Main Article Content

Abstract

Gedung bertingkat tinggi sangat riskan terhadap guncangan gempa yang mengancam jiwa penghuni atau pengguna gedung. Oleh karena itu, gedung bertingkat tinggi harus didesain sesuai dengan ketentuan gempa yang berlaku. Perencanaan ulang struktur Gedung Menara 17 PWNU Jawa Timur meliputi struktur atap dak beton dan struktur atas beton bertulang. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan ulang struktur kolom, balok, pelat, tangga dan shear wall sesuai dengan SNI 2847-2019 mengenai perencanaan beton. Metode yang digunakan dalam perencanaan ulang gedung ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan kombinasi Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan Sistem Dinding Struktural untuk mendapatkan struktur bangunan bertingkat tinggi yang kuat dan aman. Analisis statika struktur menggunakan software Autodesk Robot Structural Analisys Professional (RSAP) student version 2021. Hasil dari perencanaan ulang sebagai berikut: pelat atap dengan tebal 120mm penulangan lapangan arah x dan y P10-150, penulangan tumpuan arah x dan y P10-150. Pelat lantai dengan tebal 120mm dan 150mm penulangan lapangan arah x dan y P10-150, penulangan tumpuan arah x dan y P10-150. Balok induk B1 400/600mm tulangan pada tumpuan atas 6S25 dan bawah 4S25, pada lapangan bawah 6S25 dan atas 4S25. Balok induk B2 300/450mm pada tumpuan atas 5S22 dan bawah 3S22, pada lapangan bawah 5S22 dan atas 3S22. Balok anak B3 250/300mm pada tumpuan atas 3S25 dan bawah 2S25, pada lapangan bawah 3S25 dan atas 2S25. Kolom K1 1000/1000mm menggunakan tulangan utama 24S25. Kolom K2 800/800mm menggunakan tulangan utama 20S25. Tangga dengan tebal 120mm, dengan penulangan tumpuan P10-50 dan lapangan P10-200, tulangan bagi P10-100. Dinding geser SW1 dan SW2 dengan tebal 250mm pada tulangan utama arah x dan y S22-250 dan tulangan bagi arah x dan y 2S13-250.

Keywords

SRPMK sistem dinding struktural struktur atap dak beton RSAP gedung bertingkat tinggi

Article Details

References

Read More