Main Article Content

Abstract

Pemantauan kondisi kesehatan secara berkelanjutan merupakan kebutuhan yang mendesak, khususnya bagi pasien yang memerlukan pengawasan medis jarak jauh. Sistem pemantauan berbasis konvensional pengukuran manual memiliki keterbatasan pada aspek kontinuitas, jangkauan, dan kemampuan notifikasi dini. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring kesehatan berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP8266 NodeMCU V3 yang mengintegrasikan sensor suhu digital DS18B20 dan sensor detak jantung MAX30102. Data pengukuran ditampilkan secara real-time melalui layar OLED 0,96 inci dan dikirimkan ke platform Blynk, serta disimpan dalam basis data MySQL melalui XAMPP. Pengujian dilakukan terhadap tiga subjek dengan parameter meliputi analisis jarak, nonlinieritas, sensitivitas, resolusi, akurasi, presisi, dan ambang batas. Hasil pengujian menunjukkan sensor DS18B20 memiliki nonlinieritas 0% dan presisi 5,62%, sedangkan sensor MAX30102 mencapai nonlinieritas 96,66% dan presisi 19,4%. Perbandingan dengan penelitian terdahulu menunjukkan bahwa sistem ini menawarkan integrasi multi-sensor yang lebih lengkap dengan biaya produksi yang lebih terjangkau. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan perangkat pemantauan kesehatan portabel dan terjangkau yang berpotensi diterapkan secara luas di masyarakat.

Keywords

Internet of Things (IoT) Monitoring Kesehatan ESP8266 NodeMCU V3 Suhu Tubuh Detak Jantung

Article Details

Author Biographies

ibrahim, Universitas Singaperbangsa Karawang

lecturer of electrical engineering singaperbangsa karawang university

Muhammad Yusuf Fadilla Suharyono, Universitas Singaperbangsa Karawang

student of singaperbangsa karawang university

Hazri Alpirendi Muhamad Latif, Universitas Singaperbangsa Karawang

student of singaperbangsa karawang university

References

  1. S. Abdulmalek et al., “IoT-Based Healthcare-Monitoring System towards Improving Quality of Life: A Review,” Healthc., vol. 10, no. 10, 2022, doi: 10.3390/healthcare10101993.
  2. D. Cahyo Purnomo, E. Sandi, and M. Yusro, “Rancang Bangun Sistem Monitoring Detak Jantung (Electrocardiogram) Suhu Tubuh Denyut Nadi Berbasis Nodemcu Esp32 Dan Esp8266 Dengan Menggunakan Wearable Device,” J. Pendidik. VOKASIONAL Tek. Elektron., vol. 5, no. 1, pp. 1–9, 2022, doi: 10.21009/jvote.v5i1.39347.
  3. M. A. Sahuri, D. H. R. S, and A. Wisaksono, “R ANCANG B ANGUN A LAT M ONITORING K ONDISI S UHU T UBUH DAN J ANTUNG,” vol. 26, pp. 68–79, 2021.
  4. Izhangghani, I. Hikmah, and S. Indriyanto, “Prototype of Body Temperature and Oxygen Saturation Monitoring System,” vol. 5, no. 158, pp. 2–8, 2022.
  5. P. Manickam et al., “Artificial Intelligence (AI) and Internet of Medical Things (IoMT) Assisted Biomedical Systems for Intelligent Healthcare,” Biosensors, vol. 12, no. 8, 2022, doi: 10.3390/bios12080562.
  6. Espressif Systems, “ESP8266EX Datasheet Version 7.1,” vol. 238, p. 5, 2025.
  7. R. Ikhsani, S. Purwiyanti, and H. Fitriawan, “Monitoring Pengukur Detak Jantung Dan Suhu Tubuh Pada Pasien Berbasis Internet of Things,” J. Inform. dan Tek. Elektro Terap., vol. 10, no. 2, pp. 96–101, 2022, doi: 10.23960/jitet.v10i2.2441.
  8. S. Arrafat and Wildian, “Rancang Bangun Sistem Telemetri Pemantauan Temperatur Tubuh Pasien Menggunakan Sensor DS18B20 dan Tranceiver nRF24L01+,” J. Fis. Unand, vol. 10, no. 2, pp. 198–204, 2021, doi: 10.25077/jfu.10.2.198-204.2021.
  9. I. Y. Zaki, L. Anifah, F. Baskoro, and P. Puspitaningayu, “Rancang Bangun Sistem Monitoring Detak Jantung, Suhu Tubuh.,” pp. 14–22, 2023.
  10. M. Muthmainnah and D. B. Tabriawan, “Prototipe Alat Ukur Detak Jantung Menggunakan Sensor MAX30102 Berbasis Internet of Things (IoT) ESP8266 dan Blynk,” JISKA (Jurnal Inform. Sunan Kalijaga), vol. 7, no. 3, pp. 163–176, 2022, doi: 10.14421/jiska.2022.7.3.163-176.
  11. M. A. Saputro, “Implementasi sistem Monitoring Detak Jantung dan Suhu Tubuh Manusia Secara wireless,” Dev. Inf. Technol. Comput. Sci., vol. 1, no. 2, pp. 148–156, 2017.