ANALISIS EKONOMI PRARANCANGAN PABRIK HIGH FRUCTOSE SYRUP (HFS) DARI PATI BIJI NANGKA

Authors

  • Fazra Fatimah Azzahroh Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No.9, Malang 65141, Indonesia
  • Ari Susanti Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No.9, Malang 65141, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33795/distilat.v12i3.7573

Keywords:

analisis ekonomi, high fructose syrup (HFS), biji nangka, industri

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara tropis dengan potensi produksi buah-buahan yang tinggi, termasuk buah nangka yang tercatat sebanyak 789.200 ton dalam 1 tahun. Biji nangka mengandung 20-30% pati yang masih belum banyak diolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan ekonomi prarancangan pabrik High Fructose Syrup (HFS) yang berbahan baku pati biji nangka dengan kapasitas produksi sebesar 10.000 ton per tahun. Pati biji nangka dipilih karena ketersediaannya melimpah dan kandungan patinya yang tinggi, sehingga berpotensi menjadi bahan baku alternatif dalam industri pemanis. Analisis ekonomi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif berdasarkan parameter Total Capital Investment (TCI), Total Production Cost (TPC), serta analisis profitabilitas yang meliputi Return on Investment (ROI), Pay Out Time (POT), Break Even Point (BEP), dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil analisis menunjukkan bahwa TCI yang dibutuhkan sebesar Rp 112.073.197.603,50, dengan TPC sebesar Rp 22.881,85/kg produk. Nilai ROI setelah pajak sebesar 13,25%, POT selama 4,30 tahun, BEP sebesar 42,63%, dan IRR sebesar 32,41%. Berdasarkan hasil tersebut, pabrik HFS dari pati biji nangka dinilai layak untuk didirikan karena telah memenuhi parameter kelayakan ekonomi yang umum digunakan dalam industri kimia.

References

Badan Pusat Statistik, Statistik Hortikultura 2023, vol. 5. Badan Pusat Statistik, 2024.

N. A. Aliyatunnaim, N. D. Luciani Septina, D. F. Angelin Ginting, dan F. Maharani, “Karakteristik Pati Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus) yang Berpotensi Sebagai Pengganti Gelatin pada Pembuatan Cangkang Kapsul Lunak,” Prosiding Sains Nasional dan Teknologi, vol. 12, no. 1, hal. 9, 2022.

N. Khorshidian, M. Shadnoush, M. Zabihzadeh Khajavi, S. Sohrabvandi, M. Yousefi, dan A. M. Mortazavian, “Fructose and High Fructose Corn Syrup: Are They a Two-Edged Sword?,” International Journal of Food Sciences and Nutrition, vol. 72, no. 5, hal. 592–614, 2021.

A. F. Savira dan Z. Irfin, “Analisis Kelayakan Prarancangan Pabrik Kimia Pembuatan Alpha Terpineol Dari Terpentin Dengan Kapasitas 4.500 Ton/Tahun Berdasarkan Evaluasi Ekonomi,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 11, no. 1, hal. 10–20, 2025.

K. Y. Noviana dan A. A. Wibowo, “Analisis Ekonomi Pra Rancangan Pabrik Kimia Biopestisida dari Limbah Kulit Bawang Merah dengan Kapasitas 15.000 Ton/Tahun,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 10, no. 1, hal. 266–278, 2024.

S. Friyatno dan A. Agustian, Analisis Perkembangan Produksi, Konsumsi dan Impor Gula di Indonesia. 2014.

B. Agustina Wulandari, A. Resti, A. Umi Rahmawati, F. Ghani Prasetyo, dan A. Susanti, “Analisis Ekonomi Pra Rancangan Pabrik Sirup Glukosa Kapasitas 30.000 Ton/Tahun,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 11, no. 1, hal. 111–120, 2025.

Max S. Peters dan Klaus D. Timmerhaus, Plant Design and Economics For Chemical Engineers 4th edition. New York, 1991.

S. Ekawati, B. Rajhana Ragil Gayatri, P. Prakoso, dan A. Chumaidi, “Analisa Ekonomi Prarancangan Pabrik Kimia Pembuatan Biodiesel dari Minyak Biji Randu (Ceiba Pentandra) Menggunakan Katalis Heterogen CaO dengan Kapasitas 22.000 Ton/Tahun,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 6, no. 2, hal. 241–248, 2020.

A. D. Octavia dan H. Hardjono, “Analisis Kelayakan Pendirian Pabrik Briket Sabut Kelapa dan Serbuk Gergaji Kayu Sebagai Bahan Bakar Alternatif dengan Kapasitas 30.000 Ton per Tahun,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 10, no. 2, hal. 393–403, 2024.

A. Kantohe, M. Makmur, S. Yani, dan A. Suryanto, “Prarancangan Pabrik Gasoline dari Crude Oil Aspal Buton (ASBUTON) dengan Kapasitas 280.000 Ton/Tahun,” Journal Of Chemical Process Engineering, vol. 2, no. 2, 2017.

S. P. Isnaini, N. Hendrawati, dan A. Susanti, “Analisis Ekonomi Prarancangan Pabrik Karbon Aktif dari Bahan Baku Tongkol Jagung dengan Kapasitas 38.000 Ton/Tahun,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 9, no. 4, hal. 470–481, 2023.

M. Z. Rusdi dan H. Dewajani, “Analisa Ekonomi Pabrik Sabun Mandi Cair dari VCO (Virgin Coconut Oil) dengan Kapasitas 16.000 Ton/Tahun,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 8, no. 4, hal. 712–722, 2022.

Nur Huda Wijaya dan Rinasa Agistya Anugrah, “Pemanfaatan Sabut Kelapa Untuk Bahan Dasar Briket Arang Sebagai Bahan Bakar Alternatif,” Seminar Nasional Abdimas II 2019, vol. 2, no. 2, hal 1823-1830, 2019.

Amalia, “Peran Notaris dalam Proses Perubahan Anggaran dasar Perseroan Terbatas,” Universitas Indonesia, Depok, 2009.

R. A. Pertiwi, A. Firlana, K. Sa’diyah, M. N. A. Falah, dan S. Prasetyo, “Analisis Ekonomi Prarancangan Pabrik Pakan Ikan Nila dari Ampas Tahu dengan Kapasitas 10.000 Ton/Tahun,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 10, no. 1, hal. 103–112, 2024.

D. F. Wulandari dan E. N. Dewi, “Analisis Kelayakan Prarancangan Pabrik Minuman Kombucha dari Teh Hijau dengan Kapasitas 2000 Ton/Tahun Berdasarkan Evaluasi Ekonomi,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 10, no. 3, hal. 682–692, 2024.

Additional Files

Published

30-09-2026

How to Cite

Azzahroh, F. F., & Susanti, A. (2026). ANALISIS EKONOMI PRARANCANGAN PABRIK HIGH FRUCTOSE SYRUP (HFS) DARI PATI BIJI NANGKA. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 12(3), 522–530. https://doi.org/10.33795/distilat.v12i3.7573