Main Article Content
Abstract
Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) sebagai perguruan tinggi vokasi yang terus mengembangkan fasilitas pendidikan, sehingga salah satu upaya memenuhi kebutuhan tersebut yaitu melalui pembangunan Gedung Laboratorium dan Bengkel Jurusan Teknik Listrik yang direncanakan setinggi 6 lantai dan 1 lantai atap. Dalam pembangunan gedung fondasi berperan penting sebagai struktur bawah dalam menyalurkan beban bangunan ke tanah pendukung. Berdasarkan hasil penyelidikan N-SPT kondisi tanah di lokasi proyek berupa lapisan pasir dan lanau berkerikil dengan daya dukung terbatas pada kedalaman dangkal, sehingga diperlukan penggunaan fondasi dalam. Fondasi eksisting berupa tiang pancang sedalam 16 m dengan daya dukung beban layan 130,10 ton per tiang dan penurunan kurang dari 15 cm dinilai kurang sesuai karena menimbulkan getaran dan kebisingan tinggi pada lingkungan sekitar. Oleh karena itu, dilakukan evaluasi dan perbandingan antara fondasi bored pile dan mini pile. Hasil analisis pembebanan struktur atas menggunakan ETABS menunjukkan beban aksial terbesar pada Kolom K1 sebesar 2240,678 kN, Kolom K2 sebesar 125,974 kN, Kolom K3 sebesar 261,242 kN, dan Kolom K4 sebesar 395,587 kN. Perhitungan daya dukung metode Reese and Wright (1977) menghasilkan nilai Qall fondasi bored pile sebesar 414 kN (Ø35 cm) dan 274,3933 kN (Ø25 cm) dan untuk kelompok tiang F1 dengan daya dukung 2466,499 kN, serta fondasi mini pile menggunakan metode Mayerhoff (1976), sebesar 361,219 kN (Ø25 cm) dan 181,863 kN (Ø20 cm) dan untuk kelompok tiang F1 dengan daya dukung 2505,146 kN, pada F4 545,591 kN. Penurunan fondasi bored pile sebesar 1,370 cm, sedangkan fondasi mini pile sebesar 1,003 cm dan 0,331 cm, masih lebih kecil dari penurunan izin 18,333 cm. Nilai RAB fondasi bored pile sebesar Rp 2.523.898.404,29 dan mini pile sebesar Rp 2.082.656.831,17. Berdasarkan aspek teknis dan biaya, fondasi mini pile direkomendasikan sebagai alternatif paling efisien.
Keywords
Article Details
References
- Das, Braja. M. (1995). Mekanika Tanah (Prinsip – prinsip Rekayasa Geoteknis) Jakarta: Erlangga.
- Badan Standarisasi Nasional. 2019. SNI 2847:2019 Perhitungan kombinasi ASD (Allowable strees design) dan LFRD (Load and Resistance Factor Design) Gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
- Badan Standarisasi Nasional. 2019. SNI 1726:2019 tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
- Badan Standarisasi Nasional. 2020. SNI 1727:2020 Desain Minimum dan Kriteria Terkait Untuk Bangunan Gedung dan Sruktur Lain. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
- Bangunan Gedung dan Sruktur Lain. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
- Badan Standaralisasi Nasional. (2017). Persyaratan Perancangan Geoteknik. SNI 8460-2017. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
- Arsyad, N., Yanti, R. N., & Akbar, H. (2021). Analisa Daya Dukung Fondasi Bored Pile pada Gedung Kantor Satpol PP Kota Bukitingi. Jurnal Rivet.
- Jusi, U. (2015). Analisa Kuat Dukung Fondasi Bored Pile Berdasarkan Data Pengujian Lapangan (Cone Dan N-Standard Penetration Test).
- Annisa Dewi Fitriani. (2023). Studi Perencanaan Fondasi Tiang Bor (Bore Pile) RS Pada Gedung UNIMUDA Sorong.
- Khairunnisa & Jihan. (2025). Analisis Daya Dukung Fondasi Bored Pile Berdasarkan Data SPT Pada Proyek Pembangunan RSUD Kota Yogyakarta.
- Disa, E., Sholeh, M., & Aponno, G. (2021). Studi Alternatif Perencanaan Pondasi Tiang Bor Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Surabaya. Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK), 2(1), 137-142.
- Mahmudi, A. (2023). Analisis hasil pengujian sondir untuk mengetahui kapasitas dukung dan penurunan pondasi tiang pancang dan bore pile terhadap variasi dimensi di lokasi UBHARA Surabaya. Inter Tech, 1(1), 43-51.
- Marianti S, A., Indra, S., & Megananda, S. (2020). Studi Alternatif Perencanaan Struktur Bawah Gedung Menggunakan Pondasi Bore Pile (Studi Kasus Gedung Pascasarjana Unisma). Jurnal sondir, 4(1).
- Pratama, Chiko Dicky, Ardianto, Defryan. (2022). Analisa Daya Dukung Dan Penurunan Seketika Fondasi Mini Pile Pada Gedung Fraksi Dprd Kudus. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
- Mutaqwiroh. S. (2025). Analisa Perbandingan Fondasi Spun Pile Dan Fondasi Bored Pile Pada Proyek RS Mitra Keluarga Sidoarjo.
- Kadzim, Muhammad Musa Al. (2019) Analisa Pebandingan Fondasi Tiang Pancang dengan Tiang Bor pada Gedung Kuliah Politeknik Negeri Madiun.
References
Das, Braja. M. (1995). Mekanika Tanah (Prinsip – prinsip Rekayasa Geoteknis) Jakarta: Erlangga.
Badan Standarisasi Nasional. 2019. SNI 2847:2019 Perhitungan kombinasi ASD (Allowable strees design) dan LFRD (Load and Resistance Factor Design) Gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Badan Standarisasi Nasional. 2019. SNI 1726:2019 tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Badan Standarisasi Nasional. 2020. SNI 1727:2020 Desain Minimum dan Kriteria Terkait Untuk Bangunan Gedung dan Sruktur Lain. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Bangunan Gedung dan Sruktur Lain. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Badan Standaralisasi Nasional. (2017). Persyaratan Perancangan Geoteknik. SNI 8460-2017. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Arsyad, N., Yanti, R. N., & Akbar, H. (2021). Analisa Daya Dukung Fondasi Bored Pile pada Gedung Kantor Satpol PP Kota Bukitingi. Jurnal Rivet.
Jusi, U. (2015). Analisa Kuat Dukung Fondasi Bored Pile Berdasarkan Data Pengujian Lapangan (Cone Dan N-Standard Penetration Test).
Annisa Dewi Fitriani. (2023). Studi Perencanaan Fondasi Tiang Bor (Bore Pile) RS Pada Gedung UNIMUDA Sorong.
Khairunnisa & Jihan. (2025). Analisis Daya Dukung Fondasi Bored Pile Berdasarkan Data SPT Pada Proyek Pembangunan RSUD Kota Yogyakarta.
Disa, E., Sholeh, M., & Aponno, G. (2021). Studi Alternatif Perencanaan Pondasi Tiang Bor Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Surabaya. Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK), 2(1), 137-142.
Mahmudi, A. (2023). Analisis hasil pengujian sondir untuk mengetahui kapasitas dukung dan penurunan pondasi tiang pancang dan bore pile terhadap variasi dimensi di lokasi UBHARA Surabaya. Inter Tech, 1(1), 43-51.
Marianti S, A., Indra, S., & Megananda, S. (2020). Studi Alternatif Perencanaan Struktur Bawah Gedung Menggunakan Pondasi Bore Pile (Studi Kasus Gedung Pascasarjana Unisma). Jurnal sondir, 4(1).
Pratama, Chiko Dicky, Ardianto, Defryan. (2022). Analisa Daya Dukung Dan Penurunan Seketika Fondasi Mini Pile Pada Gedung Fraksi Dprd Kudus. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
Mutaqwiroh. S. (2025). Analisa Perbandingan Fondasi Spun Pile Dan Fondasi Bored Pile Pada Proyek RS Mitra Keluarga Sidoarjo.
Kadzim, Muhammad Musa Al. (2019) Analisa Pebandingan Fondasi Tiang Pancang dengan Tiang Bor pada Gedung Kuliah Politeknik Negeri Madiun.