Main Article Content

Abstract

Proyek pembangunan Rumah Sakit National Hospital Malang direncanakan sebagai rumah sakit kelas B dan rumah sakit pendidikan untuk menunjang fasilitas program studi kedokteran yang dibuka Kampus Intitut Teknologi Nasional 2 pada waktu mendatang. Gedungnya direncanakan terdiri dari 8 lantai dengan luas bangunan 33.904 m2 , dan dibangun pada lahan seluas 7.835 m2  di dalam area kampus ITN 2, Jl. Raya Karanglo KM2 Desa Tanjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Pada penelitian ini, akan ditinjau studi kelayakan dari aspek teknis yang terdiri dari tinjauan KDB, KLB, KDH, dan GSB, dan aspek finansial berdasarkan parameter NPV, BCR, IRR ,dan PP. Pada kelayakan teknis, dibutuhkan data gambar rencana dan peraturan bangunan gedung terkait untuk acuan parameter analisis teknis. Kelayakan finansial dianalisis dengan memproyeksikan alur kas pendapatan dan pengeluaran dari penyelenggaraan investasi rumah sakit sampai masa ekonomis berakhir yaitu 20 tahun, sehingga dibutuhkan data Rancangan Anggaran Biaya konstruksi, jumlah tempat tidur rencana, layanan kesehatan yang tersedia, dan acuan tarif layanan kesehatan dari RS pembanding sejenis, dan peraturan terkait untuk besaran biaya - biaya yang harus dikeluarkan. Dari hasil analisis teknis, diperoleh: KDB 67% < 70%, KLB 430% < %560%, KDH 16% > 10%, dan GSB 12,82 m > 12,52 m. Dari aspek finansial, didapatkan NPV dengan nilai Rp.365.790.419.466,19 > 0, BCR dengan nilai 1,53 > 1, IRR dengan nilai 13,05% > WACC 9,03%, dan PP sebesar 10 tahun < 20 tahun. Berdasarkan analisis sensitivitas yang ditinjau pada beberapa perubahan kondisi, dinyatakan bahwa perubahan penurunan tarif seluruh layanan kesehatan adalah faktor paling sensitif, dan menyebabkan penurunan IRR sampai batas layak pada penurunan tarif sebesar 19%.

Keywords

studi kelayakan aspek teknis aspek finansial rumah sakit tipe B

Article Details

References

Read More