Main Article Content

Abstract

Jembatan Pusuk-Pemenang merupakan infrastruktur transportasi yang direncanakan pada ruas jalan Pusuk-Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, guna mengatasi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan konektivitas antara Kota Mataram dan kawasan wisata Lombok Utara. Penelitian ini bertujuan merencanakan dimensi elemen struktur bangunan atas dan bangunan bawah jembatan beton bertulang tipe balok-T, bentang tunggal 24 meter, Kelas A, 2 jalur, menggunakan material fc' = 30 MPa dan fy = 400 MPa. Metode meliputi analisis pembebanan berdasarkan SNI 1725:2016, analisis gempa berdasarkan SNI 2833:2016, serta desain penulangan berdasarkan RSNI T-12-2004, dengan pemodelan dan analisis struktur 3D menggunakan program bantu rekayasa struktur. Hasil perencanaan: (1) plat lantai kendaraan setebal 250 mm dengan tulangan D16-125 mm (tumpuan) dan D13-500 mm (lapangan); (2) gelagar balok-T 600 x 1.800 mm sebanyak 5 buah, tulangan longitudinal D29, sengkang O12-300 mm; (3) abutment tinggi 9 m dengan pondasi tiang pancang diameter 60 cm, 7 pasang per abutment; (4) gaya gempa rencana dengan koefisien respons seismik Cs = 0,283 menghasilkan gaya lateral total 250.147 kg. Seluruh elemen struktur memenuhi persyaratan kekuatan dan keamanan sesuai standar yang berlaku.

Keywords

jembatan beton bertulang balok-T analisis pembebanan gempa pondasi tiang pancang

Article Details

References

  1. A. Kirwanto, "Kajian Box Girder Baja Jembatan Suramadu pada Penerapan Jembatan dengan Variasi Bentang Menengah," Laporan Tugas Akhir, Politeknik Negeri Malang, Malang, 2017.
  2. I. M. Malik, "Perencanaan Struktur Abutment dan Pier Flyover Tenggulunan, Candi, Sidoarjo Beserta Metode Pelaksanaan dan Anggaran Biaya," Laporan Tugas Akhir, Politeknik Negeri Malang, Malang, 2015.
  3. M. Nurwahyudi, "Project Planning Pembangunan Jembatan Rangka Baja Klangon (Ngantang-Kabupaten Malang)," Laporan Tugas Akhir, Politeknik Negeri Malang, Malang, 2017.
  4. Badan Standardisasi Nasional, Standar Perencanaan Pembebanan untuk Jembatan, SNI 1725:2016, Jakarta: BSN, 2016.
  5. Badan Standardisasi Nasional, Perencanaan Jembatan terhadap Beban Gempa, SNI 2833:2016, Jakarta: BSN, 2016.
  6. Badan Standardisasi Nasional, Perencanaan Struktur Beton untuk Jembatan, RSNI T-12-2004, Jakarta: BSN, 2004.
  7. B. Supriyadi and A. S. Muntohar, Jembatan. Yogyakarta: Caturtunggal, 2007.
  8. W. C. Vis and G. Kusuma, Dasar-dasar Perencanaan Beton Bertulang. Jakarta: Erlangga, 2001.