PERHITUNGAN NERACA MASSA DAN ENERGI PADA STASIUN PENGUAPAN DI PT. PG CANDI BARU

Authors

  • Devania Augustine Setiawan Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Izzatul Aulia Azahra Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Mufid Mufid Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Muffatah Ryando Kemit PT. Pabrik Gula Candi Baru, Jl. Raya Candi No.10, Sidoarjo 61271, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33795/distilat.v12i3.7664

Keywords:

efisiensi termal, evaporator bertingkat, neraca energi, neraca massa, stasiun penguapan

Abstract

Stasiun penguapan merupakan salah satu unit krusial dalam proses produksi gula, yang berfungsi untuk meningkatkan konsentrasi nira dari kadar brix rendah menjadi lebih tinggi sehingga siap untuk tahap kristalisasi. Di PT. PG Candi Baru, sistem penguapan yang digunakan adalah sistem quintuple effect evaporator yang terdiri dari lima efek penguapan bertingkat dan bekerja secara seri. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk melakukan perhitungan neraca massa dan energi guna mengetahui efisiensi penguapan serta mengevaluasi performa operasional tiap unit evaporator. Perhitungan dilakukan dengan pendekatan data aktual pabrik dan menggunakan asumsi kondisi operasi stabil. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa proses penguapan mampu meningkatkan kadar brix nira dari 12–13% menjadi 60–65% dengan efisiensi termal yang cukup tinggi. Evaluasi neraca massa menunjukkan kesesuaian antara input dan output massa uap dan nira pada tiap efek, dengan nilai kehilangan massa yang relatif kecil. Sementara itu, neraca energi menunjukkan bahwa pemanfaatan uap bekas dari turbin sebagai sumber panas utama memberikan efisiensi pemakaian energi yang optimal, terutama melalui prinsip pemanfaatan ulang uap (bleeding steam) antar efek. Pengaturan tekanan vakum pada masing-masing efek juga turut mendukung efisiensi proses karena mampu menurunkan titik didih dan mencegah degradasi termal pada nira. Sistem evaporasi ini secara keseluruhan mampu meminimalkan konsumsi uap primer, meningkatkan produktivitas, dan mendukung efisiensi energi di sektor industri gula. Analisis ini membuktikan bahwa pendekatan sistematis terhadap neraca massa dan energi sangat penting dalam evaluasi teknis unit operasi industri dan dapat menjadi dasar peningkatan performa proses ke depan.

References

Selvia, “Proses pembuatan gula PT. Pabrik gula candi baru Sidoarjo,” Laporan Praktek Kerja Lapangan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran, hal. 18-31, 2022.

A. Dehnavi, K. Arastou, dan H. Kashani, “Performance evaluation of single- and multi-effect evaporators for multi-pollutant removal and energy efficiency assessment in baker’s yeast wastewater,” Water Resources Industry, vol. 35, hal. 2212-3717, 2025.

A.U. Hafidza, M. Meiliana, M.F. Nugroho, A. Manggala, R. Daniar, dan Zurohaina, “Analisis Efisiensi Termal Evaporator Vakum pada Proses Pemekatan Nira Tebu,” Jurnal Pendidikan Tambusai, vol.7, no. 3, hal. 31665-31670, 2023.

M. Batkormbawa dan A. Setiyono, “Optimasi Yield Produk Kolom Distilasi C1-1 Di Unit CDU V PT X,” Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, vol. 8, no. 12, hal. 2246-6111, 2024.

S.I. Munawaroh, N. Azizah, dan M. Subur, “Perhitungan Neraca Massa Dan Neraca Energi Evaporator Pada Unit Kilang Ppsdm Migas Cepu,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 7, no. 1, hal. 13–19, 2021.

R. E. V. Putri, “Pengawasan Proses Pengolahan Gula di Pt. Industri Gula Glenmore,” Laporan Praktek Kerja Lapangan, Politeknik LPP, 2021.

D. Himmelblau dan J. Riggs, Basic Principles and Calculations in Chemical Engineering, 7th ed. New Jersey: Prentice Hall Professional Technical Reference, 2004.

E. Hugot, Handbook of Cane Sugar Engineering, 3rd ed. Amsterdam: elsevier science publishing company inc, 1986.

Atulkmar. G. Sanadi dan S. A. Khot, “Design & Analysis of Multiple effect Evaporator for Sugar Industry", Research square, hal. 1-26, 2024.

N. H. Ramadhani dan N. Rahmatika, “Desain Direct Contact Heater Exchanger (Dche) Pada Pemanas,” Laporan Magang, Universitas Internasional Semen Indonesia, 2023.

K. P. Ramadhan dan S. Sulistyaningrum, “Laporan Kerja Praktek PT. Perkebunan Nusantara Xi Pg. Redjosari,” Universitas Internasional Semen Indonesia, 2022.

C. J. Geankoplis, Transport Processes and Unit Operations, 3rd ed. New Jersey: Prentice Hall Professional Technical Reference, 1993.

I. Marcelina, S. Santosa, M. D. Hidayati, dan M. F. Rosidin, “Perhitungan Neraca Massa Pada Stasiun Penguapan Dengan Kapasitas 12500 Tcd Di Pg Kebon Agung,” Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, vol. 10, no. 3, hal. 610–615, 2024.

O. Yakarimilena, “Analisis Kontribusi Kerusakan Boiler Terhadap Kegagalan Proses Produksi di PT. Perkebunan Nusantara II Kebun Arso Menggunakan Failure Modes and Effect Analysis (Fmea) Dan Fishbone Diagram,” Skripsi, Universitas Internasional Semen Indonesia, 2019.

A. Setyawan dan N. M. Sujati, “Evaluasi Hasil Analisis Efisiensi Kinerja Sistem Evaporator Iplr Tahun 2014-2017,” Prosiding Seminar Nasional Teknologi Pengelolaan Limbah XV, vol. 15, hlm. 255–260, 2017.

F. Faraldo dan P. Byrne, “A Review of Energy-Efficient Technologies and Decarbonating Solutions for Process Heat in the Food Industry,” Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI), 2024.

H. M. Nityas dan A. Agustin, “Pra-Rancangan Pabrik Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (Pltbg) Dari Air Limbah Pabrik Kelapa Sawit Dengan Kapasitas 2,30 Mwel,” Skripsi, Universitas Islam Indonesia, 2024.

Additional Files

Published

30-09-2026

How to Cite

Setiawan, D. A., Azahra, I. A., Mufid, M., & Kemit, M. R. (2026). PERHITUNGAN NERACA MASSA DAN ENERGI PADA STASIUN PENGUAPAN DI PT. PG CANDI BARU. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 12(3), 646–653. https://doi.org/10.33795/distilat.v12i3.7664