Main Article Content

Abstract

Kualitas udara di dalam ruangan memengaruhi kesehatan dan kenyamanan orang yang tinggal di dalamnya. Penelitian ini bertujuan menerapkan sistem pengklasifikasian kenyamanan ruangan yang menggunakan Internet of Things (IoT) dengan metode Fuzzy Logic Multi-Input pada alat penghilang udara berbasis tumbuhan. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor DHT22, MH-Z19B, dan PMS7003 untuk mengukur suhu, konsentrasi karbon dioksida (CO₂), serta partikulat PM2.5 secara langsung dan terus menerus. Data sensor diolah melalui proses fuzzifikasi, inferensi, dan perhitungan fuzzy score untuk mengklasifikasikan kondisi ruangan menjadi tiga kategori, yaitu Ruangan Sehat dan Nyaman, Ruangan Sehat dan Cukup Nyaman, serta Ruangan Kotor dan Tidak Nyaman. Hasil klasifikasi ditampilkan di layar TFT LCD dan platform Blynk, sehingga kondisi kualitas udara bisa diawasi secara langsung di tempat atau dari jarak jauh. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem bisa mengawasi dan mengklasifikasikan kenyamanan ruangan secara langsung, sedangkan penggunaan  Plant-Based Air Purifier menunjukkan peningkatan kualitas udara dibandingkan saat tanpa tanaman. Dengan demikian, sistem yang dibuat bisa berfungsi sebagai alat untuk memantau kualitas udara serta mengklasifikasikan kenyamanan ruangan menggunakan teknologi IoT.

Keywords

Fuzzy Logic Multi-Input Internet of Things Indoor Air Quality Plant-Based Air Purifier Room Comfort Classification

Article Details

References

  1. Richi Andrianto, Nopi Purnomo, and Yuda Irawan, “Application of Fuzzy Logic Mamdani in IoT-Based Air Quality Monitoring Systems,” The Indonesian Journal of Computer Science, vol. 13, no. 5, Sep. 2024, doi: 10.33022/ijcs.v13i5.4291.
  2. D. Hendrawati, B. Widi Dionova, M. Irsyad Abdullah, and D. Anies Munawwaroh, “Thermal Comfort Quality Monitoring and Controlling using Fuzzy Inference System Based on IoT Technology,” vol. 15, no. 1, 2025.
  3. Furizal, Sunardi, and A. Yudhana, “Temperature and Humidity Control System with Air Conditioner Based on Fuzzy Logic and Internet of Things,” Journal of Robotics and Control (JRC), vol. 4, no. 3, pp. 308–322, May 2023, doi: 10.18196/jrc.v4i3.18327.
  4. Syarifah Nurhafni Ahmad, LM. Fid Aksara, and Asa Hari Wibowo, “Sistem Monitoring Kualitas Udara Perpustakaan Sekolah Menggunakan Algoritma Fuzzy Logic Berbasis Internet of things,” Jurnal Publikasi Teknik Informatika, vol. 4, no. 3, pp. 160–175, Sep. 2025, doi: 10.55606/jupti.v4i3.5415.
  5. A. N. Qorib, A. Putri, B. Saraswati, A. L. Devani, and A. P. Sari, “Seminar Nasional Informatika Bela Negara (SANTIKA) Prediksi Kualitas Udara Menggunakan Logika Fuzzy Metode Mamdani”.
  6. S. Sholahudin, M. A. S. Yudono, W. D. Nurhidayat, A. I. Muslim, and I. Aminuddin, “IoT-based Mamdani Fuzzy Logic System for Monitoring Air Pollution in Sukabumi Regency,” Fidelity : Jurnal Teknik Elektro, vol. 5, no. 3, pp. 216–222, Sep. 2023, doi: 10.52005/fidelity.v5i3.185.
  7. T. I. Fajri, N. Rahayu, Wasiran, Y. U. Budiman, and N. Hasti, “Internet of Things (IoT) Integration for Real-Time Monitoring in Smart Cities,” International Journal Software Engineering and Computer Science (IJSECS), vol. 5, no. 1, pp. 22–28, Feb. 2025, doi: 10.35870/ijsecs.v5i1.3465.
  8. Furizal, A. Ma’arif, S. A. Wijaya, Murni, and I. Suwarno, “Analysis and Performance Comparison of Fuzzy Inference Systems in Handling Uncertainty: A Review,” Journal of Robotics and Control (JRC), vol. 5, no. 4, pp. 1203–1215, 2024, doi: 10.18196/jrc.v5i4.22123.