Sistem Informasi Perpajakan Berbasis Business Process Model and Notation (BPMN): Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.33795/jabh.v13i02.10056Keywords:
Business Process Model and Notation, Sistem Informasi Perpajakan, Digitalisasi Perpajakan, Kepatuhan PajakAbstract
Transformasi digital administrasi perpajakan mendorong organisasi untuk mengembangkan sistem informasi yang mampu mendukung proses bisnis perpajakan secara efektif, efisien, dan terintegrasi. Salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam pemodelan proses bisnis adalah Business Process Model and Notation (BPMN). BPMN memungkinkan organisasi memvisualisasikan, menganalisis, dan mengoptimalkan proses bisnis perpajakan mulai dari pengumpulan data transaksi, perhitungan pajak, pelaporan, hingga pengendalian kepatuhan perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan literatur mengenai implementasi sistem informasi perpajakan berbasis BPMN serta mengidentifikasi manfaat, tantangan, dan peluang pengembangannya. Metode penelitian menggunakan literature review dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, buku referensi, regulasi perpajakan, dan publikasi terkait sistem informasi serta manajemen proses bisnis. Hasil kajian menunjukkan bahwa BPMN berkontribusi dalam meningkatkan transparansi proses perpajakan, memperkuat pengendalian internal, mempermudah integrasi sistem informasi, serta mendukung otomatisasi proses bisnis perpajakan. Selain itu, penggunaan BPMN mampu membantu organisasi mengidentifikasi potensi risiko kepatuhan dan meningkatkan efisiensi administrasi perpajakan. Namun, implementasi BPMN masih ditemui ragam tantangan, antara lain keterbatasan sumber daya, kompleksitas regulasi perpajakan, dan kebutuhan integrasi dengan sistem informasi yang telah ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BPMN merupakan pendekatan yang relevan dalam pengembangan sistem informasi perpajakan modern dan berpotensi mendukung transformasi digital administrasi perpajakan di berbagai sektor organisasi



