ANALISIS PERHITUNGAN KEBUTUHAN LUAS PERMUKAAN PEMANAS EVAPORATOR PADA STASIUN PENGUAPAN PT PG KREBET BARU II MALANG
DOI:
https://doi.org/10.33795/distilat.v12i2.7365Keywords:
evaporator, stasiun penguapan, luas permukaan terpasang, luas permukaan teoritis, microsoft excelAbstract
Evaporator merupakan sebuah perangkat yang sangat krusial dalam proses produksi gula pasir, alat ini digunakan untuk memekatkan nira dengan cara menguapkan kandungan air di dalamnya. Pada PT Krebet Baru II, terdapat lima buah evaporator dengan konfigurasi feed forward dimana media pemanas masuk pada Badan Pemanas pertama bersamaan dengan nira mentah. PT PG Krebet Baru II menggunakan media pemanas berupa uap bekas yang telah digunakan untuk memutar turbin pada proses co-generation. Uap bekas masuk pada Badan Pemanas mengalir pada bagian tube evaporator untuk menukarkan panasnya pada nira sehingga sebagian kandungan air dalam nira akan mengalami penguapan. Uap yang terbentuk pada proses di Badan Pemanas pertama dilakukan proses bleeding untuk digunakan sebagai media pemanas juice heater dan vacuum pan, sisa dari uap yang tidak dilakukan proses bleeding akan dialirkan menuju ke Badan Pemanas berikutnya untuk melanjutkan proses pemekatan nira. Proses ini berlangsung hingga ke Badan Pemanas V dimana uap yang terbentuk akan dikondensasi menggunakan jet condenser. Studi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kecukupan luas permukaan Badan Pemanas pada stasiun penguapan yang terpasang apabila dibandingkan dengan hasil perhitungan secara teoretis pada kapasitas giling 5.800 TCD. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel dengan metode trial-error hingga mencapai deviasi relatif kurang dari 5%. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan temuan bahwa untuk kapasitas giling 5.800 TCD, luas permukaan Badan Pemanas terpasang sudah mencukupi untuk memekatkan nira mentah dari 13°Brix menjadi 62°Brix. Luas permukaan total terpasang sebesar 8.550 m2 sudah berada di atas luas permukaan total teoretis sebesar 7.325 m2 dengan sisa luas permukaan panas tersisa sebesar 1.225 m2.
References
Pemerintah Indonesia, Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel), 2023.
Kementrian Pertanian, “Outlook Tebu 2023,” 2023.
Badan Pusat Statistik, “Statistik Tebu Indonesia 2023,” 2024.
R. Anggraeni, “ID Food Catatkan Kenaikan Produksi Gula 17%, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir.” 2024.
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), “Laporan Tahunan 2023,” 2024.
K. Eka Sari dan C. Meidiana, “The use of sugar-cane waste (Bagasse) energy as substitution of fossil-fuel energy in Krebet Sugar Factory, East Java, Indonesia,” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, Institute of Physics Publishing, 2019.
C. J. Geankoplis, Transport Processes and Separation Processes Principles 5th Edition, 5 ed, 2018.
G. Chauhan dan M. Vaseem, “The Steam Conservation Study of Sugar Industry,” International Journal of Mechanical and Production, hal. 71–82, 2019.
A. D. Aurora, F. N. Bratastuti, M. Mufid, dan P. J. Ramadhan, “Analisis Perhitungan Luas Pemanasan Juice Heater I Pada Stasiun Pemurnian,” DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 10, no. 2, hal. 485–491, 2024.
A. R. Mahendra, Mufid, P. J. Ramadhan, dan M. Handayani, “Analisis Kebutuhan Luas Permukaan Pemanas Juice Heater II pada Stasiun Pemurnian Pabrik Gula Krebet Baru II Malang,” DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 9, no. 4, hal. 580–586, 2023.
A. M. Fadli dan M. Q. Arba’a, “Laporan Kerja Praktik Analisa Uap pada Proses Penguapan Nira Mentah PTPN XI, PG Soedhono, Ngawi,” 2022.
E. Hugot, Handbook of Cane Sugar Engineering, 3 ed. Amsterdam, 1986.
Á. L. Alarcón, A. Orjuela, P. C. Narváez, dan E. C. Camacho, “Thermal and Rheological Properties of Juices and Syrups during Non-centrifugal Sugar Cane (Jaggery) Production,” Food and Bioproducts Processing, vol. 121, hal. 76–90, 2020.
S. N. Aulele, A. Z. Wattimena, dan C. Tahya, “Analisis Regresi Multivariat berdasarkan Faktor-Faktor yang Mempenaruhi Derajat Kesehatan di Maluku,” Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan, vol. 11, no. 1, hal. 39–48, 2017.
P. Rein, Cane Sugar Engineering. Berlin: Verlag Dr. Albert Bartens KG, 2007.
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Naufal Fadhila, Ms. Ariani, Ms. Cucuk, Mr. Handhika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


