Penerapan Teknologi Electric Trap Berbasis Energi Surya Untuk Pengendalian Hama Bawang Merah Di Desa Plosorejo, Kediri
DOI:
https://doi.org/10.33795/jpkm.v13i1.8680Keywords:
electric trap, energi surya, hama bawang merah, pengabdian masyarakat, pertanian berkelanjutanAbstract
Desa Plosorejo, Kediri, merupakan sentra produksi bawang merah yang menghadapi kendala signifikan akibat serangan hama ulat bawang (Spodoptera exigua). Penggunaan pestisida kimia yang dominan selama ini tidak efisien, merusak lingkungan, dan berisiko terhadap kesehatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi efektivitas alat pembasmi hama electric trap berbasis energi surya sebagai solusi alternatif yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan daya, perancangan sistem elektrikal, perakitan prototipe, sosialisasi, pelatihan, dan implementasi langsung di lahan mitra selama tiga bulan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa alat electric trap mampu mengurangi populasi hama secara signifikan, yang dibuktikan dengan penurunan tingkat kerusakan daun dan peningkatan kualitas hasil panen. Selain itu, alat ini juga menekan biaya operasional pembelian pestisida hingga 55%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa teknologi electric trap berbasis energi surya sangat efektif dan layak diterapkan untuk mendukung pertanian bawang merah yang berkelanjutan. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan petani dalam mengadopsi teknologi modern dan mengurangi ketergantungan pada metode pengendalian hama konvensional yang berbahaya.
