Main Article Content

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi surya sangat besar yaitu sekitar 4.8KWh/m2 atau sebanding dengan 112.000 GWp, akan tetapi yang sudah dimanfaatkan baru sekitar 10MWp. Maka dari itu energi surya merupakan energi alternatif yang banyak dikembangkan, karena jumlahnya yang tidak terbatas dan penggunaannya yang ramah lingkungan. Cahaya matahari dapat diubah menjadi energi listrik menggunakan sel surya atau photovoltaic. Pada umumnya sel surya atau photovoltaic yang terpasang hanya berorientasi ke satu arah saja, sehingga kurang optimal untuk menyerap cahaya matahari. Salah satu cara untuk mengoptimalkan penyerapan energi matahari pada photovoltaic adalah dengan selalu menempatkan bidang modul photovoltaic selalu tegak lurus dengan arah datangnya sinar matahari sehingga menyerap lebih banyak cahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem dual tracker agar photovoltaic otomatis mengikuti arah datangnya cahaya matahari. Sistem dual tracker ini menggunakan sensor cahaya photodioda agar mampu bergerak mengikuti arah cahaya matahari dan dapat mencari kondisi optimal, sehingga daya output yang dihasilkan dapat maksimal. Dari pengujian sistem dual tracker ini menghasilkan sistem tracker yang mampu bergerak mengikuti cahaya matahari, dan mendeteksi kondisi optimal sesuai karakteristik photovoltaic. Selisih energi yang didapatkan dari pengujian sistem statis dan tracker sebesar 142Wh yang artinya dapat meningkatkan efisiensi energi sebesar 97% dari penggunaan statis terhadap tracker.

Keywords

Photovoltaic Photodioda Dual Tracker

Article Details

References

  1. K. E. D. S. D. MINERAL, "Matahari Untuk PLTS di Indonesia," KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL, 19 June 2012. [Online]. Available: https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/matahari-untuk-plts-di-indonesia. [Accessed 16 July 2022].
  2. D. E. Myori, R. Mukhaiyar and E. Fitri, "Sistem Tracking Cahaya Matahari pada Photovoltaic," Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi, vol. 19, pp. 9-16, 2019.
  3. J. Asmi and O. Candra, "Prototype Solar Tracker dua sumbu berbasis Microcontroller Arduino Nano dengan sensor LDR," JURNAL TEKNIK ELEKTRO DAN VOKASIONAL, vol. 06, pp. 54-63, 2020.
  4. R. Syafrialdi and W. , "RANCANG BANGUN SOLAR TRACKER BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8535 DENGAN SENSOR LDR DAN PENAMPIL LCD," Jurnal Fisika Unand, vol. 4, pp. 113-122, 2015.
  5. H. Zuddin and S. I. Haryudo, "PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INSTALASI SOLAR TRACKING DUAL AXIS UNTUK OPTIMASI PANEL SURYA," Jurnal Teknik Elektro, vol. 8, pp. 563-570, 2019.
  6. A. V. Fadilla, M. A. H. Prakoso, N. M. N. Hidayat and A. Hermawan, "Rancang Bangun Passive Photovoltaic 50 Wp Di Laboratorium Energi Terbarukan Politeknik Negeri Malang," Jurnal Sistem Kelistrikan, vol. 7, pp. 21-26, 2020.
  7. P. P. T. D. Priatam, M. F. Zambak, S. and P. Harahap, "Analisa Radiasi Sinar Matahari Terhadap Panel Surya 50 WP," Jurnal Teknik Elektro, vol. 4, pp. 48-54, 2021.
  8. A. Shodiqin and A. Yani, "ANALISA CHARGING TIME SISTEM SOLAR CELL MENGGUNAKAN PENCARI ARAH SINAR MATAHARI YANG DILENGKAPI DENGAN PEMFOKUS CAHAYA," Jurnal Teknik Mesin Univ. Muhammadiyah Metro, vol. 5, pp. 1-7, 2016.
  9. R. AR, G. N and C. B, "Analisa Performansi dan Monitoring Solar Photovoltaic System (SPS) Pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya Di Tuban Jawa Timur," JURNAL TEKNIK POMITS, pp. 1-8, 2014.
  10. Y. W. J. Kusuma, N. Soedjarwanto, A. Trisanto and D. Despa, "Rancang Bangun Penggerak Otomatis Panel Surya Menggunakan Sensor Photodioda Berbasis Mikrokontroller Atmega 16," Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro, vol. 9, pp. 12-20, 2015.
  11. B. H. Purowoto, M. A. F and I. F. Huda, "EFISIENSI PENGGUNAAN PANEL SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF," Jurnal Teknik Elektro, vol. 18, pp. 10-14, 2018.
  12. P. Gunoto and S. Sofyan, "PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA 100 Wp UNTUK PENERANGAN LAMPU DI RUANG SELASAR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN," Sigma Teknika, vol. 3, pp. 90-106, 2020.