Main Article Content

Abstract

Saat ini Indonesia sedang meningkatkan pembangunan, terutama di bidang infrastruktur. Di sisi lain, sampah plastik menjadi masalah utama dalam kegiatan masyarakat di Indonesia. Dari hal tersebut dapat dijadikan dorongan untuk mencari cara inovatif dan berkelanjutan dengan cara mendaur ulang limbah plastik menjadi bahan substitusi agregat halus pada campuran betons. Sampah plastik yang digunakan untuk penelitian ini adalah sampah plastik yang bertipe polyethylene menjadi campuran beton dengan dicampur fly ash sebagai subtitusi semen.


Pada penelitian ini menggunakan mutu beton rencana 42 MPa berupa sampel berbentuk silinder berukuran 15 cm x 30 cm dengan variasi 0%, 1%, 5%, dan 10% dengan persyaratan nilai fly ash 15% dan jumlah sampel pada masing-masing variasi 12 benda uji sehingga total sampel penelitian adalah 48 benda uji yang memiliki variasi yaitu 0%, 1%, 5%, dan 10%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan variasi mutu beton yang dicampur dengan fly ash dan polyethylene, semua hasil kuat tekan rata-rata pada umur 28 hari untuk beton normal dengan variasi 0% menghasilkan nilai sebesar 60,6 MPa, beton variasi 1% sebesar 47,3 MPa, beton variasi 5% sebesar 55,8 MPa, dan pada beton variasi 10% sebesar 40,2 MPa.

Keywords

fly ash polyethylene variasi mutu beton

Article Details

References

Read More