Smart Packaging for Local Empowerment: Inovasi Kemasan Rendang Analog bagi UMKM Desa Duwet

Authors

  • Evi Suwarni Politeknik Negeri Malang
  • Tiara Estu Amanda Politeknik Negeri Malang
  • Prima Beauty Kartikasari Politeknik Negeri Malang
  • Abdullah Helmy
  • Karina Ega Nirwana
  • Faradilla Fauziyah Risnawati

DOI:

https://doi.org/10.33795/jpkm.v13i2.10360

Keywords:

pengabdian kepada masyarakat, pemberdayaan UMKM, kemasan cerdas, branding, produk lokal

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Duwet, Kabupaten Malang, melalui inovasi kemasan cerdas pada produk rendang analog berbahan bunga pisang. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pelaku UMKM dalam mendesain kemasan, membangun identitas merek, dan memanfaatkan teknologi pemasaran sehingga daya saing produk masih terbatas. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pelatihan desain kemasan digital menggunakan Canva, pendampingan branding dan pelabelan produk, pembuatan prototipe kemasan, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam merancang kemasan yang menarik, informatif, dan ramah lingkungan dengan mengintegrasikan logo, informasi nilai gizi, serta kode QR yang terhubung ke media pemasaran digital. Inovasi tersebut meningkatkan daya tarik produk, kepercayaan konsumen, dan potensi pemasaran baik secara luring maupun daring. Program ini menunjukkan bahwa penerapan kemasan cerdas berbasis branding digital berperan penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat kapasitas kewirausahaan UMKM di wilayah perdesaan.

Downloads

Published

2026-08-12

How to Cite

Suwarni, E., Estu Amanda, T., Prima Beauty Kartikasari, Abdullah Helmy, Karina Ega Nirwana, & Faradilla Fauziyah Risnawati. (2026). Smart Packaging for Local Empowerment: Inovasi Kemasan Rendang Analog bagi UMKM Desa Duwet. Jurnal Pengabdian Polinema Kepada Masyarakat, 13(2), 132–137. https://doi.org/10.33795/jpkm.v13i2.10360