Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan merencanakan jaringan pipa air bersih dan air kotor serta menghitung biaya konstruksi untuk Gedung 1 ITB Innovation Park Bandung. Permasalahan utama adalah kurangnya tekanan air pada gedung tinggi, yang mengakibatkan debit kecil di lantai tertinggi terkait hal ini maka dilakukan perencanaan air bersih dan air kotor yang efektif untuk mengatasi hal tersebut. Metode perencanaan meliputi penentuan skema instalasi, perhitungan kebutuhan air, kapasitas ground water tank dan roof tank, dimensi pipa, serta kapasitas pompa. Data yang digunakan meliputi gambar instalasi plumbing dan harga satuan bahan serta tenaga kerja di Jawa Barat tahun 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih sebesar 220 m³/hari dan volume air kotor 84 m³/hari. Dimensi pipa air bersih berkisar 1 ” inch hingga 8”inch, sedangkan pipa air kotor 1 ¼” inch hingga 3” inch. Ground water tank memiliki kapasitas 75 m³ dan roof tank 75 m³. Pompa booster dengan kapasitas 9,2 m³/s dan daya 1,3 kW digunakan untuk lantai 8-13, sementara lantai 1-7 mengandalkan gravitasi. Pompa transfer berkapasitas 20 m³/s dan daya 17,4 kW juga dirancang. Estimasi biaya konstruksi mencapai Rp.1.640.000.000 Desain ini dapat memastikan distribusi air efisien dan mengatasi masalah tekanan rendah, khususnya di lantai atas. Penerapan BIM melalui Autodesk Revit meningkatkan akurasi perencanaan dan meminimalkan kesalahan konstruksi. Sebagai Kesimpulan perencanaan jaringan air bersih dan kotor ini memberikan solusi teknis dan ekonomis, dengan sistem pompa dan tangki yang optimal. Penelitian ini juga menjadi referensi untuk proyek serupa, menggabungkan aspek teknis, efisiensi, dan keberlanjutan.

Keywords

Air Bersih air kotor tangki air tanah tangki atap

Article Details

References

  1. D. Silsilatu Nissa, D. Putra Arystianto, M. Manajemen Rekayasa Konstruksi, J.
  2. Teknik Sipil, P. Negeri Malang, and D. Jurusan Teknik Sipil, “Perencanaan
  3. Istalasi Air Bersih dan Air Buangan Pada Menara 17 PWNU Jawa Timur,” 2023.
  4. K. A. Rofi., “Perencanaan Instalasi Air Bersih dan Air Limbah Pada Gedung
  5. Continuing Program Development Universitas Negeri Surabaya,” 2021.
  6. D. Destiara Pramadania., “Perencanaan Sistem Air Bersih dan Air Buangan Pada
  7. Pembangunan Gedung Kantor BCA KCU Bukit Dharmo Golf Surabaya,” 2024.
  8. Soufyan Moh. Noerbambang & Takeo Morimura, “Perencangan dan Pemeliharaan
  9. Sistem Plambing. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.,” 2005.
  10. S. W. Theresia Pynkawati, Utilitas Bangunan Modul Plumbing. Griya Kreasi, 2015.
  11. Badan Standarisasi Indonesia, SNI 8153-2025 ; Sistem Plumbing Pada Bangunan
  12. Gedung. 2025.
  13. Badan Standarisasi Nasional, SNI 03-6481-2000 ; Sistem Plambing. 2000.
  14. Accessed: Aug. 05, 2025.
  15. Badan Standarisasi Nasional, SNI 8153-2015 ; Sistem plambing pada bangunan
  16. gedung. 2015.
  17. Badan Standarisasi Nasional, SNI 03-7065-2005 ; Tata Cara Perencanaan Sistem
  18. Plambing. 2005. Accessed: Aug. 05, 2025.
  19. I. H. U. R. P. Hemia H. A, “Perencanaan Ulang Jaringan Pipa Air Bersih dan Kotor
  20. Pada Gedung Perawatan RSPAL Dr.Ramelan Dengan BIM,” Jurnal Rekayasa
  21. Kontruksi Polinema, vol. 5, pp. 207–213, Jun. 2024.
  22. K. Ayu Adelia, B. Suprapto, and A. Rahmawati, “Studi Alternatif Perencanaan
  23. Sistem Distribusi Air Bersih dan Air Limbah Digedung NEO Hotel Malang,”
  24. Jurnal Rekayasa Sipil, 2022.
  25. Iqbal A, Sutikno, and Armin N, “Perencanaan Jaringan Pipa Air Bersih dan Air
  26. Kotor Pembangunan Gedung Guest House Exindo Grup,” Jurnal Rekayasa
  27. Kontruksi Polinema, pp. 287–291, Sep. 2021.
  28. M. A. Dharmawan, R. I. Hapsari, and M. Charits, “Perencanaan Jaringan Pipa Air
  29. Bersih dan Air Limbah Pada Gedung Kuliah Bersama Universitas Negeri
  30. Malang,” Jurnal Rekayasa Kontruksi Polinema, vol. 1, no. 2, 2020.