Main Article Content

Abstract

Jembatan Merah Patikraja Kabupaten Banyumas merupakan jembatan rangka dengan tipe pratt dengan panjang 127 m dan lebar 5 m diperuntukan untuk jalur kereta api pada kolonial Belanda dan kini dialih fungsikan sebagai jalur umum untuk kendaraan . Perencanaan ulang jembatan dengan rangka baja tipe K truss digunakan sebagai alternatif perencanaan. Skripsi ini bertujuan untuk merencanakan dimensi profil baja yang dibutuhkan.
Data yang diperlukan adalah gambar jembatan dan data penyelidikan tanah jembatan Merah Patikraja kabupaten Banyumas. LRFD (Load Resistance Factor Design) diaplikasikan dengan pembebanan berdasarkan SNI 1726:2016 (Standar Nasional Indonesia).
Dari hasil perhitungan untuk profil Batang Ikatan Angin menggunakan profil 500x200x10x16 dan 500x500x25x40. Batang samping Atas, Batang samping Diagonal, dan Batang samping Bawah menggunakan profil H 500x500x25x40. Untuk gelagar pada jembatan menggunakan profil baja H 450x200x9x14 untuk memanjang dan H 700x300x13x24 untuk melintang. Sambungan baut menggunakan baut dengan Ø 1½ inch. Lendutan yang terjadi pada jembatan sebesar 36 mm.Untuk dimensi pelat diperoleh 7x45x0,25m. Pipa sandaran pada jembatan menggunakan pipa Ø3 inch. Bantalan elastomer dengan dimensi 725x740 mm. Plat injak memiliki lebar 7 m dan panjang 6 m. Tubuh Abutmen memiliki tebal 2 m dan panjang 8 m. Pilecap abutmen memiliki lebar 8 m dan panjang 9 m. Wing wall memiliki lebar 5,5m dan tinggi 6,75m. Untuk pondasi pada abutmen memiliki diameter 0,5 m dengan panjang 10 m sebanyak 18 pondasi

Keywords

jembatan, perencanaan ulang, rangka baja

Article Details

References

  1. Elia Emisasmita, Muhammad Mukhtar, Yan Agus W. Adinata .(2015) . Jembatan Struktur Rangka Baja Pemodelan Jembatan Rangka Kasih Ibu (K-Truss Internasional Bridge Unioin). Universitas Negeri Yogyakarta,134-149.
  2. Dewita, H., Supriantini, L., & Wibisono, H. (2016). Perencanaan Struktur Atas Jembatan Kedaun-Jenggot di Kabupaten Tanggerang Dengan Menggunakan Rangka Baja. Jurnal Sains dan Teknologi Teknik Utama, 11(3), 147-156.
  3. Djoko, Y. (2016). Standar Pembebanan Pada jembatan Menurut SNI 1725 2016. Jurnal Teknik Sipil Universitas Komputer Indonesia.
  4. Helmi, A. (2015). Re-Design Jembatan Nambangan Bantul Menggunakan Rangka Baja Type Warren. Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia.
  5. Massaroh, A. (2015). Perhitungan Struktur Jembatan Rangka (Truss Bridge) Bentang 60 Meter di Samboja Kabupaten Kutai Kertanegara. Jurnal Mahasiswa 4(1), 1558-1569.
  6. Binamarga,Dirjen Bina Teknik.(2010) PERENCANAAN TEKNIK JEMBATAN.
  7. Nasional, B. S. (2016). SNI 1725: 2016 Pembebanan untuk Jembatan. BSN. Jakarta.
  8. Nasional, B. S. (2005). SNI T 03-2005 Perencanaan Struktur Baja untuk Jembatan. Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.
  9. RSNI, T. (2004). 12-2004. Perencanaan struktur beton untuk jembatan.
  10. Setiawan, A. (2008). Perencanaan Struktur baja dengan metode LRFD. Jakarta: Erlangga.
  11. Sukian, S., Atmanto, I. D., & Nurhuda, I. (2013). Desain Jembatan Lemah Gempal Kota Semarang Dengan Rangka Baja. Jurnal Karya Teknik Sipil, 2(1), 193-204.