Transformasi Pisang Lokal Menjadi Inovasi Bernilai Jual: Pelatihan Olahan Nugget Pisang bagi UMKM Desa Duwet
DOI:
https://doi.org/10.33795/jpkm.v13i2.10361Keywords:
inovasi pangan lokal, nugget pisang, pemberdayaan Masyarakat, UMKMAbstract
Desa Duwet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang memiliki potensi produksi pisang yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada olahan tradisional seperti pisang goreng dan keripik sehingga nilai tambah ekonominya relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan pengolahan pisang menjadi nugget pisang sebagai produk inovatif bernilai jual lebih tinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (learning by doing) yang meliputi penyampaian materi, praktik pembuatan nugget pisang, serta pelatihan pengemasan dan pelabelan produk menggunakan aplikasi Canva. Kegiatan diikuti oleh 10 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM dan ibu rumah tangga. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan peserta, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 55 pada pre-test menjadi 87 pada post-test. Selain itu, sekitar 80% peserta mulai memasarkan produk melalui media sosial dan pasar lokal. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan produksi, kreativitas, literasi digital, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Inovasi nugget pisang menjadi salah satu alternatif pengembangan pangan lokal yang berpotensi mendukung pertumbuhan UMKM dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
