Main Article Content

Abstract

Proyek konstruksi berskala besar memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan inefisiensi biaya pada beberapa komponen pekerjaan. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode value engineering untuk meningkatkan nilai pekerjaan arsitektur pada Proyek Pembangunan Gedung Perkantoran di Kabupaten Tangerang tanpa mengurangi fungsi, mutu, dan persyaratan teknis bangunan. Penelitian dilakukan melalui tahapan value engineering yang meliputi tahap informasi, kreatif, evaluasi, dan pengembangan. Identifikasi pekerjaan dilakukan menggunakan analisis Pareto, dilanjutkan dengan analisis fungsi menggunakan metode FAST dan Cost-Worth Analysis. Alternatif yang dihasilkan dievaluasi menggunakan metode zero-one, kemudian alternatif terbaik dianalisis menggunakan Life Cycle Cost . Hasil penelitian menunjukkan terdapat tujuh pekerjaan arsitektur yang menjadi objek kajian, yaitu Aluminium Composite Panel (ACP), Fin Extrusion Sun Shading, dinding bata ringan, skincoat, ceramic tile polished toilet, homogeneous tile polished toilet, dan homogeneous tile tangga darurat. Penerapan alternatif hasil Value Engineering menghasilkan penghematan biaya konstruksi sebesar Rp4.186.190.521,17 (23%) serta penghematan Life Cycle Cost sebesar Rp5.570.203.817,43 (23%) dibandingkan kondisi eksisting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode value engineering mampu meningkatkan nilai (value) proyek melalui pemilihan alternatif yang lebih ekonomis tanpa mengurangi fungsi, mutu, dan kinerja bangunan.

Keywords

value engineering analisis fungsi life cycle cost zero-one pekerjaan arsitektur

Article Details

References

  1. Y. Tafriji Kursiyah, E. Cahyani, M. Manajemen Rekayasa Konstruksi, J. Teknik Sipil, P. Negeri Malang, and D. Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang, “STUDI VALUE ENGINEERING PADA PEKERJAAN ARSITEKTURAL PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG C KELAS RAWAT INAP STANDAR RSUD KABUPATEN KEDIRI.” [Online]. Available: http://jurnal.polinema.ac.id/
  2. A. Rahmawati and dan Aasniari, “ANALISIS VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RISET DAN INOVASI (Studi Kasus Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya),” Malang, Aug. 2025.
  3. C. I. Lestari and E. Cahyani, “KAJIAN VALUE ENGINEERING STRUKTUR DAN ARSITEKTUR PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RAWAT INAP RS. X DI BLITAR,” vol. 6, p. 280285, Dec. 2025, Accessed: Jan. 07, 2026. [Online]. Available: https://jurnal.polinema.ac.id/index.php/jos-mrk/article/view/8476/4924
  4. K. Bahri and R. Indriyani, “Penerapan Rekayasa Nilai (Value Engineering) Pekerjaan Arsitektural pada Proyek Pembangunan Transmart Carrefour Padang,” JTITS, vol. 7, no. 1, pp. 1–5, Mar. 2018, doi: 10.12962/j23373539.v7i1.28799.
  5. A. Nandito, M. Huda, and S. Siswoyo, “PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN PUSKESMAS REGO MANGGARAI BARAT NTT,” axl, vol. 8, no. 3, p. 171, Mar. 2021, doi: 10.30742/axial.v8i3.1416.
  6. N. Made Sintya Rani, K. Adi Suryawan, I. Gusti Ayu Wulan Krisna Dewi, and dan Anak Agung Ayu Asta Oktaviani Putri, “Implementasi Konsep Green Building Melalui Value Engineering pada Pekerjaan Arsitektur,” Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik, vol. 24, no. 01, pp. 75–83, 2025, [Online]. Available: http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
  7. A. Ratnaningsih, F. Nur Hasanah, and A. Trisiana, “PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PEKERJAAN ARSITEKTUR RUMAH SAKIT PENDIDIKAN TINGGI NEGERI,” vol. 21, pp. 155–169, Dec. 2025, doi: 10.25077/jrs.