PENGARUH VARIASI DOSIS PAC TERHADAP PENURUNAN KADAR TSS DAN TURBIDITY PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PABRIK GULA SECARA KOAGULASI DAN FLOKULASI

Authors

  • Hani Dwi Setyowinanti Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia
  • Luchis Rubianto Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33795/distilat.v12i2.7977

Keywords:

limbah cair industri gula, koagulasi-flokulasi, PAC, TSS, turbidity

Abstract

Pelepasan limbah cair industri gula secara langsung ke lingkungan tanpa pengolahan yang memadai dapat menyebabkan dampak kerusakan yang cukup serius. Metode koagulasi flokulasi sering digunakan untuk mengatasi masalah ini, dan dosis koagulan yang tepat sangat penting dalam efisiensi prosesnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana berbagai dosis dari Poly Aluminium Chloride (PAC) memengaruhi pengurangan nilai total suspended solid (TSS) dan kekeruhan (turbidity) pada limbah cair tersebut, serta menemukan dosis PAC yang paling efektif sebagai alternatif pengganti koagulan ACME Chemical Z1393. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan eksperimen dalam skala laboratorium menggunakan jar test kit dengan variabel utama yang diuji adalah dosis PAC yaitu mulai dari 1000 ppm hingga 8000 ppm. Sampel limbah cair yang digunakan diambil dari kolam adjustment pond salah satu pabrik gula di Indonesia. Proses koagulasi flokulasi meliputi pengadukan cepat (120 rpm selama 15 menit), pengadukan lambat (30 rpm selama 5 menit), serta proses pengendapan selama 30 menit sebelum dilakukan analisis turbidity dan TSS. Peningkatan dosis PAC dalam penelitian ini secara signifikan menurunkan kadar turbidity dan TSS pada limbah cair dengan efisiensi tertinggi pada dosis 8000 ppm, yaitu 85,17% untuk turbidity dan 81,72% untuk TSS. Dibandingkan dengan koagulan ACME Chemical Z1393 yang memiliki efisiensi penurunan turbidity sebesar 84,80% dan TSS sebesar 76,53%, PAC pada dosis 8000 ppm tersebut dapat digunakan sebagai alternatif pengganti yang lebih efektif dari koagulan ACME Chemical Z1393 namun perlu adanya pertimbangan dari aspek ekonomi karena dosis PAC yang tinggi dapat meningkatkan biaya operasional.

References

M. Pungus, S. Palilingan, dan F. Tumimomor, “Penurunan kadar BOD dan COD dalam limbah cair laundry menggunakan kombinasi adsorben alam sebagai media filtrasi,” Fullerene Journal of Chemistry, vol. 4, no. 2, hal. 54–60, 2019.

A. M. Purba, M. W. Lestari, I. Imnadir, M. Sari, H. Silitonga, dan J. Siburian, “Sistem Pendeteksian Air Limbah Cair Industri,” Jurnal Darma Agung, vol. 32, no. 1, hal. 483–493, 2024.

Prayitno, Susanto, B. Widiono, dan A. Budiono, Pedoman Praktikum Pengolahan Limbah. 2019.

S. F. Ekoputri, A. Rahmatunnissa, F. Nulfaidah, Y. Ratnasari, M. Djaeni, dan D. A. Sari, “Pengolahan Air Limbah dengan Metode Koagulasi Flokulasi pada Industri Kimia,” Jurnal Serambi Engineering, vol. 9, no. 1, hal. 7781–7787, 2024.

M. R. Romadhon dan D. Sunarto, “The Effectivity Rate of the Type of Coagulant and Its Dosage to the Reduction of Leather Tanning Chromium Amount,” Jurnal Kimia Dasar, vol. 6, hal. 35–41, 2017.

R. P. Dwidewitra, M. Huda, dan T. A. Rachmanto, “Pengaruh Konsentrasi Koagulan Terhadap Proses Pengolahan Air Di PDAM Surya Sembada Kota Surabaya,” Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan, vol. 2, no. 2, hal. 145–153, 2024.

U. M. Sutopo, E. Fariza, L. Sartika, dan R. Desmiarti, “Optimasi Penghilangan COD dan Warna dengan Proses Koagulasi, Flokulasi dan Sedimentasi untuk Pengolahan Air Limbah Industri Kertas,” Journal of Research on Chemistry and Engineering, vol. 6, no. 2, hal. 52–57, 2025.

Z. Rahimah, H. Heldawati, dan I. Syauqiah, “Pengolahan Limbah Deterjen dengan Metode Koagulasi-Flokulasi Menggunakan Koagulan Kapur dan PAC,” Konversi, vol. 5, no. 2, hal. 13, 2018.

A. D. Radityaningrum, J. Caroline, T. Lingkungan, I. T. Adhi, T. Surabaya, dan T. Sipil, “Penurunan BOD5, COD, dan TSS pada Limbah Cair Industri Batik dengan Koagulan PAC pada Proses Koagulasi Flokulasi,” Jurnal Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan., vol. 5, no. 1, hal. 55–60, 2017.

P. S. Sari dan K. Sa’diyah, “Pengaruh Rasio Penambahan Koagulan PAC pada Pengolahan Limbah Cair Pusat Perbelanjaan Secara Koagulasi Flokulasi,” Distilat:Jurnal Teknologi Separasi, vol. 10, no. 1, hal. 205–218, 2024.

M. I. Prameswara dan K. Sa’diyah, “Pengaruh Rasio Penambahan Aluminium Sulfat (AL2(SO4)3) pada Pengolahan Limbah Cair Pusat Perbelanjaan Secara Koagulasi-Flokulasi,” Distilat:Jurnal Teknologi Separasi, vol. 10, no. 1, hal. 219–232, 2024.

R. Fitriyanti, “Penggunaan Aluminium Sulfat untuk Menurunkan Kekeruhan dan Warna pada Limbah Cair Stockpile Barubara dengan Metode Koagulasi dan Flokulasi,” Jurnal Redoks, vol. 2, no. 1, hal. 42–47, 2017.

C. D. Prianti dan S. Hadiantoro, “Pengaruh Penambahan PAC Terhadap Tingkat Kekeruhan pada Proses Penjernihan Air Sungai di Perumda Delta Tirta-Sidoarjo,” Distilat:Jurnal Teknologi Separasi, vol. 8, no. 3, hal. 526–531, 2022.

A. Budiman, C. Wahyudi, W. Irawati, dan H. Hindarso, “Kinerja Koagulan Poly Aluminium Chloride (PAC) dalam Penjernihan Air Sungai Kalimas Surabaya Menjadi Air Bersih,” Widya Teknik, vol. 7, no. 1, hal. 25–34, 2017.

I. Fatma, A. Budiono, dan R. Baskoro, “Penentuan Dosis Optimum Koagulan Aluminium Sulfat Unit Dissolved Air Flotation Waste Water Treatment Plant PT Kawasan Industri Intiland,” Distilat:Jurnal Teknologi Separasi, vol. 8, no. 1, hal. 169–175, 2022.

U. R. S. Arifin, M. M. E. Jadid, dan B. Widiono, “Pengolahan Limbah Air Asam Tambang Emas dengan Proses Netralisasi Koagulasi-Flokulasi,” Distilat:Jurnal Teknologi Separasi, vol. 5, no. 2, hal. 112–120, 2019.

A. Zakaria, S. Sauri, D. M. Fadela, dan P. S. A. Wardhani, “Efisiensi Penurunan Kadar COD, TS, TSS, Kekeruhan, dan TDS pada Air Limbah Industri Pangan menggunakan Koagulan Poly Alumunium Chloride dengan metode Jar Test,” Warta Akab, vol. 45, no. 2, hal. 98–104, 2021.

Additional Files

Published

2026-06-30

How to Cite

Setyowinanti, H. D., & Rubianto, L. (2026). PENGARUH VARIASI DOSIS PAC TERHADAP PENURUNAN KADAR TSS DAN TURBIDITY PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PABRIK GULA SECARA KOAGULASI DAN FLOKULASI. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 12(2), 218–228. https://doi.org/10.33795/distilat.v12i2.7977

Issue

Section

Articles