.33795/distilat.v12i2.7197

Issue

Section

Articles