Main Article Content

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat aktivitas seismik tinggi sehingga perencanaan bangunan gedung harus memenuhi persyaratan ketahanan gempa sekaligus mempertimbangkan efisiensi biaya konstruksi. Perhitungan Quantity Take-Off (QTO) secara konvensional sering memerlukan waktu yang lama dan berpotensi menimbulkan kesalahan, terutama pada struktur beton bertulang dengan detailing daktilitas yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil Quantity Take-Off dan menyusun estimasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan perangkat lunak Tekla Structural Designer pada model gedung hunian enam lantai di Kota Makassar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif berbasis simulasi numerik menggunakan metode elemen hingga. Model struktur dirancang sebagai Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) dengan dimensi balok 65/35 cm, kolom 70/70 cm, mutu beton f'c 35 MPa, dan mutu tulangan BjTS 420B. Analisis struktur dilakukan menggunakan metode respons spektrum sesuai SNI 1726:2019 dan desain penulangan mengacu pada SNI 2847:2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh elemen struktur memenuhi persyaratan kekuatan, kekakuan, dan stabilitas dengan status desain Pass. Ekstraksi Material Take-Off menghasilkan kebutuhan volume beton sebesar 1.006,60 m³, berat baja tulangan sebesar 168.949,15 kg, dan luas bekisting sebesar 7.107,60 m². Berdasarkan kuantitas tersebut, diperoleh estimasi total Rencana Anggaran Biaya pekerjaan struktur utama sebesar Rp 8.654.967.000,00. Komponen biaya terbesar berasal dari pekerjaan pembesian dengan proporsi sebesar 55% dari total biaya struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi analisis struktur, Quantity Take-Off, dan estimasi biaya dalam lingkungan Building Information Modeling mampu menghasilkan perhitungan kuantitas material yang konsisten dengan desain aktual serta mempercepat proses estimasi biaya tanpa mengabaikan persyaratan detailing struktur tahan gempa.

Keywords

Quantity Take-Off Tekla Structural Designer Rencana Anggaran Biaya Struktur Tahan Gempa

Article Details

References

  1. P. S. G. Nasional, “Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2021,” Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Bandung, 2021.
  2. G. Soekardjo et al., “The application of high-grade steel to the road barrier design for the construction project cost efficiency,” IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci., vol. 1195, no. 1, 2023, doi: 10.1088/1755-1315/1195/1/012035.
  3. H. Li, J. Yao, and C. Li, “Reliability analysis of strong column‐weak beam design for reinforced concrete frames based on design value method,” Struct. Concr., vol. 26, pp. 4834–4849, 2025, doi: 10.1002/suco.70058.
  4. BSN, “SNI 1727:2020 Beban desain minimum dan Kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lain,” Jakarta, no. 8, pp. 1–336, 2020.
  5. B. S. Nasional, “SNI 1726:2019 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung,” BSN, Jakarta, 2019.
  6. B. S. Nasional, “SNI 2847:2019 Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung,” BSN, Jakarta, 2019.