Edukasi Pengelolaan Pupuk Organik (Kompos) Hasil Swadaya Masyarakat Skala Komunal
DOI:
https://doi.org/10.33795/jpkm.v13i1.9509Keywords:
pengelolaan sampah organik, Bank Kompos, pemberdayaan masyarakat, pertanian berkelanjutanAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) berjudul “Edukasi Pengelolaan Pupuk Organik (Kompos)
Hasil Swadaya Masyarakat Skala Komunal di Desa Binaan Polinema, Tulusbesar, Kec. Tumpang, Kab. Malang”
bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik
menjadi pupuk kompos bernilai guna. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya volume sampah rumah tangga di
Desa Tulusbesar dan belum optimalnya pemanfaatan limbah organik sebagai sumber ekonomi sirkular desa.
Pelatihan dilaksanakan dengan metode partisipatif melalui ceramah, diskusi, dan praktik langsung yang diikuti oleh
22 warga. Materi pelatihan mencakup proses pengomposan (pemilihan bahan, pencacahan, pencampuran,
pengaturan kelembapan, dan aerasi), pengenalan konsep Bank Kompos Desa, pembentukan tim pengelola tingkat
RT, serta manajemen operasional yang meliputi pengumpulan bahan baku, pengolahan, pengemasan, penyimpanan,
distribusi, dan pembukuan hasil produksi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kemandirian
peserta dalam pengelolaan kompos serta tumbuhnya kesadaran kolektif untuk membentuk sistem Bank Kompos di
tingkat RT. Berdasarkan kuesioner, 50% peserta menyatakan sangat puas dan 50% puas terhadap kegiatan ini.
Kegiatan PPM ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis, memperkuat kerja sama masyarakat,
dan mendukung penerapan pertanian berkelanjutan di Desa Tulusbesar.
