PENGARUH PENGGUNAAN PAY LATER DAN PERILAKU IMPULSE BUYING TERHADAP TINGKAT UTANG MAHASISWA GENERASI Z DI KABUPATEN SUMENEP
DOI:
https://doi.org/10.33795/jabh.v13i02.9920Keywords:
Pay Later, Impulse Buying, Tingkat UtangAbstract
Layanan paylater semakin banyak digunakan oleh Generasi Z, di mana sebagian besar Gen Z memiliki tingkat ketajaman finansial yang rendah yang berpotensi memperburuk masalah, pembelian impulsif dan pengelolaan utang, metode pembayaran tanpa uang tunai dapat sangat memudahkan sehingga terjadi keterputusan antara konsumsi dan keuangan pribadi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan pengeluaran berlebihan. Penelitian ini akan menganalisis dampak penggunaan fitur paylater dan perilaku impulsif terhadap tingkat utang pada aplikasi e-commerce di kalangan mahasiswa. Teknik analisis yang digunakan adalah survei atau pengumpulan data berupa kuesioner dan observasi dengan jumlah sampel sebanyak 100 mahasiswa yang diambil secara acak di Kabupaten Sumenep. Hasil menunjukkan bahwa kualitas fitur paylater dan perilaku pembelian impulsif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan tingkat utang mahasiswa sesuai dengan temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa fitur-fitur tersebut meningkatkan perilaku berorientasi konsumsi. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi dan kesadaran finansial sebagai alat edukasi yang diperlukan untuk membuat perilaku konsumsi yang bertanggung jawab lebih mapan di lingkungan digital; hal ini pada akhirnya dapat mengarah pada berkurangnya durasi keterlindungan utang yang berlebihan serta kesejahteraan finansial yang lebih baik bagi mahasiswa maupun masyarakat secara luas.



