EVALUASI KINERJA ALAT ROTARY DRYER M-302 PADA UNIT ZA I DEPARTEMEN PRODUKSI IA PT PETROKIMIA GRESIK

Authors

  • Farahazza Nur Fadia Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Ferlita Novemia Agustina Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Yanty Maryanty Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Denni Riesa Anggriawan PT Petrokimia Gresik, Jl. Jendral Ahmad Yani, Ds. Ngipik, Kec. Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61119, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33795/distilat.v12i3.7338

Keywords:

efisiensi termal, neraca massa, neraca panas, pupuk ZA, rotary dryer

Abstract

PT Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk terkemuka di Indonesia memiliki komitmen untuk menjaga kualitas produk melalui optimalisasi peralatan produksi, salah satunya adalah rotary dryer M-302 pada Unit ZA I, Departemen Produksi IA. Rotary dryer berfungsi mengeringkan pupuk ZA (Zwavelzure Ammoniak) yang keluar dari sentrifuge dengan menurunkan kadar air produk dari maksimum 2% menjadi maksimum 1%. Tujuan dari studi ini adalah untuk menilai kinerja unit Rotary Dryer M-302 berdasarkan evaluasi neraca massa dan energi, serta menentukan efisiensi termal dari sistem pengeringan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif dengan mengevaluasi suhu inlet dan outlet ZA, suhu inlet dan outlet udara panas, kadar air produk, kapasitas produksi, dan konsumsi energi. Proses pengeringan menggunakan udara panas bersuhu 130,86°C dengan laju alir 12.151,46 kg/jam yang mampu menurunkan kadar air produk sebesar 0,43%. Hasil perhitungan neraca massa menunjukkan total massa masuk dan keluar sistem masing-masing sebesar 41.276,46 kg/jam sehingga memenuhi prinsip kekekalan massa. Perhitungan neraca energi menunjukkan panas masuk sebesar 3.902.402,50 kJ/jam, panas keluar sebesar 3.181.522,63 kJ/jam, dan kehilangan panas (heat loss) sebesar 720.879,87 kJ/jam. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, efisiensi termal rotary dryer M-302 diperoleh sebesar 81,53%. Nilai ini menunjukkan bahwa sebagian besar energi panas telah dimanfaatkan secara efektif dalam proses pengeringan, meskipun masih terdapat kehilangan panas yang cukup signifikan. Oleh karena itu, diperlukan pemeliharaan preventif dan peningkatan peralatan untuk meningkatkan efisiensi operasional.

References

S. Supandji, M. Muharram, V. G. Agusty, dan L. Yuliana, “Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Za terhadap Pertumbuhan Awal Tanaman Tebu (Saccharum officinarum) Varietas PS 80-148,” Agrotrop : Journal on Agriculture Science, vol. 14, no. 1, hal. 126, 2024.

S. Bahri, B. R. Juanda, dan H. Maulida, “Pengaruh Jenis Biochar dan Pupuk ZA terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.),” Jurnal Penelitian, 2018.

D. F. Simatupang, Y. Yunianto, dan E. D. W. Sihaloho, “Analisa Kebutuhan Batu Bara pada Unit Dryer dalam Pengeringan Pupuk NPK di PT AGS Medan,” CHEESA: Chemical Engineering Research Articles, vol. 4, no. 1, hal. 11, 2021.

F. J. Gómez-de la Cruz, A. Palomar-Torres, J. M. Palomar-Carnicero, dan F. Cruz-Peragón, “Energy and Exergy Analysis During Drying in Rotary Dryers from Finite Control Volumes: Applications to The Drying Of Olive Stone,” Applied Thermal Engineering, vol. 200, 2022.

Z. N. A. C. Rohmah dan O. Setiawan, “Analisis Neraca Massa Pada Alat Centrifuge dan Rotary Dryer ZA I Bagian Produksi IA PT. Petrokimia Gresik Analysis of Mass Balance in Centrifuge and Rotary Dryer ZA I Production Department IA PT. Petrokimia Gresik,” 2023.

S. Yuliati dkk., “Unjuk Kerja Rotary Dryer pada Proses Pengeringan Biji Kopi,” Jurnal Kinetika, vol. 9, no. 03, 2018.

A. R. Vargas dkk., “Performance Evaluation of A Flighted Rotary Dryer for Lateritic Ore in Concurrent Configuration,” Heliyon, vol. 9, no. 11, 2023.

A. Sagitha Putri, H. Alkindi, F. Teknik dan Sains, dan U. Ibn Khaldun Bogor, “Analisa Perhitungan Kesetimbangan Massa Dan Kalor Pada Unit Rotary Dryer,” vol. 4, no. 3, 2022.

A. Septiaji dkk., “Evaluasi Kinerja Rotary Dryer pada Industri Pupuk NPK dengan Kapasitas 800 Ton/Hari,” vol. 6, no. 2, hal. 82–88, 2019.

A. Mustafa, “Analisis Proses Pembuatan Pati Ubi Kayu (Tapioka) Berbasis Neraca Massa,” 2015.

“Unit-Operations-of-Chemical-Engineering-5th-Ed-McCabe-and-Smith”.

G. Fauziah Marintika, L. Cundari, dan F. H. Kurniawan, “Proses Pengeringan NPK berdasarkan Evaluasi Rotary Dryer dan Kadar Air NPK di PT Petrokimia Gresik,” Jurnal Rekayasa Mesin, vol. 14, no. 1, hal. 273–289, 2023.

Z. N. A. C. Rohmah dan O. Setiawan, “Analisis Neraca Massa Pada Alat Centrifuge dan Rotary Dryer ZA I Bagian Produksi IA PT. Petrokimia Gresik Analysis of Mass Balance in Centrifuge and Rotary Dryer ZA I Production Department IA PT. Petrokimia Gresik,” 2023.

N. Tumbel, B. Pojoh, S. Manurung, B. Riset, D. Standardisasi, dan I. Manado, “Rekayasa Alat Pengering Jagung Sistem Rotary Design of Multipurpose Dryer Using Rotary System,” 2016.

“Badan Standarisasi Nasional, Pupuk Amonium Sulfat: Komposisi, Spesifikasi, dan Persyaratan Mutu, SNI 02-1760-2005.”

C. S. P. J. R. Ż. A. Mujumdar, “Drying of Coated Webs,” dalam Handbook of Industrial Drying, CRC Press, 2014, hal. 947–966.

K. P. Saragih dan T. Hutabarat, “Perhitungan Neraca Massa dan Energi pada Proses Pelumatan Fruit di Unit Digester PT Socfin Indonesia Perkebunan Tanah Gambus,” 2023.

R. Sugiharto dkk., “Tinjauan Neraca Massa Pada Proses Pengomposan Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Penambahan Air Limbah Pabrik Kelapa Sawit,” 2016.

Y. Zefanya Yusuf, D. Hermanuadi, T. R. Pangan, T. Pertanian, dan N. Jember, “Perhitungan Neraca Massa Dan Energi Proses Pengolahan Tepung Pisang Kepok Calculation of Mass and Energy Balance of Kepok Banana Flour Process,” JOFE : Journal of Food Engineering | E-ISSN, vol. 4, no. 1, hal. 18–27, 2025.

A. I. Dewantoro dan S. H. Putri, “Evaluasi Kehilangan Bahan selama Proses Produksi Gondorukem Berdasarkan Analisis Neraca Massa,” METANA, vol. 18, no. 1, hal. 29–38, 2022.

D. R. Ferbriyana dan Safaruddin, “Perhitungan Neraca Massa, Neraca Panas dan Efisiensi pada Rotary Kiln PT Semen Baturaja (Persero) TBK,” 2022.

D. G. Urbano, A. Aquino, dan F. Scrucca, “Energy Performance, Environmental Impacts and Costs of a Drying System: Life Cycle Analysis of Conventional and Heat Recovery Scenarios,” Energies (Basel), vol. 16, no. 3, 2023.

K. Syska dan R. Ropiudin, “Perpindahan Panas pada Pengering Tipe Drum Berputar pada Kondisi Tanpa Beban,” Agroteknika, vol. 3, no. 1, hal. 1–15, 2020.

FEECO International, “The FEECO Process Systems Engineering & Manufacturing Handbook.”

A. Zikri dkk., “Uji Kinerja Rotary Dryer berdasarkan Efisiensi Termal Pengering Serbuk Kayu Untuk Pembuatan Biopelet,” 2015.

Additional Files

Published

30-09-2026

How to Cite

Fadia, F. N., Agustina, F. N., Maryanty, Y., & Anggriawan , D. R. (2026). EVALUASI KINERJA ALAT ROTARY DRYER M-302 PADA UNIT ZA I DEPARTEMEN PRODUKSI IA PT PETROKIMIA GRESIK. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 12(3), 499–511. https://doi.org/10.33795/distilat.v12i3.7338