Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.33795/jabh.v13i02.10010Keywords:
Regional Original Revenue, Regional Taxes, Regional Levies, Fiscal IndependenceAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA), Kabupaten Gorontalo. Variabel yang diteliti meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah terhadap PAD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder periode 2020–2024 yang diperoleh dari BAPENDA Kabupaten Gorontalo. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pajak daerah memiliki nilai signifikansi sebesar 0,502 (> 0,05), sehingga tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Variabel retribusi daerah memiliki nilai signifikansi sebesar 0,078 (> 0,05), yang juga menunjukkan tidak adanya pengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Selanjutnya, variabel kekayaan daerah memiliki nilai signifikansi sebesar 0,062 (> 0,05), sehingga tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Sedangkan variabel lain-lain pendapatan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,005 (< 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa optimalisasi pengelolaan pajak daerah dan sumber-sumber PAD lainnya sangat penting dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah. Berdasarkan hasil penelitian, Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui BAPENDA diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan PAD melalui optimalisasi pemungutan pajak dan retribusi daerah, peningkatan pengawasan penerimaan daerah, serta pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah secara berkelanjutan



